Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kematian Napi di Rutan Sidrap Kian Janggal: Polisi Tak Terima Visum, Keluarga Tolak Autopsi

Kematian Napi di Rutan Sidrap Kian Janggal: Polisi Tak Terima Visum, Keluarga Tolak Autopsi

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Misteri kematian narapidana kasus ITE di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sidrap kian mengundang tanda tanya besar. Perbedaan pernyataan antara pihak kepolisian dan rutan memperkeruh kejelasan penyebab kematian korban.

Korban, Muhammad Taufiq, warga Desa Bila, Kecamatan Pitu Riase, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa, 17 Maret 2026, saat masih menjalani masa hukuman sejak 2024.

Kematian ini memicu kecurigaan keluarga setelah ditemukan sejumlah luka mencurigakan di tubuh korban. Lebam terlihat di bagian punggung, lengan, hingga kepala. Selain itu, terdapat bibir pecah dan bekas jeratan di leher—indikasi yang dinilai tidak sepenuhnya selaras dengan klaim kematian akibat gantung diri.

Desakan publik pun menguat, menuntut pengusutan transparan dan menyeluruh terhadap kasus ini.


Polisi: Tak Pernah Terima Visum, Tidak Terlibat Penyelidikan Awal

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Welfrick K. Ambarita, secara tegas menyatakan pihaknya tidak pernah menerima hasil visum terkait kematian korban.

Bahkan, ia mengungkapkan bahwa kepolisian tidak dilibatkan dalam proses penyelidikan awal bersama pihak rutan.

“Kami tidak pernah bersama-sama dengan pihak Rutan melakukan penyelidikan. Dan kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai hasil penyelidikan peristiwa tersebut,” tegasnya, Senin (23/3/2026).

Pernyataan ini membuka celah besar dalam prosedur penanganan kasus kematian di dalam tahanan yang semestinya melibatkan aparat penegak hukum sejak awal.


Autopsi Ditolak, Penyelidikan Mandek

AKP Welfrick juga menegaskan, langkah penyelidikan lanjutan kini terhambat akibat penolakan autopsi oleh pihak keluarga.

“Dari pihak keluarga ada pernyataan penolakan autopsi, sehingga sampai saat ini kami belum bisa melanjutkan langkah penyelidikan lebih jauh,” ujarnya.

Meski demikian, kondisi ini justru memperumit upaya mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Polisi mengaku hanya sempat mendatangi lokasi kejadian berdasarkan laporan masyarakat. Namun, saat tiba, korban sudah tidak berada di tempat.

“Kami datang ke TKP, namun korban sudah tidak ada di lokasi. Kami baru melihat jenazah di rumah duka,” tambahnya.


Versi Rutan: Murni Gantung Diri

Di sisi lain, Kepala Rutan Kelas IIB Sidrap, Perimansyah, sebelumnya menyatakan kematian korban murni akibat gantung diri tanpa adanya unsur kekerasan.

Menurutnya, kejadian bermula saat kegiatan pembersihan kamar sekitar pukul 10.00 WITA. Rekan satu sel meninggalkan ruangan, dan saat kembali, korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan sarung yang diikat pada ventilasi udara.

Petugas kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.


Kontradiksi Menguat, Misteri Belum Terjawab

Perbedaan mencolok antara keterangan kepolisian dan pihak rutan kini menjadi sorotan tajam publik.

Di satu sisi, rutan menyebut kematian sebagai bunuh diri tanpa kekerasan. Di sisi lain, polisi mengaku tidak menerima visum dan tidak terlibat dalam penyelidikan awal—sementara luka-luka pada tubuh korban memicu dugaan lain.

Penolakan autopsi oleh keluarga menjadi simpul krusial yang membuat pengungkapan kasus ini tersendat.

Hingga kini, kematian Muhammad Taufiq masih menyisakan tanda tanya besar—apakah murni bunuh diri, atau ada fakta lain yang belum terungkap. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Enrekang Sosialisasikan KEPP Terkait Narkoba di Polsek Jajaran,Ini tujuannya.

    Polres Enrekang Sosialisasikan KEPP Terkait Narkoba di Polsek Jajaran,Ini tujuannya.

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 296
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Dalam rangka menindaklanjuti atensi pimpinan Polri serta Surat Edaran Kapolda Sulsel Nomor 2 Tahun 2025 tertanggal 23 April 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Kode Etik Profesi Polri terhadap Pelanggaran Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Polda Sulsel. Sikum Polres Enrekang melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum di Polsek jajaran. Sebagaimana pada pagi ini dilaksanakan di Mapolsek Maiwa. […]

  • Catat Rekor, UNIMEN Teken Kontrak Penelitian dan Pengabdian 1,1 M Tahun 2025

    Catat Rekor, UNIMEN Teken Kontrak Penelitian dan Pengabdian 1,1 M Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 579
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) menunjukkan komitmennya dalam mendukung Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan menghadiri kegiatan Penandatanganan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Ridwan Saleh Mattayang, Kantor LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Makassar – Kamis, 19 Juni 2025. […]

  • Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan masih Ada ASN  terlambat  absensi di lingkup Pemkab Enrekang.

    Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan masih Ada ASN  terlambat  absensi di lingkup Pemkab Enrekang.

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 404
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA .CO.ID-Hal ini terlihat saat Kasatpol PP Burhanuddin bersama anggota Satpol PP melakukan pengecekan absensi kantor-kantor lingkup Pemkab. Enrekang. ” Pengecekan ini dilakukan untuk penindakan terhadap edaran yang dikeluarkan Bupati terkait peningkatan kedisiplinan ASN,” Kata Burhanuddin. Burhanuddin mengatakan pengecekan dan pengumpulan absensi ke kantor-kantor dilakukan secara acak. ” Jadi kita kumpul absen secara acak. […]

  • Kejati Sulsel Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan: Wujud Kepedulian di Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80

    Kejati Sulsel Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan: Wujud Kepedulian di Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 219
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KBK – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) menggelar kegiatan donor darah yang dirangkaikan dengan sosialisasi kesehatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Baruga Adhyaksa Kejati Sulsel, Rabu (27/8/2025). Kegiatan donor darah ini diikuti oleh seluruh jajaran Kejati Sulsel, mulai dari Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) […]

  • Langkah Awal Menuju Kejuaraan Binaan, PBSI Sidrap Gelar Uji Tanding Perdana

    Langkah Awal Menuju Kejuaraan Binaan, PBSI Sidrap Gelar Uji Tanding Perdana

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    SIDRAP — Sebanyak 75 atlet bulutangkis ambil bagian dalam kegiatan uji tanding antara Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sidrap dan PB Karsa Mandiri Makassar yang digelar pada Sabtu, 31 Mei 2025 di Gedung Masyarakat Pangkajene. Kegiatan dimulai pukul 13.00 WITA hingga selesai. PBSI Sidrap dalam kegiatan ini berkolaborasi dengan PBSI Parepare, menghadirkan total 44 atlet […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Sidrap Tekankan Pentingnya Perlindungan Sejak Dini di Hari Pelanggan Nasional

    BPJS Ketenagakerjaan Sidrap Tekankan Pentingnya Perlindungan Sejak Dini di Hari Pelanggan Nasional

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 191
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – BPJS Ketenagakerjaan menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang menyeluruh bagi pekerja sejak dini. Pesan itu disampaikan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidenreng Rappang Pangkajene, Aminah Arsyad, dalam rangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional 2025. “Kami ingin memastikan setiap pekerja di Sidenreng Rappang dan sekitarnya terlindungi sejak awal. Perlindungan sosial bukan […]

expand_less