Dandim 1404/Pinrang Pimpin Pemadaman, TNI-Polri dan Damkar Berjibaku Jinakkan Api di Patampanua
- account_circle Basir
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PINRANG,KABAR KITA.CO.ID--Kebakaran melanda lahan kosong di wilayah Dusun Padang, Desa Padang Loang dan Dusun Palita, Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Kebakaran tersebut menghanguskan lahan seluas kurang lebih 150 hektare, Kamis (27/8/2026) sore.
Kobaran api yang diduga berasal dari pembakaran lahan oleh warga dengan cepat merambat ke area lahan kosong milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan lahan di sekitarnya. Kondisi tersebut diperparah oleh tiupan angin yang cukup kencang.
Mendapat informasi kebakaran, unsur pemerintah desa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas segera berkoordinasi dengan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pinrang untuk melakukan penanganan. Sekitar pukul 16.06 WITA, tiga unit armada Damkar Kabupaten Pinrang tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas serta masyarakat setempat berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak semakin meluas.
Penanganan kebakaran kemudian mendapat dukungan dari dua unit armada Damkar Yonif 721/Makkasau yang dipimpin Kapten Inf Risal selaku Ka Korum Yonif 721/Makkasau. Personel TNI bersama petugas Damkar terus melakukan penyisiran dan pemadaman di sejumlah titik yang masih terdapat kobaran api.
Di tengah proses pemadaman, Dandim 1404/Pinrang Letkol Czi Imam Subekti, SE., M.Sc. turun langsung ke lokasi. Sekitar pukul 17.20 WITA, Dandim tiba di lokasi untuk memimpin sekaligus mengecek secara langsung proses penanganan kebakaran.
Dandim memastikan seluruh unsur yang terlibat terus bekerja sama dan mengarahkan personel untuk melakukan pemadaman serta mengantisipasi munculnya kembali titik api, khususnya di area yang mudah terbakar akibat kondisi lahan yang kering dan hembusan angin.
“Kita harus bersama-sama dan bergerak cepat agar api tidak semakin meluas. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, dan seluruh unsur harus bersinergi dalam menangani kebakaran ini sampai benar-benar aman,” ujar Dandim 1404/Pinrang.
Berkat kerja keras dan sinergi TNI, Polri, Damkar Kabupaten Pinrang, Damkar Yonif 721/Makkasau serta masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Proses pemadaman berlangsung hingga malam hari. Sekitar pukul 19.45 WITA, sebagian armada Damkar menyelesaikan penanganan di lokasi dan kembali ke satuan masing-masing setelah memastikan kondisi aman. Selanjutnya, pemadaman dan pendinginan terus dilakukan hingga sekitar pukul 20.40 WITA.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Kerugian materiel berupa lahan kosong yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 150 hektare.
Dandim 1404/Pinrang bersama jajaran mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang yang dapat menyebabkan api dengan cepat merambat dan meluas.
Sinergi dan respons cepat seluruh unsur di lapangan menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran sehingga api tidak semakin meluas dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan sekitar.(Ombass)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar