Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Desa Buae Menuju Zero ATS, Gandeng PKBM Ponpes Al-Irsyad Tangani Anak Tidak Sekolah

Desa Buae Menuju Zero ATS, Gandeng PKBM Ponpes Al-Irsyad Tangani Anak Tidak Sekolah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabarkita.co.id.Sidrap. — Pemerintah Desa Buae terus memperkuat komitmennya dalam memastikan seluruh anak mendapatkan hak atas pendidikan. Melalui gerakan Desa Buae Menuju Zero ATS (Anak Tidak Sekolah), pemerintah desa berupaya memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah strategis, salah satunya dengan menjalin Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Desa Buae dan PKBM Ponpes Al-Irsyad dalam penanganan Anak Tidak Sekolah di wilayah Desa Buae.

Kerja sama ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Desa Buae di bawah kepemimpinan Ir. H. Laupe Umar selaku Kepala Desa Buae dalam menangani persoalan ATS secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, pemerintah desa bersama PKBM Ponpes Al-Irsyad yang dipimpin oleh Abdul Gafur Syarifuddin berupaya melakukan identifikasi dan pendataan Anak Tidak Sekolah, menelusuri berbagai faktor penyebab anak tidak melanjutkan pendidikan, serta memberikan alternatif layanan pendidikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing anak.

PKBM Ponpes Al-Irsyad menjadi salah satu mitra strategis dalam memberikan kesempatan kepada anak-anak yang tidak lagi mengikuti pendidikan formal untuk kembali memperoleh layanan pendidikan melalui jalur pendidikan nonformal.

Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan ATS

Menurut Ir. H. Laupe Umar, penanganan Anak Tidak Sekolah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah desa tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga, masyarakat, satuan pendidikan, PKBM, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak di Desa Buae yang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan. Anak-anak yang selama ini tidak sekolah harus kita cari, kita dampingi, dan kita berikan solusi agar mereka dapat kembali belajar,” ujar Ir. H. Laupe Umar.

Sementara itu, Abdul Gafur Syarifuddin, Kepala PKBM Ponpes Al-Irsyad, menyampaikan bahwa PKBM siap menjadi bagian dari upaya bersama dalam memberikan layanan pendidikan bagi Anak Tidak Sekolah.

“Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Desa Buae dalam menangani Anak Tidak Sekolah. Prinsipnya, setiap anak harus mendapatkan kesempatan untuk belajar. PKBM hadir untuk memberikan alternatif dan akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Abdul Gafur Syarifuddin.

Dinas Pendidikan Apresiasi Langkah Desa Buae

Upaya Desa Buae dalam membangun kolaborasi dengan PKBM mendapat apresiasi dari Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang, Rachmat, S.IP., M.Ap.

Menurut Rachmat, penanganan Anak Tidak Sekolah membutuhkan gerakan bersama yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, satuan pendidikan, lembaga pendidikan nonformal, keluarga, dan masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Buae yang telah membangun kerja sama dengan PKBM Ponpes Al-Irsyad dalam penanganan Anak Tidak Sekolah. Ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen bersama untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Sidenreng Rappang tetap mendapatkan haknya atas pendidikan,” ujar Rachmat, S.IP., M.Ap.

Ia menambahkan bahwa keberadaan PKBM memiliki peran strategis dalam memberikan akses pendidikan alternatif bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang karena berbagai kondisi belum dapat mengikuti atau melanjutkan pendidikan melalui jalur formal.

“Semangat menuju Zero ATS harus dibangun dari tingkat desa. Ketika pemerintah desa aktif melakukan pendataan, mengidentifikasi permasalahan, kemudian berkolaborasi dengan PKBM untuk memberikan layanan pendidikan, maka upaya penanganan ATS akan menjadi lebih terarah dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Rachmat berharap langkah yang dilakukan Desa Buae dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Sidenreng Rappang untuk bersama-sama memperkuat gerakan penanganan Anak Tidak Sekolah.

Menuju Desa Zero ATS

Gerakan Desa Buae Menuju Zero ATS diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pendataan semata. Pemerintah Desa Buae bersama PKBM Ponpes Al-Irsyad berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan memastikan anak-anak yang teridentifikasi sebagai ATS memperoleh akses pendidikan.

Upaya ini sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda Desa Buae. Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan adanya MoU antara Pemerintah Desa Buae dan PKBM Ponpes Al-Irsyad, serta dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang, langkah menuju Zero ATS diharapkan semakin nyata.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa persoalan Anak Tidak Sekolah dapat ditangani melalui kepedulian, sinergi, dan komitmen bersama.

Desa Buae terus melangkah menuju Zero ATS. Karena setiap anak berhak sekolah, setiap anak berhak belajar, dan setiap anak berhak memiliki masa depan.(rsl/dso).

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPMP Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Penipuan oleh Oknum Pegawai BNI Pinrang

    KPMP Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Penipuan oleh Oknum Pegawai BNI Pinrang

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 352
    • 0Komentar

    PINRANG, KABARKITA – Kesatuan Pelajar Mahasiswa Pinrang (KPMP) secara resmi menyampaikan desakan kepada aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan tegas terhadap dugaan kasus penipuan yang melibatkan seorang oknum pegawai Bank Negara Indonesia (BNI) Pinrang. Ketua KPMP, Syamsul, menyatakan keprihatinan mendalam atas munculnya sejumlah korban yang diduga telah mengalami kerugian akibat tindakan oknum […]

  • Touring Wisata Tim X-Jaguar dan VES Community Pinrang Taklukkan Jalur “PERJAKA” Desa Basseang

    Touring Wisata Tim X-Jaguar dan VES Community Pinrang Taklukkan Jalur “PERJAKA” Desa Basseang

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 918
    • 0Komentar

    PINRANG, KABAR KITA – Kekompakan dan kebersamaan ditambah dengan rasa kekeluargaan para anggota dari tim X-Jaguar bersama VES Community Pinrang memang sangat luar biasa. Perjalan touring wisata selama dua hari dua malam yang dilakukan untuk menaklukkan jalur “PERJAKA” Desa Basseang akhirnya sukses dilaksanakan dan ditutup dengan acara camping bersama di atas puncak pegunungan Desa Basseang […]

  • Dua Dekade Vakum, Lautan Umat Padati Stadion Ganggawa: Shalat Ied Fitri Sidrap Pecah Haru dan Harapan

    Dua Dekade Vakum, Lautan Umat Padati Stadion Ganggawa: Shalat Ied Fitri Sidrap Pecah Haru dan Harapan

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Setelah hampir dua dekade absen dari ruang terbuka, gema takbir akhirnya kembali mengguncang Stadion Ganggawa. Sabtu pagi (21/3/2026), ribuan warga Kabupaten Sidenreng Rappang tumpah ruah, mengubah lapangan sepak bola itu menjadi lautan sajadah dalam pelaksanaan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah. Momen ini bukan sekadar ibadah tahunan. Ini adalah penanda kembalinya sebuah tradisi besar—yang […]

  • Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

    Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat Kabarkita.co,id.Jakarta — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerapkan perubahan struktur organisasi Kantor Pertanahan (Kantah) dari pendekatan sektoral atau tematik menjadi berbasis wilayah. Perubahan mulai diterapkan pada 17 Agustus 2026 sebagai bagian dari transformasi organisasi untuk mempercepat […]

  • Pembangunan Jembatan Aramco Desa Kaluppini Terus Dikebut, TNI dan Masyarakat Gotong Royong Kerjakan Pondasi

    Pembangunan Jembatan Aramco Desa Kaluppini Terus Dikebut, TNI dan Masyarakat Gotong Royong Kerjakan Pondasi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 66
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Kaluppini, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang terus menunjukkan progres yang positif. Personel Kodim 1419/Enrekang bersama prajurit Yon TP 872 Andi Jemma dan masyarakat setempat bahu-membahu mempercepat pengerjaan jembatan yang nantinya akan menjadi akses vital bagi warga Desa Kaluppini dan Desa Tokkonan, Jumat (05/06/2026). Kegiatan pembangunan kembali dilaksanakan dengan […]

  • Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang Percepat Progres Tahap Penyelesaian Pekerjaan Talud Jalan Tani.

    Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang Percepat Progres Tahap Penyelesaian Pekerjaan Talud Jalan Tani.

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID-‘ Memasuki hari ke-20 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, Satgas TMMD Kodim 1404/Pinrang terus menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan sasaran fisik. Salah satu sasaran utama berupa pembangunan talud jalan tani sepanjang 3.136 meter di Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, kini telah mencapai progres 73 persen, Rabu (05/08/2026). Pengerjaan talud dilakukan secara […]

expand_less