Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Desa Buae Menuju Zero ATS, Gandeng PKBM Ponpes Al-Irsyad Tangani Anak Tidak Sekolah

Desa Buae Menuju Zero ATS, Gandeng PKBM Ponpes Al-Irsyad Tangani Anak Tidak Sekolah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabarkita.co.id.Sidrap. — Pemerintah Desa Buae terus memperkuat komitmennya dalam memastikan seluruh anak mendapatkan hak atas pendidikan. Melalui gerakan Desa Buae Menuju Zero ATS (Anak Tidak Sekolah), pemerintah desa berupaya memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah strategis, salah satunya dengan menjalin Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Desa Buae dan PKBM Ponpes Al-Irsyad dalam penanganan Anak Tidak Sekolah di wilayah Desa Buae.

Kerja sama ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Desa Buae di bawah kepemimpinan Ir. H. Laupe Umar selaku Kepala Desa Buae dalam menangani persoalan ATS secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, pemerintah desa bersama PKBM Ponpes Al-Irsyad yang dipimpin oleh Abdul Gafur Syarifuddin berupaya melakukan identifikasi dan pendataan Anak Tidak Sekolah, menelusuri berbagai faktor penyebab anak tidak melanjutkan pendidikan, serta memberikan alternatif layanan pendidikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing anak.

PKBM Ponpes Al-Irsyad menjadi salah satu mitra strategis dalam memberikan kesempatan kepada anak-anak yang tidak lagi mengikuti pendidikan formal untuk kembali memperoleh layanan pendidikan melalui jalur pendidikan nonformal.

Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan ATS

Menurut Ir. H. Laupe Umar, penanganan Anak Tidak Sekolah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah desa tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga, masyarakat, satuan pendidikan, PKBM, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak di Desa Buae yang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan. Anak-anak yang selama ini tidak sekolah harus kita cari, kita dampingi, dan kita berikan solusi agar mereka dapat kembali belajar,” ujar Ir. H. Laupe Umar.

Sementara itu, Abdul Gafur Syarifuddin, Kepala PKBM Ponpes Al-Irsyad, menyampaikan bahwa PKBM siap menjadi bagian dari upaya bersama dalam memberikan layanan pendidikan bagi Anak Tidak Sekolah.

“Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Desa Buae dalam menangani Anak Tidak Sekolah. Prinsipnya, setiap anak harus mendapatkan kesempatan untuk belajar. PKBM hadir untuk memberikan alternatif dan akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Abdul Gafur Syarifuddin.

Dinas Pendidikan Apresiasi Langkah Desa Buae

Upaya Desa Buae dalam membangun kolaborasi dengan PKBM mendapat apresiasi dari Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang, Rachmat, S.IP., M.Ap.

Menurut Rachmat, penanganan Anak Tidak Sekolah membutuhkan gerakan bersama yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, satuan pendidikan, lembaga pendidikan nonformal, keluarga, dan masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Buae yang telah membangun kerja sama dengan PKBM Ponpes Al-Irsyad dalam penanganan Anak Tidak Sekolah. Ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen bersama untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Sidenreng Rappang tetap mendapatkan haknya atas pendidikan,” ujar Rachmat, S.IP., M.Ap.

Ia menambahkan bahwa keberadaan PKBM memiliki peran strategis dalam memberikan akses pendidikan alternatif bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang karena berbagai kondisi belum dapat mengikuti atau melanjutkan pendidikan melalui jalur formal.

“Semangat menuju Zero ATS harus dibangun dari tingkat desa. Ketika pemerintah desa aktif melakukan pendataan, mengidentifikasi permasalahan, kemudian berkolaborasi dengan PKBM untuk memberikan layanan pendidikan, maka upaya penanganan ATS akan menjadi lebih terarah dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Rachmat berharap langkah yang dilakukan Desa Buae dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Sidenreng Rappang untuk bersama-sama memperkuat gerakan penanganan Anak Tidak Sekolah.

Menuju Desa Zero ATS

Gerakan Desa Buae Menuju Zero ATS diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pendataan semata. Pemerintah Desa Buae bersama PKBM Ponpes Al-Irsyad berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan memastikan anak-anak yang teridentifikasi sebagai ATS memperoleh akses pendidikan.

Upaya ini sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda Desa Buae. Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan adanya MoU antara Pemerintah Desa Buae dan PKBM Ponpes Al-Irsyad, serta dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang, langkah menuju Zero ATS diharapkan semakin nyata.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa persoalan Anak Tidak Sekolah dapat ditangani melalui kepedulian, sinergi, dan komitmen bersama.

Desa Buae terus melangkah menuju Zero ATS. Karena setiap anak berhak sekolah, setiap anak berhak belajar, dan setiap anak berhak memiliki masa depan.(rsl/dso).

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Enrekang Gelar Tatap Muka Bersama Bhabinkamtibmas, Tekankan Penguatan Pemeliharaan Kamtibmas

    Kapolres Enrekang Gelar Tatap Muka Bersama Bhabinkamtibmas, Tekankan Penguatan Pemeliharaan Kamtibmas

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 60
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- – Dalam rangka memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Enrekang, telah dilaksanakan kegiatan tatap muka yang dipimpin langsung oleh Kapolres Enrekang, AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K., bersama para Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Enrekang, Rabu (5/8/26). Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi pelaksanaan tugas di lapangan sekaligus wadah […]

  • BPN Sidrap dan Bapperida Sidrap Perkuat Kolaborasi Pertanahan untuk Pemukiman yang Layak

    BPN Sidrap dan Bapperida Sidrap Perkuat Kolaborasi Pertanahan untuk Pemukiman yang Layak

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Sidrap. – Kantor Pertanahan Kabupaten Sidenreng Rappang (BPN Sidrap) bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sidrap terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung program pemukiman yang layak bagi masyarakat. Sinergi tersebut difokuskan pada penyelesaian legalitas tanah masyarakat yang menjadi sasaran program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Toddang Pulu, […]

  • Bupati Sidrap: Kemajuan Daerah Harus Ditopang Akidah, Akhlak, dan Ilmu Syar’i

    Bupati Sidrap: Kemajuan Daerah Harus Ditopang Akidah, Akhlak, dan Ilmu Syar’i

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SIDRAP — Masjid Agung Kabupaten Sidenreng Rappang dipenuhi ribuan dai, asatidzah, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh agama dari berbagai daerah di Indonesia dalam kegiatan Tabligh Akbar Daurah Asatidzah Nasional Sidrap 2026 yang digelar Ahad (21/6/2026). Kegiatan berskala nasional tersebut menjadi ajang pembinaan keilmuan sekaligus konsolidasi para ulama dan pendidik Islam untuk memperkuat peran dakwah serta […]

  • Dari Informatika hingga Gizi, UNIMEN Resmi Hadirkan Delapan Program Studi Baru

    Dari Informatika hingga Gizi, UNIMEN Resmi Hadirkan Delapan Program Studi Baru

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 81
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA,CO.ID–, Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali memperluas layanan akademiknya dengan membuka delapan program studi baru pada jenjang sarjana dan magister. Penambahan tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan kelembagaan sekaligus upaya menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pilihan pendidikan tinggi yang semakin beragam. Delapan program studi (Prodi) yang memperoleh izin operasional dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan […]

  • Suara Blender dan Gurinda Gema di Kejari Sidrap, Sabu hingga Badik Pemutus Nyawa Dimusnahkan

    Suara Blender dan Gurinda Gema di Kejari Sidrap, Sabu hingga Badik Pemutus Nyawa Dimusnahkan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 475
    • 0Komentar

    SIDRAP — Suasana pagi di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sidrap, Selasa (27/5/2025), tak seperti biasanya. Bukan derap langkah aparat atau tumpukan berkas yang menjadi sorotan, melainkan suara blender yang menggerus sabu-sabu dan dentuman gurinda logam yang menumpulkan badik senjata tajam yang pernah menebar maut. Di hadapan mahasiswa dan pelajar dari berbagai institusi pendidikan, Kejari Sidrap […]

  • Kapolres Enrekang Hadiri Penandatanganan MoU BAZNAS–Kejari, Perkuat Sinergi Forkopimda Dukung Tata Kelola Zakat Berintegritas

    Kapolres Enrekang Hadiri Penandatanganan MoU BAZNAS–Kejari, Perkuat Sinergi Forkopimda Dukung Tata Kelola Zakat Berintegritas

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 133
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID–Komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola zakat yang akuntabel, transparan, dan berlandaskan hukum diwujudkan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Understanding/MoU) antara Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Enrekang dengan Kejaksaan Negeri Enrekang tentang Pendampingan Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara., bertempat di Aula Kantor Kejari Enrekang. Pada Rabu pagi (14/01/2026) Kegiatan […]

expand_less