Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Saling Menguatkan, Sidrap dan Hulu Sungai Utara Berbagi Inovasi Demi Kemajuan Daerah

Saling Menguatkan, Sidrap dan Hulu Sungai Utara Berbagi Inovasi Demi Kemajuan Daerah

  • account_circle Uterus
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan, saling menguatkan melalui pertukaran dan replikasi inovasi daerah.

Upaya tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Saromase SKPD, Kompleks Perkantoran Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan untuk memperkuat pembangunan yang berdampak bagi masyarakat tersebut, dirangkaikan Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengatakan, kerja sama tersebut menjadi ruang bagi kedua daerah untuk saling belajar dan mengambil praktik baik yang telah dikembangkan masing-masing.

“Hulu Sungai Utara memiliki 116 inovasi daerah, sementara Sidrap memiliki 126 inovasi yang dihimpun dari desa, kelurahan, dan perangkat daerah. Lewat inovasi ini kita sama-sama berbagi ilmu,” kata Syaharuddin.

Menurutnya, inovasi daerah tidak semestinya berhenti sebagai program di satu wilayah. Praktik yang terbukti memberi manfaat dapat dipelajari dan diterapkan di daerah lain sesuai dengan kebutuhan dan karakter masing-masing.

“Apa yang baik di Hulu Sungai Utara kita ambil, apa yang perlu dicontoh kita pelajari. Kita tidak boleh cepat puas dengan apa yang kita miliki,” ujarnya.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam MoU antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Ruang lingkupnya mencakup bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik, termasuk replikasi inovasi daerah pada sektor pertanian, pengelolaan pajak daerah, dan digitalisasi layanan.

Pertukaran pengalaman juga menyentuh sektor pertanian yang menjadi salah satu kekuatan kedua daerah. Syaharuddin menyebut Sidrap dan Hulu Sungai Utara memiliki karakter sebagai daerah pertanian, meski kondisi lahannya berbeda.

“Karakter daerah kita mirip, sama-sama pertanian. Bedanya, di sana lebih banyak rawa,” katanya.

Di Sidrap, sektor pertanian menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat. Pemerintah daerah terus menjaga produktivitas pertanian di tengah kemarau dan fenomena El Nino melalui berbagai upaya, termasuk program listrik masuk sawah.

Syaharuddin menyebut dari sekitar 51.000 hektare lahan yang ditanami, sekitar 4.500 hektare terdampak kemarau. Sementara sekitar 46.000 hektare lainnya masih berhasil dipanen.

“Kita terus bekerja maksimal karena sumber pendapatan utama di sini sektor tanaman pangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pengembangan pertanian inklusif dengan melibatkan masyarakat sekaligus memperkuat sektor peternakan, perkebunan, perikanan, dan industri pengolahan.

Potensi tersebut, kata Syaharuddin, dapat menjadi bagian dari pengalaman yang dibagikan dalam kerja sama antardaerah.

Ia mencontohkan Desa Padangloang Alau yang memiliki sekitar 591 hektare lahan persawahan. Dalam satu kali panen, nilai produksinya disebut mencapai sekitar Rp67 miliar.

“Ini menunjukkan besarnya potensi ekonomi yang ada di desa. Kita ingin sektor pertanian tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Hulu Sungai Utara Hero Setiawan menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Ia mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat langsung potensi dan pengalaman yang dikembangkan Sidrap.

“Kami datang ke sini disambut seperti saudara,” kata Hero.

Hero menyebut Hulu Sungai Utara memiliki potensi dan karakter wilayah yang memiliki kemiripan dengan Sidrap, khususnya pada sektor pertanian. Perbedaannya, wilayah pertanian di Hulu Sungai Utara lebih banyak berupa lahan rawa.

Kesamaan dan perbedaan tersebut menjadi ruang untuk saling belajar. Melalui kerja sama, inovasi yang telah dikembangkan di masing-masing daerah dapat menjadi referensi untuk memperkuat pembangunan dan pelayanan publik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Kepala Bapenda Sulsel, jajaran Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara, sejumlah kepala OPD terkait, serta tamu undangan lainnya. (*) 

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Uterus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Sidrap Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Hukum oleh Bidkum Polda Sulsel, Diikuti Polres Enrekang

    Polres Sidrap Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Hukum oleh Bidkum Polda Sulsel, Diikuti Polres Enrekang

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 448
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Dalam rangka meningkatkan pemahaman hukum dan profesionalisme aparat penegak hukum, Bidang Hukum (Bidkum) Polda Sulsel menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan hukum di Aula Tathya Dharaka Polres Sidrap, Kamis pagi (10/7/2025). Kegiatan tersebut diikuti oleh personel Polres Sidrap dan Polres Enrekang dari berbagai satuan fungsi, seperti Reskrim, Lalu Lintas, Narkoba, Samapta, serta jajaran […]

  • Pentas Kreativitas Warnai Pelepasan Angkatan VI PAUD Negeri Percontohan Sidrap

    Pentas Kreativitas Warnai Pelepasan Angkatan VI PAUD Negeri Percontohan Sidrap

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SIDRAP — Pentas kreativitas peserta didik mewarnai acara pelepasan Angkatan VI PAUD Negeri Percontohan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Tahun Ajaran 2025/2026 di Aula Saromase Kompleks SKPD, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, Kepala Bidang PAUD Disdikbud Rahmat Hambali, Kepala PAUD Negeri Percontohan Sidrap Rastuti, perwakilan Bunda PAUD Kabupaten Sidrap, para orang tua […]

  • BAZNAS dan Disdik Enrekang Salurkan Beasiswa Rp29,25 Juta untuk 125 Siswa

    BAZNAS dan Disdik Enrekang Salurkan Beasiswa Rp29,25 Juta untuk 125 Siswa

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 55
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan beasiswa kepada 125 siswa jenjang SD hingga SMA. Total bantuan pendidikan yang disalurkan mencapai Rp29.250.000. Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis dalam rangkaian Temu Pendidik Nasional (TPN) XIII Kabupaten Enrekang yang digelar di SMP Negeri 1 Enrekang, beberapa waktu lalu. […]

  • Karutan Malino Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Tugas Sesuai SOP

    Karutan Malino Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Tugas Sesuai SOP

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 487
    • 0Komentar

    MALINO,KBK 31 Juli 2025 — Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Malino, Dedy Sutriady Rijal, memimpin langsung apel pagi pegawai yang digelar di halaman depan kantor Rutan, Kamis (31/7/2025). Kegiatan rutin ini menjadi sarana pembinaan disiplin, penguatan koordinasi, dan konsolidasi antar-subseksi dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi. Dalam amanatnya, Karutan menegaskan pentingnya seluruh […]

  • Randis Baru Jadi Sorotan, Warga: Lapangan Sepak Bola Saja Tidak Terurus

    Randis Baru Jadi Sorotan, Warga: Lapangan Sepak Bola Saja Tidak Terurus

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 489
    • 0Komentar

    SIDRAP — Pengadaan mobil dinas desa (randis) jenis Daihatsu Terios oleh Pemerintah Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, menuai pertanyaan dari sejumlah warga. Mobil yang dibeli pada awal Mei 2025 itu dianggap tak mencerminkan prioritas kebutuhan warga, terutama terkait perbaikan fasilitas publik yang terbengkalai. Beberapa warga menyebut, sejak tahap pengusulan randis sempat terjadi protes dari […]

  • Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri

    Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Kabarkita.co.id.Jakarta.– Kepastian jadwal pengukuran membantu masyarakat mengatur waktu dan menyiapkan kebutuhan yang diperlukan saat petugas ukur datang ke lokasi bidang. Manfaat tersebut dirasakan Sari (50), warga Petojo, Jakarta Pusat, yang saat ini tanahnya sedang dilakukan proses pengukuran dalam rangka sertipikasi tanahnya. “Pas pendaftaran […]

expand_less