Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa KKN-T 115 Unhas Gelar Seminar Program Kerja Inovasi Pertanian Ramah Lingkungan di Majjelling Wattang

Mahasiswa KKN-T 115 Unhas Gelar Seminar Program Kerja Inovasi Pertanian Ramah Lingkungan di Majjelling Wattang

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

Kabarkita.co.id.Sidrap– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan seminar program kerja bertema “Inovasi Pertanian Ramah Lingkungan: Pemanfaatan Tanaman Azolla sebagai Media Tanam Alternatif Pengganti Cocopeat dan Pupuk Kompos Organik” di Kelurahan Majjelling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

Program kerja yang digagas dan dilaksanakan oleh Nurfadillah Basri mahasiswa KKN-T 115 Unhas sebagai penanggung jawab program. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan ekonomis.

Azolla merupakan tanaman paku air yang banyak ditemukan di area persawahan dan perairan di Kelurahan Majjelling Wattang. Tanaman ini memiliki kemampuan mengikat nitrogen melalui simbiosis dengan bakteri Anabaena azollae, sehingga kaya akan unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Melalui pengolahan sederhana dengan proses fermentasi, Azolla dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos organik yang mampu meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, serta mendukung pertumbuhan tanaman secara alami.

Selain sebagai pupuk kompos, Azolla juga dimanfaatkan sebagai media tanam alternatif pengganti cocopeat. Sifatnya yang mampu menahan air dengan baik menjadikan Azolla efektif dalam menjaga kelembapan media tanam.

Hal ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam kegiatan berkebun di pekarangan rumah, karena dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman hortikultura. Penggunaan Azolla dinilai lebih terjangkau karena mudah diperoleh dan dapat dibudidayakan secara mandiri oleh masyarakat.

Kegiatan seminar yang dirangkaikan dengan sosialisasi dan praktik pembuatan kompos Azolla ini mendapat respons positif dari warga serta kelompok tani Kelurahan Majjelling Wattang.

Masyarakat menilai inovasi tersebut mudah diterapkan, hemat biaya, dan aman bagi lingkungan. Kelompok tani setempat juga melihat pemanfaatan Azolla sebagai solusi potensial untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia dan media tanam berbahan impor.

Kegiatan yang di hadiri Camat Maritenggae Firman, ketua badan penyuluh pertanian Marirenggae Musfiani SP Msi serta masyarakat majjelling wattang,

Ketua Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Maritengngae, Musfiani, SP., M.Si., sangat mengapresiasi atas pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN-T 115 Universitas Hasanuddin. Ia menilai inovasi pemanfaatan Azolla sebagai media tanam dan pupuk kompos organik sangat mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pertanian ramah lingkungan.

“Saya mengapresiasi sebesar-besarnya kepada mahasiswa KKN-T 115 Universitas Hasanuddin. Program kerja ini sangat mendukung kreativitas dan kesadaran masyarakat Majjelling Wattang, terutama petani, akan pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan. Semoga program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan seminar dan program kerja ini, mahasiswa KKN-T 115 Universitas Hasanuddin berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penerapan pertanian organik serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan kelompok tani diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem pertanian yang ramah lingkungan, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sidenreng Rappang.(Dso).

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deppa Te’tekan Khas Enrekang

    Deppa Te’tekan Khas Enrekang

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 308
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID–Tiap daerah di Indonesia memiliki kuliner khasnya masing-masing yang terdiri dari beragam jenis. Ada yang berupa makanan berat, kue, maupun minuman tradisional. Seperti halnya kabupaten Enrekang juga memiliki kue tradisional khas bumi Massenrempulu yaitu Deppa Te’tekan. Kue ini sebenarnya jika dalam bahasa Indonesia disebut kue cucur. Kue ini tidak hanya menjadi favorit warga […]

  • Polres Enrekang Melaksanakan Pengamanan Eksekusi oleh Pengadilan Negeri Enrekang di Kecamatan Anggeraja

    Polres Enrekang Melaksanakan Pengamanan Eksekusi oleh Pengadilan Negeri Enrekang di Kecamatan Anggeraja

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 339
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Kepolisian Resor Enrekang melaksanakan pengamanan ketat dalam proses eksekusi sebidang tanah beserta bangunan rumah permanen yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Enrekang di Lingkungan Pasaran, Kelurahan Tanete Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang, Selasa (08/07/2025). Eksekusi ini dilaksanakan berdasarkan putusan perkara perdata Nomor 7/Pdt.G/2020/PN.Enr., Jo Nomor 457/PDT/2020/PT.Mks., Jo Nomor 2243 K/Pdt/2023., Jo Nomor 933 PK/Pdt/2023. Adapun pihak […]

  • SPPG Lancirang Resmi Beroperasi, Bupati Syaharuddin: Anak Kita Harus Sehat dan Pintar!

    SPPG Lancirang Resmi Beroperasi, Bupati Syaharuddin: Anak Kita Harus Sehat dan Pintar!

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 167
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK  — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mempercepat peningkatan gizi masyarakat kembali menunjukkan langkah nyata. Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, secara resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Insan Training Nusantara di Kelurahan Lancirang, Kecamatan Pitu Riawa, Senin (3/11/2025). Peluncuran tersebut menandai dimulainya layanan pemenuhan gizi bagi anak-anak, ibu hamil, ibu […]

  • Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Uterus
    • visibility 567
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Aktifitas Tambang CV Ponro Kanni Diduga Menggunakan Solar Subsidi, Koordinator ITCW Minta Kapolres Lakukan Penyelidikan

    Aktifitas Tambang CV Ponro Kanni Diduga Menggunakan Solar Subsidi, Koordinator ITCW Minta Kapolres Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 609
    • 0Komentar

    PINRANG, KABARKITA – Aktifitas tambang galian C di wilayah kampung Tae Kelurahan Temmasarangnge Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan menuai sorotan dari beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM). Dimana aktifitas tambang galian C di gunung Paleteang itu diduga pengelola dari CV Ponro Kanni menggunakan solar subsidi dan Tidka menggunakan solar industri. Koordinator Indonesia Timur Corruption Watch […]

  • Rokok Diduga Ilegal “King Garet” Bikin Ketagihan, Warga Sulsel Curigai Kandungan Zat Berbahaya

    Rokok Diduga Ilegal “King Garet” Bikin Ketagihan, Warga Sulsel Curigai Kandungan Zat Berbahaya

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 2.295
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Rokok yang diduga ilegal merek King Garet kembali menjadi sorotan hangat masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel). Meski sebelumnya telah ditindak oleh pihak Bea Cukai di Kabupaten Jeneponto, rokok ini kini justru kian bebas beredar di berbagai wilayah kabupaten/kota di Sulsel. Yang mengkhawatirkan, sejumlah warga mulai melaporkan efek aneh yang dirasakan setelah mengisap rokok ini. […]

expand_less