Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lapangan Rusak, Josi Dorong Pemda Kembalikan Ruang Olahraga Pemuda Ledan

Lapangan Rusak, Josi Dorong Pemda Kembalikan Ruang Olahraga Pemuda Ledan

  • account_circle Basir
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG,KABAR KITS.CO.ID— Lapangan sepak bola di Desa Ledan, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Lapangan yang menjadi salah satu ruang aktivitas olahraga bagi pemuda setempat itu mengalami kerusakan setelah terdampak bencana alam beberapa tahun lalu.

Dengan luas sekitar 40×70 meter, lapangan tersebut terbilang cukup luas dan selama ini menjadi tempat anak-anak dan pemuda Desa Ledan bermain sekaligus berlatih sepak bola.

Namun, kondisi lapangan yang rusak membuat aktivitas tersebut perlahan terhenti. Para pemuda kini tidak lagi memiliki fasilitas yang layak untuk melakukan latihan secara rutin.

Kondisi itu mendapat perhatian dari salah satu pemuda Desa Ledan, Josi. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Enrekang dapat melihat persoalan tersebut sebagai bagian dari kebutuhan masyarakat yang perlu dicarikan jalan keluarnya. Rabu, (23/9/2026)

Menurut Josi, keberadaan lapangan tersebut memiliki nilai penting karena bukan hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan bakat.

Ia mencontohkan dua putra asli Desa Ledan yang sejak kecil berlatih di lapangan tersebut dan kini berhasil lolos seleksi GASMA.

“Kalau kita melihat dari potensi anak-anak muda di Desa Ledan, sebenarnya kita punya bibit. Dua putra asli Desa Ledan yang sejak kecil berlatih di lapangan ini sudah bisa lolos seleksi GASMA. Ini tentu menjadi hal yang patut kita syukuri sekaligus kita dorong bersama,” kata Josi.

Menurutnya, capaian tersebut seharusnya menjadi perhatian bersama agar pembinaan olahraga di tingkat desa tetap memiliki ruang untuk berkembang.

“Jangan sampai anak-anak kita punya semangat dan kemampuan, tetapi ruang untuk berlatih justru tidak tersedia. Saya kira ini bukan hanya menjadi kebutuhan pemuda, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam membangun generasi muda di desa,” ujarnya.

Josi memahami bahwa perbaikan fasilitas membutuhkan kebijakan dan penganggaran dari pemerintah. Terlebih, lapangan tersebut merupakan aset Pemerintah Daerah sehingga tidak dapat begitu saja diperbaiki menggunakan Dana Desa.

Karena itu, ia berharap Pemkab Enrekang dapat mengambil peran dalam mencarikan solusi terhadap kondisi lapangan tersebut.

“Kalau melihat statusnya sebagai aset Pemda, tentu kami memahami bahwa ada mekanisme yang harus ditempuh. Karena itu, kami berharap pemerintah daerah bisa melihat kondisi ini dan mencari ruang untuk melakukan perbaikan,” katanya.

Ia menilai, perbaikan lapangan tidak harus dilakukan melalui pembangunan besar atau menjadikannya lapangan berstandar profesional. Untuk tahap awal, penimbunan dan perataan pada bagian yang mengalami kerusakan dinilai sudah cukup untuk mengembalikan fungsi lapangan.

“Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kalau untuk sementara lapangan ini bisa ditimbun dan diratakan sehingga kembali layak digunakan, tentu itu sudah sangat berarti bagi anak-anak muda di Desa Ledan,” tutur Josi.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut justru dapat menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.

“Kami yakin pemerintah daerah punya perhatian terhadap kebutuhan masyarakat sampai ke desa-desa. Karena itu, kami berharap persoalan lapangan ini bisa menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dan dicarikan solusi bersama,” katanya.

Josi juga berharap aset pemerintah yang berada di Desa Ledan tidak dibiarkan dalam kondisi rusak dan akhirnya kehilangan fungsi.

“Pada prinsipnya, kami hanya ingin aset yang sudah ada ini bisa kembali memberikan manfaat. Kalau lapangannya diperbaiki, manfaatnya bukan hanya untuk pemuda, tetapi juga untuk anak-anak dan masyarakat Desa Ledan secara umum,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus dibangun sehingga persoalan tersebut dapat ditangani secara bertahap.

“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana pemerintah dan masyarakat bisa duduk bersama melihat persoalan ini. Kami siap mendukung dan berkomunikasi jika memang ada langkah yang bisa kita dorong bersama untuk mengembalikan fungsi lapangan ini,” pungkasnya.Lapangan Rusak, Josi Dorong Pemda Kembalikan Ruang Olahraga Pemuda Ledan

 

ENREKANG— Lapangan sepak bola di Desa Ledan, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Lapangan yang menjadi salah satu ruang aktivitas olahraga bagi pemuda setempat itu mengalami kerusakan setelah terdampak bencana alam beberapa tahun lalu.

 

Dengan luas sekitar 40×70 meter, lapangan tersebut terbilang cukup luas dan selama ini menjadi tempat anak-anak dan pemuda Desa Ledan bermain sekaligus berlatih sepak bola.

 

Namun, kondisi lapangan yang rusak membuat aktivitas tersebut perlahan terhenti. Para pemuda kini tidak lagi memiliki fasilitas yang layak untuk melakukan latihan secara rutin.

 

Kondisi itu mendapat perhatian dari salah satu pemuda Desa Ledan, Josi. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Enrekang dapat melihat persoalan tersebut sebagai bagian dari kebutuhan masyarakat yang perlu dicarikan jalan keluarnya. Rabu, (23/9/2026)

 

Menurut Josi, keberadaan lapangan tersebut memiliki nilai penting karena bukan hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan bakat.

 

Ia mencontohkan dua putra asli Desa Ledan yang sejak kecil berlatih di lapangan tersebut dan kini berhasil lolos seleksi GASMA.

 

“Kalau kita melihat dari potensi anak-anak muda di Desa Ledan, sebenarnya kita punya bibit. Dua putra asli Desa Ledan yang sejak kecil berlatih di lapangan ini sudah bisa lolos seleksi GASMA. Ini tentu menjadi hal yang patut kita syukuri sekaligus kita dorong bersama,” kata Josi.

 

Menurutnya, capaian tersebut seharusnya menjadi perhatian bersama agar pembinaan olahraga di tingkat desa tetap memiliki ruang untuk berkembang.

 

“Jangan sampai anak-anak kita punya semangat dan kemampuan, tetapi ruang untuk berlatih justru tidak tersedia. Saya kira ini bukan hanya menjadi kebutuhan pemuda, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam membangun generasi muda di desa,” ujarnya.

 

Josi memahami bahwa perbaikan fasilitas membutuhkan kebijakan dan penganggaran dari pemerintah. Terlebih, lapangan tersebut merupakan aset Pemerintah Daerah sehingga tidak dapat begitu saja diperbaiki menggunakan Dana Desa.

 

Karena itu, ia berharap Pemkab Enrekang dapat mengambil peran dalam mencarikan solusi terhadap kondisi lapangan tersebut.

 

“Kalau melihat statusnya sebagai aset Pemda, tentu kami memahami bahwa ada mekanisme yang harus ditempuh. Karena itu, kami berharap pemerintah daerah bisa melihat kondisi ini dan mencari ruang untuk melakukan perbaikan,” katanya.

 

Ia menilai, perbaikan lapangan tidak harus dilakukan melalui pembangunan besar atau menjadikannya lapangan berstandar profesional. Untuk tahap awal, penimbunan dan perataan pada bagian yang mengalami kerusakan dinilai sudah cukup untuk mengembalikan fungsi lapangan.

 

“Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kalau untuk sementara lapangan ini bisa ditimbun dan diratakan sehingga kembali layak digunakan, tentu itu sudah sangat berarti bagi anak-anak muda di Desa Ledan,” tutur Josi.

 

Menurutnya, langkah sederhana tersebut justru dapat menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.

 

“Kami yakin pemerintah daerah punya perhatian terhadap kebutuhan masyarakat sampai ke desa-desa. Karena itu, kami berharap persoalan lapangan ini bisa menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dan dicarikan solusi bersama,” katanya.

 

Josi juga berharap aset pemerintah yang berada di Desa Ledan tidak dibiarkan dalam kondisi rusak dan akhirnya kehilangan fungsi.

 

“Pada prinsipnya, kami hanya ingin aset yang sudah ada ini bisa kembali memberikan manfaat. Kalau lapangannya diperbaiki, manfaatnya bukan hanya untuk pemuda, tetapi juga untuk anak-anak dan masyarakat Desa Ledan secara umum,” ujarnya.

 

Ia berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus dibangun sehingga persoalan tersebut dapat ditangani secara bertahap.

 

“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana pemerintah dan masyarakat bisa duduk bersama melihat persoalan ini. Kami siap mendukung dan berkomunikasi jika memang ada langkah yang bisa kita dorong bersama untuk mengembalikan fungsi lapangan ini,” pungkasnya.(Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Naim Temui Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Perkuat Sinergi Program Pertanahan

    Muhammad Naim Temui Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Perkuat Sinergi Program Pertanahan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Surabaya.– Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Muhammad Naim, melakukan silaturahmi dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, jumat 19 Juni 2026. guna memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan BPN dalam mendukung berbagai program strategis di bidang pertanahan. Pertemuan yang berlangsung di Surabaya tersebut menjadi momentum penting untuk membahas percepatan program pertanahan, […]

  • Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan masih Ada ASN  terlambat  absensi di lingkup Pemkab Enrekang.

    Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan masih Ada ASN  terlambat  absensi di lingkup Pemkab Enrekang.

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 474
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA .CO.ID-Hal ini terlihat saat Kasatpol PP Burhanuddin bersama anggota Satpol PP melakukan pengecekan absensi kantor-kantor lingkup Pemkab. Enrekang. ” Pengecekan ini dilakukan untuk penindakan terhadap edaran yang dikeluarkan Bupati terkait peningkatan kedisiplinan ASN,” Kata Burhanuddin. Burhanuddin mengatakan pengecekan dan pengumpulan absensi ke kantor-kantor dilakukan secara acak. ” Jadi kita kumpul absen secara acak. […]

  • 12 Masjid “Ramah Pemudik” Disiapkan Kemenag Sidrap, Musafir Kini Punya Tempat Singgah Nyaman

    12 Masjid “Ramah Pemudik” Disiapkan Kemenag Sidrap, Musafir Kini Punya Tempat Singgah Nyaman

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Menyambut arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang menyiapkan 12 titik Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di berbagai kecamatan. Fasilitas ini dihadirkan sebagai tempat singgah bagi para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang agar dapat beristirahat sekaligus menunaikan ibadah dengan nyaman. Program ini menjadi bagian […]

  • Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Enrekang Siapkan Event Spektakuler JWM #5, Ajak Rider dan Masyarakat Ramaikan Massenrempulu

    Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Enrekang Siapkan Event Spektakuler JWM #5, Ajak Rider dan Masyarakat Ramaikan Massenrempulu

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 74
    • 0Komentar

    ENREKANG , – KABAR KITA.CO.ID–Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Kabupaten Enrekang dipastikan akan hadir lebih meriah dan penuh energi. Polres Enrekang kembali menghadirkan salah satu agenda unggulan yang paling dinantikan para pecinta otomotif dan masyarakat, yakni Jelajah Wisata Massenrempulu (JWM) #5 yang akan digelar pada Sabtu, 1 Agustus 2026 di Lapangan Abu […]

  • Kajati Sulsel Lantik Wakajati dan Pejabat Baru: Tegaskan Amanah, Integritas, dan Profesionalisme

    Kajati Sulsel Lantik Wakajati dan Pejabat Baru: Tegaskan Amanah, Integritas, dan Profesionalisme

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 407
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KBK – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Dr. Agus Salim, SH, MH, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel serta sejumlah pejabat struktural lainnya dalam lingkungan Kejati dan Kejari se-Sulawesi Selatan. Prosesi berlangsung khidmat di Aula Kantor Kejati Sulsel, Kamis (24/7/2025). Pelantikan ini menjadi bagian dari proses […]

  • Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 1419/Enrekang Rutin Laksanakan Latihan Pencak Silat Militer.

    Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 1419/Enrekang Rutin Laksanakan Latihan Pencak Silat Militer.

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 42
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit, Kodim 1419/Enrekang rutin melaksanakan latihan Pencak Silat Militer (PSM) yang digelar di Lapangan Upacara Makodim 1419/Enrekang, Jl. Pahlawan No. 12, Lingkungan Talaga, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Jumat (02/10/2026). Kegiatan latihan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemampuan prajurit, khususnya dalam meningkatkan keterampilan bela diri militer, […]

expand_less