Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari Kebun ke Pasar Digital, UNIMEN dan UHO Ubah Potensi Kakao Desa Mata Allo

Dari Kebun ke Pasar Digital, UNIMEN dan UHO Ubah Potensi Kakao Desa Mata Allo

  • account_circle Basir
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID--Petani kakao di Desa Mata Allo, Kabupaten Enrekang, didorong tidak lagi bergantung pada penjualan biji kakao kering. Melalui teknologi pengolahan dan pemasaran digital, komoditas perkebunan tersebut diarahkan menjadi produk olahan dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

Upaya itu dilakukan Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) bersama Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Program Kosabangsa 2026 yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).

Program bertajuk Hilirisasi Produk Olahan Kakao melalui Penerapan Teknologi Natural-Based Alkalization dan Pemasaran Digital untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Mata Allo Enrekang tersebut menyasar persoalan yang kerap dihadapi masyarakat penghasil komoditas pertanian: keterbatasan kemampuan mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah Natural-Based Alkalization, yakni teknik pengolahan biji kakao dengan memanfaatkan bahan alkali alami. Teknologi ini diarahkan untuk menghasilkan bubuk kakao dengan warna lebih baik, tingkat keasaman lebih rendah, serta cita rasa yang lebih seimbang dan konsisten.

Bagi masyarakat Desa Mata Allo, penerapan teknologi tersebut membuka peluang untuk mengembangkan usaha yang tidak berhenti pada produksi biji kakao. Bahan baku yang sebelumnya dipasarkan dalam bentuk mentah diharapkan dapat diolah menjadi produk dengan karakteristik dan nilai jual yang lebih kompetitif.

Untuk mendukung proses produksi, program ini menyiapkan sejumlah peralatan pengolahan, antara lain mesin sangrai, pemecah dan pemisah kulit biji, oven, penggiling kakao, mesin press hidraulik, serta hammer mill. Pengadaan peralatan tersebut disertai penyusunan standar operasional prosedur (SOP) penanganan pascapanen dan pengolahan agar proses produksi berlangsung lebih terarah.

Program ini melibatkan dua kelompok masyarakat sebagai mitra utama. Kelompok Tani Salu Bendo’ memiliki 19 anggota, sedangkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Al Hadi beranggotakan 20 orang. Keduanya diarahkan mengambil peran berbeda tetapi saling melengkapi dalam membangun usaha kakao berbasis potensi lokal.

Keterlibatan perempuan menjadi salah satu bagian penting dari program tersebut. KWT Al Hadi diarahkan untuk mengembangkan diversifikasi produk, identitas merek, desain kemasan, hingga promosi dan pemasaran digital.

Dengan demikian, peran perempuan tidak hanya berada pada proses pengolahan, tetapi juga diperluas ke aspek pengembangan produk dan pengelolaan pasar. Keterampilan tersebut diharapkan membuka peluang usaha produktif sekaligus memperkuat posisi perempuan dalam aktivitas ekonomi desa.

Ketua Kelompok Tani Salu Bendo’, Sopian, S.Pd., menyambut baik pendampingan yang diberikan kepada para petani. Ia berharap pengetahuan dan teknologi pengolahan yang diperkenalkan dapat membantu kelompoknya mengembangkan hasil kakao agar tidak hanya dijual sebagai biji kering.

Harapan serupa disampaikan Ketua KWT Al Hadi, Nida Wahyuni. Menurutnya, keterampilan pengolahan perlu diikuti kemampuan mengemas dan memasarkan produk secara menarik agar dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Karena itu, penguatan produksi dalam program ini berjalan beriringan dengan pengembangan pemasaran digital. Masyarakat didorong membangun identitas merek, desain kemasan, akun media sosial bisnis, toko pada marketplace, serta laman digital yang terintegrasi dengan kanal pemasaran,” katanya, Sabtu (31/10/2026).

Strategi tersebut diarahkan agar produk kakao Desa Mata Allo memiliki identitas yang lebih kuat dan tidak hanya bergantung pada pemasaran konvensional. Akses pasar digital juga diharapkan membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal oleh konsumen di luar wilayah Enrekang.

Program Kosabangsa 2026 ini dilaksanakan oleh tim UNIMEN yang dipimpin Dr. Asbar, M.Pd., M.Hum., bersama anggota Nirma Septia Ramlan Anjas, S.P., M.Si. dan Zarina, S.Pd., M.Ak. Tim pendamping dari UHO dipimpin Prof. Dr. H. Tamrin, S.P., M.P., bersama Dr. Nini Mila Rahni, S.P., M.P.

Kepala Desa Mata Allo, Usman Rasi, turut mendukung pelaksanaan program tersebut. Dukungan pemerintah desa diharapkan memperkuat koordinasi dan partisipasi masyarakat, sekaligus membantu menjaga keberlanjutan kegiatan setelah masa pendampingan perguruan tinggi berakhir.

“Tantangan berikutnya adalah memastikan teknologi dan peralatan yang diperkenalkan benar-benar digunakan secara berkelanjutan, keterampilan masyarakat berkembang menjadi kemampuan produksi mandiri, serta produk yang dihasilkan mampu menembus pasar,” ujar Usman.

Di titik inilah keberhasilan hilirisasi kakao Desa Mata Allo akan diuji. Bukan semata pada tersedianya mesin pengolahan atau terbentuknya kanal pemasaran digital, melainkan pada kemampuan masyarakat mengelola usaha, menjaga kualitas produk, dan memperoleh nilai ekonomi yang lebih besar dari komoditas yang mereka hasilkan.

Melalui kolaborasi UNIMEN dan UHO, Program Kosabangsa 2026 membawa satu agenda penting: mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penghasil bahan baku, tetapi juga menjadi pelaku dalam rantai nilai produk kakao. ( Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Syaharuddin Kunjungi Sekolah Terpencil di Tana Toro, Siapkan Beasiswa bagi Siswa Berprestasi

    Bupati Syaharuddin Kunjungi Sekolah Terpencil di Tana Toro, Siapkan Beasiswa bagi Siswa Berprestasi

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SIDRAP — Dalam rangkaian kegiatan “Bermalam di Desa”, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengunjungi SD-SMP Negeri Satap 10 Batu di Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, Sabtu (13/6/2026). Kunjungan tersebut disambut antusias sekitar 100 pelajar SD dan SMP yang telah menunggu kedatangan rombongan. Suasana penuh semangat terlihat saat para siswa menyambut Bupati bersama rombongan […]

  • Berkah Zakat dan Pertanian Maju, Petani Bila Riase Sidrap Rasakan Lonjakan Hasil Panen

    Berkah Zakat dan Pertanian Maju, Petani Bila Riase Sidrap Rasakan Lonjakan Hasil Panen

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 167
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Seorang petani di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, mengaku merasakan langsung peningkatan hasil produksi padi di era kepemimpinan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif. Pengakuan tersebut disampaikan H. Palewangi saat berbincang santai bersama rombongan Bupati Sidrap di sebuah gazebo pinggir jalan Desa Bila Riase, Selasa, 13 Januari 2025. Di hadapan […]

  • Bupati Syaharuddin Alrif Apresiasi Turnamen Basket Bupati Cup I, Beri Tantangan Hadiah Three Point

    Bupati Syaharuddin Alrif Apresiasi Turnamen Basket Bupati Cup I, Beri Tantangan Hadiah Three Point

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 538
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Turnamen Basket Bupati Cup I yang digelar di Gelanggang Usman Isa Pangkajene selama sepekan terakhir. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati saat menyaksikan laga penutup turnamen pada Senin (14/7/2025), yang juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Dandim 1420 Letkol […]

  • BAZNAS Enrekang Turun Langsung Layani 39 Warga di Panette

    BAZNAS Enrekang Turun Langsung Layani 39 Warga di Panette

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 46
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO-ID-‘ Zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tak sekadar dihimpun dan dicatat dalam angka. Di Kabupaten Enrekang, manfaatnya mulai dirasakan langsung masyarakat melalui layanan kesehatan gratis yang digelar BAZNAS Kabupaten Enrekang. beberapa hari lalu , minggu.( 4/10/2026) BAZNAS Enrekang hadir langsung diDusun Panette, Desa Lebang, Kecamatan Cendana, untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. […]

  • Kapolda Sulsel Buka Rakernis Korps Sabhara Jajaran Polda Sulsel T.A 2025

    Kapolda Sulsel Buka Rakernis Korps Sabhara Jajaran Polda Sulsel T.A 2025

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 350
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel), Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Sabhara Jajaran Polda Sulsel Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut melibatkan dua fungsi utama yakni Direktorat Samapta (Ditsamapta) dan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit), dan digelar di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Kamis (3/7/2025). […]

  • AMPU Gelar Audensi di DPRD Enrekang Terkait Lahan PTPN:  Sampaikan Aspirasi, Wakil Bupati Enrekang Temui Masyarakat.

    AMPU Gelar Audensi di DPRD Enrekang Terkait Lahan PTPN:  Sampaikan Aspirasi, Wakil Bupati Enrekang Temui Masyarakat.

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 349
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Aliansi Masyarakat Massenrempulu (AMPU) yang dipimpin oleh Ibu Rahma menggelar audensi di Kantor DPRD Enrekang, Selasa (2/9/2025). Audensi ini bertujuan menyampaikan keluhan dan aspirasi masyarakat terkait lahan yang sebelumnya dikelola oleh PTPN, namun hingga kini belum bisa digarap kembali oleh warga. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Enrekang H. Andi Tenri Liwang Latinro datang […]

expand_less