Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Delapan Peluru, Nol Barang Bukti! Operasi BNN Sulsel di Sidrap Berakhir Malu Total — Mobil Rental Ditembaki, Kini Dikembalikan!

Delapan Peluru, Nol Barang Bukti! Operasi BNN Sulsel di Sidrap Berakhir Malu Total — Mobil Rental Ditembaki, Kini Dikembalikan!

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Drama panjang kasus penembakan mobil di Sidrap akhirnya mencapai babak paling memalukan bagi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan. Setelah dua pekan berlalu sejak aksi brutal penembakan terhadap mobil rental warga Sidrap, BNN Sulsel akhirnya mengakui: mobil yang ditembaki itu bukan milik bandar narkoba, melainkan mobil usaha rental resmi.

Ya, benar. Setelah delapan peluru dilepaskan, dua di antaranya menembus bodi dekat tangki bahan bakar, barang bukti justru dikembalikan kepada pemilik sahnya, Hasdar — pengusaha rental kendaraan asal Dua Pitue, Sidrap. Operasi yang awalnya disebut-sebut “undercover buy” berujung jadi undercover fail.

Penyerahan mobil Mitsubishi Expander warna hitam DD 1368 XAR itu dilakukan secara diam-diam namun tetap disaksikan publik pada Rabu (22/10/2025) di Posko Resmob Polres Sidrap. Hadir pula keluarga Makmur Ibrahim, pria asal Siwa, Wajo, yang sempat ditahan selama tujuh hari tanpa status hukum yang jelas.

Hasdar, sang pemilik mobil, membenarkan bahwa pengembalian barang bukti dilakukan langsung oleh perwakilan BNNP Sulsel di hadapan sejumlah advokat dan saksi. “Mobil itu murni kendaraan rental, bukan mobil bandar seperti yang ramai diberitakan. Tuduhan itu salah besar,” tegasnya dengan nada kecewa.

Lebih mengejutkan lagi, salah satu personel BNNP Sulsel, Hilal, ikut mengonfirmasi hal yang sama di hadapan awak media.

“Memang banyak narasi di luar yang menyebut mobil itu milik bandar. Faktanya, itu mobil usaha rental. Kami hanya menyerahkan kembali kepada pemiliknya,” ucapnya tanpa ekspresi.

Pernyataan itu sontak membuat publik Sidrap dan netizen geger. Bagaimana tidak — sebuah lembaga sebesar BNN, yang seharusnya profesional dan berhati-hati dalam operasi lapangan, justru menembaki mobil warga tak bersalah dan kemudian mengembalikan barang bukti tanpa hasil apapun.

Sumber internal menyebut, operasi tersebut sebenarnya bagian dari skema undercover buy terhadap dugaan jaringan peredaran 94 butir ekstasi. Namun, skema itu kacau total di lapangan. Mobil yang ditarget ternyata bukan milik bandar, melainkan mobil sewaan yang dibawa penyewa biasa.

Akibatnya, tembakan demi tembakan dilepaskan ke arah kendaraan tanpa verifikasi matang, menimbulkan ketakutan warga di sekitar Desa Lainungan, Watang Pulu, Sidrap.

“Suara tembakan bertubi-tubi malam itu bikin panik warga. Kami kira ada perang,” kata seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

Publik menilai, insiden ini bukan sekadar kesalahan teknis, tapi cacat prosedural serius yang bisa berujung pada pelanggaran hak asasi. Bagaimana mungkin aparat penegak hukum bisa menembaki mobil warga tanpa bukti kuat, lalu hanya berkata “maaf, salah target”?

Tim advokat yang mendampingi keluarga Makmur Ibrahim menegaskan, BNN Sulsel wajib membuka seluruh kronologi secara terang benderang.

“Kita tidak bicara soal salah paham atau miskomunikasi. Ini nyawa orang, ini soal prosedur. Kalau benar ada pelanggaran SOP, harus ada pertanggungjawaban,” tegas salah satu advokat di lokasi.

Mereka juga menilai bahwa tindakan BNN Sulsel telah merusak citra lembaga sendiri. Operasi yang seharusnya membasmi narkoba malah menciptakan ketakutan dan trauma bagi masyarakat.

“Kalau begini caranya, siapa pun bisa jadi korban. Hari ini mobil rental, besok bisa mobil keluarga biasa yang ditembaki,” ujarnya tajam.

Kini, publik Sidrap menunggu langkah resmi dari BNNP Sulsel. Apakah akan ada evaluasi terbuka terhadap tim operasi? Atau kasus ini akan menguap begitu saja seperti peluru yang tak bertanggung jawab?

Yang jelas, kembalinya mobil rental itu menjadi simbol gagal totalnya operasi yang awalnya digadang-gadang sebagai keberhasilan besar pemberantasan narkoba.

BNN boleh berdalih “prosedur”, tapi publik sudah membaca: delapan peluru, nol barang bukti, dan satu nama lembaga yang tercoreng. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Sidrap Pimpin Rekonsiliasi Iuran Jaminan Kesehatan: Pastikan Kepesertaan ASN dan PPPK Akurat

    Sekda Sidrap Pimpin Rekonsiliasi Iuran Jaminan Kesehatan: Pastikan Kepesertaan ASN dan PPPK Akurat

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 301
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidenreng Rappang, Andi Rahmat Saleh, memimpin langsung kegiatan Rekonsiliasi Data Iuran Jaminan Kesehatan untuk Triwulan II Tahun 2025, Kamis (31/7/2025), yang berlangsung di ruang rapat Sekda Sidrap. Rekonsiliasi ini mencakup iuran wajib bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), iuran pemerintah daerah dan DPRD, serta iuran pegawai pemerintah dengan perjanjian […]

  • Polsek Maiwa Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III 

    Polsek Maiwa Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III 

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 313
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Dalam rangka mendukung program swasembada pangan, Polsek Maiwa yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Maiwa Akp abd. Samad, SH., MH didampingi anggota Polsek Maiwa bersama dengan Masyarakat Setempat melaksanakan penanaman jagung kuartal III dan penanaman jagung dilahan Perhutanan sosial dimana kegiatan kali ini dilaksanakan di Dusun Malino Desa Batumila Kec. Maiwa Kab. Enrekang. Kegiatan penanaman […]

  • Sinergi Hukum yang Mencerahkan Kemenkum Sulsel dan Enrekang Rancang Lompatan Legal

    Sinergi Hukum yang Mencerahkan Kemenkum Sulsel dan Enrekang Rancang Lompatan Legal

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 320
    • 0Komentar

    ENREKANG KABAR KITA.CO.ID – Kabupaten Enrekang menandai babak baru dalam penguatan tata kelola hukum melalui penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan. Kolaborasi strategis ini mencakup pembentukan produk hukum daerah, pembinaan masyarakat sadar hukum, serta pelayanan perlindungan hukum yang berkelanjutan. Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung di […]

  • Coklit Terbatas di Sidrap, Bawaslu Klarifikasi Data Pemilih Meninggal

    Coklit Terbatas di Sidrap, Bawaslu Klarifikasi Data Pemilih Meninggal

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 256
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidrap memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Coklit Terbatas (Coktas) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidrap. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam pemutakhiran daftar pemilih. Melalui Coktas, petugas KPU melakukan pencocokan dan penelitian data dengan mendatangi langsung rumah-rumah pemilih, terutama pada titik-titik sampel yang dinilai rawan […]

  • Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Kapolres Enrekang Salurkan Bansos  Warga Kurang Mampu

    Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Kapolres Enrekang Salurkan Bansos  Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Kapolres Enrekang Salurkan Bansos  Warga Kurang Mampu ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Semarak peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polres Enrekang menggelar kegiatan penyaluran bantuan sosial sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat. Penyaluran Bansos ini menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polres Enrekang dan difokuskan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti warga kurang mampu, […]

  • Mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelar Sosialisasi Belajar Menabung Sejak Usia Dini di Desa Ajubissue

    Mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelar Sosialisasi Belajar Menabung Sejak Usia Dini di Desa Ajubissue

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Sidrap.— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Belajar Tabung Menabung Sejak Usia Dini di tiga sekolah dasar yang berada di Desa Ajubissue, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis 13–15 Januari 2026, di SD 7 Otting, SD 8 Otting, dan SD […]

expand_less