Api Meluas Diterpa Angin, Sinergi TNI-Polri dan Damkar Padamkan Kebakaran Lahan 4 Hektare di Desa Sipatuo
- account_circle Basir
- calendar_month 34 menit yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PINRANG,KABAR KITA.CO.ID- Sinergitas TNI-Polri dari Kodim 1404/Pinrang dan Yonif 721) Makkasau dengan Polsek Patampanua bersama Damkar dan warga berhasil padamkan kebakaran lahan kosong seluas kurang lebih 4 hektare terjadi di Dusun Darabatu, Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Senin (24/08/2026)
Kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembakaran lahan oleh warga. Api kemudian merambat ke lahan kosong di sekitarnya akibat tiupan angin yang cukup kencang sehingga membuat kobaran api dengan cepat meluas.
Mendapat informasi tersebut, Babinsa Koramil 1404-05/Patampanua Kodim 1404/Pinrang, Serma Edi Purwanto bersama personel Yonif 721/Mks, Polsek Patampanua, Damkar, BPBD dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak 56 personel dikerahkan, terdiri dari 2 personel Koramil 1404-05/Patampanua, 14 personel Yonif 721/Mks, 2 personel Polsek Patampanua, 10 personel Damkar, 3 personel BPBD serta 25 orang masyarakat.
Selain personel, pemadaman juga didukung dua unit mobil pemadam kebakaran dan empat unit SPM untuk mempercepat proses penanganan di lokasi.
Berkat sinergi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 14.05 WITA. Proses pemadaman berlangsung aman dan terkendali.
Tidak terdapat korban jiwa maupun personel yang mengalami kerugian dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian materiel berupa lahan kosong yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 6 hektare.
Kehadiran personel TNI, Polri, Damkar, BPBD dan masyarakat dalam penanganan tersebut menjadi wujud nyata sinergitas dalam merespons kejadian kebakaran serta mencegah api meluas dan mengancam lingkungan maupun permukiman warga.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih saat kondisi angin cukup kencang, karena api dapat dengan mudah merambat dan sulit dikendalikan.(Ombass)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar