Bupati Syaharuddin Tegaskan Kesejahteraan Petani Prioritas Utama dalam Capaian 1 Juta Ton Gabah
- account_circle Iful -
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP,KBK — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa kesejahteraan petani menjadi fokus utama dalam upaya mencapai target produksi 1 juta ton gabah di Kabupaten Sidrap.
Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan tudang sipulung dalam rangka persiapan musim tanam (MT) II di Kolam Ikan Andi Ato, Talumae, Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan petani. Sejumlah kesepakatan penting pun dihasilkan, mulai dari penentuan jadwal tanam, penggunaan sarana produksi, hingga strategi peningkatan hasil panen.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Ibrahim, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Lurah Lautang Benteng A. Farahdiba, penyuluh pertanian, serta para petani setempat.
Dalam arahannya, Syaharuddin menegaskan bahwa target produksi 1 juta ton gabah bukan sekadar angka, melainkan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan taraf hidup petani.
“Target ini tidak hanya berorientasi pada angka produksi, tetapi bagaimana petani di Sidrap bisa hidup sejahtera, bahkan menjadi kaya dari sektor pertanian,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran vital sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat di Sidrap. Oleh karena itu, peningkatan produksi gabah dinilai sangat krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Mayoritas masyarakat kita bergantung pada sektor pertanian. Maka produksi gabah harus terus kita tingkatkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Syaharuddin menekankan pentingnya perubahan pola kerja dan peningkatan etos kerja petani. Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan faktor alam, tetapi juga kedisiplinan dan penerapan metode yang tepat.
“Kita perlu mengubah pola kerja menjadi lebih disiplin dan produktif. Etos kerja harus ditingkatkan agar hasil yang diperoleh maksimal,” tegasnya.
Ia juga memastikan pemerintah daerah akan terus hadir dalam mendukung kebutuhan petani, termasuk menampung dan menindaklanjuti berbagai aspirasi di lapangan.
“Kami siap menampung seluruh kebutuhan dan keluhan petani agar proses produksi berjalan optimal,” katanya.
Kegiatan tudang sipulung tersebut ditutup dengan aksi Bupati yang turun langsung ke sawah membajak lahan menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kehadiran orang nomor satu di Sidrap itu disambut antusias para petani, yang berharap langkah tersebut mampu memacu semangat dan meningkatkan produktivitas menuju target satu juta ton gabah.(GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar