Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Dibalik Karung Oranye: Polres Sidrap Bongkar Modus Baru Kurir Palsu Shopee Express, Puluhan Paket Raib”

“Dibalik Karung Oranye: Polres Sidrap Bongkar Modus Baru Kurir Palsu Shopee Express, Puluhan Paket Raib”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • visibility 1.324
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK— Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, kembali mengukir prestasi dalam pengungkapan kasus kriminal dengan modus baru yang menggemparkan dunia transaksi digital.

Seorang pria berinisial YSR (31), warga Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, diringkus Unit Resmob “Papa Jarang Pulang” (PPJP) setelah terbukti mencuri puluhan paket Shopee Express dan menipu para penerima dengan berpura-pura sebagai kurir resmi e-commerce ternama tersebut.

Kasus ini bukan hanya menjadi bahan perbincangan warga, tetapi juga membuka mata publik tentang kerentanan sistem pengantaran digital yang kini menjadi tulang punggung aktivitas belanja daring masyarakat Indonesia.

Peristiwa bermula pada Selasa, 7 Oktober 2025, di Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti.
Seorang kurir Shopee Express bernama Firman menitipkan satu karung berisi 38 paket di rumah warga setempat karena harus melanjutkan pengantaran ke wilayah lain.

Namun saat ia kembali beberapa saat kemudian, karung berwarna oranye khas Shopee itu telah lenyap.
Kecurigaan warga pun muncul, hingga akhirnya rekaman CCTV masjid terdekat menjadi petunjuk penting. Dalam video berdurasi sekitar dua menit itu, tampak seorang pria mengendarai sepeda motor berhenti, menenteng karung tersebut, lalu tancap gas meninggalkan lokasi.

Perusahaan ekspedisi pun melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian, dengan estimasi kerugian mencapai Rp4,2 juta.

Tak butuh waktu lama bagi Tim PPJP Resmob Polres Sidrap yang dipimpin oleh IPTU Junaedy Khadafi, SH, MH untuk mengendus keberadaan pelaku.
Melalui serangkaian penyelidikan intensif dan analisis CCTV, tim berhasil mengidentifikasi pelaku dan meringkusnya pada Sabtu, 11 Oktober 2025 di kediamannya di Desa Sereang.

Dari penggeledahan di lokasi, petugas menemukan belasan paket Shopee Express yang belum sempat dijual atau dikembalikan—disembunyikan dengan rapi di kandang ayam di belakang rumah pelaku.

Lebih mengejutkan lagi, hasil interogasi mengungkapkan bahwa YSR tidak hanya mencuri, tapi juga mengantarkan sebagian paket ke alamat penerima dan berpura-pura menjadi kurir resmi, lalu meminta uang ongkir tunai kepada pelanggan.

Dalam keterangannya kepada penyidik, YSR mengaku sudah hafal prosedur pengiriman Shopee Express karena pernah bekerja serabutan membantu kurir di masa lalu.
Ia memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk berpura-pura menjadi kurir sah—lengkap dengan jaket oranye dan ponsel yang menampilkan tampilan mirip aplikasi kurir.

“Pelaku meminta uang tunai kepada penerima dengan alasan ongkos kirim tambahan, padahal seluruh pembayaran sudah dilakukan secara online,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Setiawan Suratno, SIK, SH.

Diketahui pula, YSR merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang baru bebas beberapa bulan lalu.
Ia mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena terlilit utang dan tergoda oleh peluang cepat mendapat uang.

Menanggapi kasus tersebut, Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, SH, SIK, MH, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kurir palsu dan tidak langsung percaya jika diminta pembayaran di luar aplikasi.

“Pastikan setiap transaksi tercatat di aplikasi resmi. Jangan serahkan uang tunai tanpa bukti digital dan selalu periksa identitas kurir,” tegas Fantry.

Ia juga menambahkan bahwa kejahatan seperti ini tidak lagi sekadar pencurian biasa, melainkan penipuan terencana yang mengancam kepercayaan masyarakat terhadap sistem logistik digital.

Kasus YSR membuka fakta baru tentang celah pengawasan dalam sistem pengantaran pihak ketiga.
Beberapa kurir di lapangan mengakui, praktik penitipan paket di rumah warga memang kerap dilakukan karena keterbatasan waktu, cuaca, atau kendala operasional.

Namun kebiasaan tersebut ternyata menjadi pintu masuk bagi pelaku kriminal untuk memanfaatkan situasi.

Seorang sumber internal Shopee Express di Makassar (yang enggan disebut namanya) mengatakan bahwa pengawasan terhadap pergerakan karung paket masih manual dan tidak real-time.

“Begitu satu karung berpindah tangan tanpa sistem pelacakan digital, risikonya besar. Bisa hilang tanpa jejak,” ujarnya.

Pakar keamanan digital asal Makassar, Ir. Andi Rahman, M.Kom, menilai kasus ini menjadi alarm bagi seluruh perusahaan e-commerce di Indonesia.

“Satu kejadian seperti ini bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem belanja online. Bukan hanya Shopee, tapi seluruh platform e-commerce ikut terdampak,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat kini mulai sadar bahwa keamanan digital bukan hanya di dunia maya, tetapi juga di lapangan fisik pengantaran.
Kombinasi antara pencurian klasik dan penipuan berbasis aplikasi seperti ini disebutnya sebagai “hybrid crime” — bentuk baru kejahatan di era digitalisasi ekonomi.

Dari kasus ini, ada beberapa pelajaran penting:

  1. Perusahaan logistik wajib meningkatkan sistem pelacakan paket dan menambah pengawasan di lapangan.
  2. Kurir resmi perlu dibekali SOP tegas agar tidak meninggalkan paket di rumah warga tanpa pengawasan.
  3. Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan uang atau data pribadi kepada kurir yang tidak terverifikasi.

Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan kejanggalan dalam pengiriman.

Atas perbuatannya, YSR dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Penyidik masih mendalami apakah pelaku memiliki jaringan atau bekerja sama dengan pihak lain yang memanfaatkan data pengiriman.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menunjukkan bahwa ancaman kriminal di era digital tidak selalu terjadi di layar ponsel, tapi juga di jalan-jalan kecil tempat paket berpindah tangan.

Pengungkapan kasus “kurir palsu Shopee Express” di Sidrap menjadi peringatan keras bahwa teknologi tanpa pengawasan manusia yang kuat tetap memiliki celah.
Ketika kepercayaan menjadi korban, maka seluruh ekosistem digital ikut terguncang.
Kini, tanggung jawab menjaga kepercayaan publik bukan hanya di tangan perusahaan e-commerce, tapi juga di pundak semua pihak — kurir, aparat, dan konsumen. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panas Terik Matahari Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD ke-129 Kodim 1404/Pinrang dan Warga Kerjakan Sasaran Fisik

    Panas Terik Matahari Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD ke-129 Kodim 1404/Pinrang dan Warga Kerjakan Sasaran Fisik

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID-_ Panas terik matahari yang menyelimuti lokasi TMMD ke-129 di Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, tidak mengurangi semangat personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 1404/Pinrang bersama warga dalam mengerjakan sasaran fisik, Selasa (21/07/2026). Sejak pagi, personel TNI dan masyarakat bahu-membahu mengerjakan berbagai sasaran fisik TMMD. Dengan semangat gotong royong, mereka tetap bekerja meski cuaca […]

  • Mengambil Tindakan Cepat  Sejumlah Ternak Kambing Mati Mendadak Kelompok Binaan Baznas Enrekang di Dua Lokasi,

    Mengambil Tindakan Cepat  Sejumlah Ternak Kambing Mati Mendadak Kelompok Binaan Baznas Enrekang di Dua Lokasi,

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 87
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID– Sejumlah ternak kambing binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang dilaporkan mati secara mendadak beberapa waktu di dua lokasi berbeda. Kejadian ini sontak menjadi perhatian serius pihak pengelola. Kematian beberapa kambing tersebut terjadi di Balai Ternak Situru Buntu Pare, Desa Patongloan, dan Kelompok Balai Ternak Mammesa, Desa Benteng Alla, Kecamatan Baroko. […]

  • Satgas TMMD ke-129 Kodim 1404/Pinrang Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Tanratuo

    Satgas TMMD ke-129 Kodim 1404/Pinrang Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Tanratuo

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID_ Satgas TMMD ke-129 Kodim 1404/Pinrang menggelar penyuluhan bahaya narkoba sebagai salah satu sasaran nonfisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), kepada Siswa-siswi MTs DDI Malgawi Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Senin (20/07/2026). Pembawa materi penyuluhan, Kapolsek Cempa Iptu Hamka, S. Pd., menyampaikan bahwa tujuan penyuluhan sebagai upaya memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan […]

  • Pemkab Enrekang Gelar Coffee Morning Awali Tahun 2026

    Pemkab Enrekang Gelar Coffee Morning Awali Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 141
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID<span;>— Mengawali tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Enrekang menggelar kegiatan Coffee Morning bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Bupati Enrekang, Selasa (6/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga dan Wakil Bupati Enrekang Andi Tenri Liwang, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Enrekang Zulkarnain Kara, serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah […]

  • Bupati Sidrap Lepas Tim Sepak Bola Pra Porprov ke Sinjai: “Mental Juara Harus Jadi Modal Utama”

    Bupati Sidrap Lepas Tim Sepak Bola Pra Porprov ke Sinjai: “Mental Juara Harus Jadi Modal Utama”

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 459
    • 0Komentar

    SIDRAP,KBK — Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, secara resmi melepas Tim Sepak Bola Pra Porprov Askab PSSI Sidrap di ruang kerjanya, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Jumat (1/8/2025). Tim ini akan berlaga pada ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) di Kabupaten Sinjai, yang akan berlangsung 5–12 Agustus mendatang. Sebanyak 30 pemain muda […]

  • Kapolres Enrekang Beserta Staf dan Bhayangkari Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

    Kapolres Enrekang Beserta Staf dan Bhayangkari Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 61
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID—Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran staf dan Bhayangkari Cabang Enrekang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Enrekang, Melalui siaran Pers Sihumas di Mapolres Enrekang. Rabu (27/05/2026) Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian, kedekatan, dan silaturahmi Polres Enrekang kepada masyarakat […]

expand_less