Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GEMA ERUT Gelar Aksi Evaluasi 100 Hari Kerja Bupati Enrekang: Desak Perbaikan Infrastruktur dan Transparansi Jaminan Gagal Panen.

GEMA ERUT Gelar Aksi Evaluasi 100 Hari Kerja Bupati Enrekang: Desak Perbaikan Infrastruktur dan Transparansi Jaminan Gagal Panen.

  • account_circle Basir
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 481
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID– Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Enrekang Utara (GEMA ERUT) menggelar aksi unjuk rasa terkait 100 hari kerja Bupati Enrekang yang dinilai lamban serta kebijakan yang belum jelas sesuai visi misi sejauh ini  di depan kantor Bupati Enrekang , Sulawesi Selatan, Kamis (26/06/2025)

Puluhan massa Aksi GEMA ERUT sempat melakukan blokade jalan dan pembakaran Ban sebagai bentuk kekecewaan terhadap Bupati Enrekang dan Wakil Bupati Enrekang tidak berada di kantor bupati dengan alasan keduanya kunjungan keluar daerah.

Indra Wijaya selaku jendral lapangan dalam orasinya menyampaikan bahwa, aksi ini merupakan respons atas lambannya kinerja pemerintah daerah dalam menjawab persoalan mendasar yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya di wilayah Enrekang Utara.

Dalam aksi tersebut, GEMA ERUT membawa dua tuntutan utama yang mencerminkan kondisi nyata di lapangan diantanranya mendesak perbaikan infrastruktur ruas jalan Malauwwe – Tallu Bamba yang kondisinya sudah lama rusak parah namun belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan juga menuntut transparansi mekanisme jaminan gagal panen yang seharusnya menjadi pelindung bagi petani justru dinilai tidak jelas implementasinya.

“ kami sangat berharap  Program gagal panen bisa di realisasikan nantinya oleh bupati enrekang dan bukan hanya janji populis saja saat momen kampanye . Apalagi masyarakat enrekang mayoritas petani dan program ini sangat efektif jika dijalankan di kabupaten enrekang dengan kondisi cuaca ekstrem dan serangan hama  yang kerap terjadi membuat petani mengalami kerugian besar tanpa jaminan” ucapnya

Ironisnya lagi, sikap Bupati Enrekang  dan wakil bupati enrekang sangat disayangkan yang tidak bersedia menemui massa aksi untuk berdialog langsung  dengan alasan keduanya secara bersamaan keluar kota  dan keluar daerah .

“Kami datang dengan itikad baik untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. Namun sangat disayangkan, Bupati dan wakil bupati Kabupaten Enrekang justru memilih untuk menghindar dan tidak berani berdiskusi, terutama terkait isu gagal panen yang sangat krusial bagi petani,”* tegas Indra Wijaya.

Tak cuma itu, GEMA ERUT menilai bahwa 100 hari pertama pemerintahan ini belum menunjukkan langkah konkret dalam menyelesaikan masalah-masalah mendasar yang menyangkut kesejahteraan masyarakat yang tidak sejalan dengan tagline enrekang Sejahtra.

Aksi ini menjadi bentuk peringatan bahwa masyarakat tidak tinggal diam terhadap ketidakadilan dan kelambanan kinerja birokrasi.

“Kami juga menyerahkan dokumen tuntutan kepada pihak perwakilan kantor Bupati dan meminta agar pemerintah segera membuka ruang dialog terbuka dan menindaklanjuti dua poin tuntutan tersebut secara serius dan juga dengan tegas bahwa aksi ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengawalan lebih luas terhadap kebijakan dan kinerja pemerintah daerah ke depan”tutur indra nama sapaanya.(**)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres AKBP Hari Budiyanto Terima Penghargaan pada Peringatan HUT ke-66 Massenrempulu Kabupaten Enrekang 

    Kapolres AKBP Hari Budiyanto Terima Penghargaan pada Peringatan HUT ke-66 Massenrempulu Kabupaten Enrekang 

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 90
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID— Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Bumi Massenrempulu menjadi momen istimewa bagi Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., yang menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Enrekang. Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung khidmat di ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Sabtu (11/04/2026). Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Kapolres Enrekang selama satu […]

  • UNIMEN Kembali Cetak Doktor Baru, Dian Firdiani Angkat Riset Pembelajaran Biologi Berbasis Augmented Reality

    UNIMEN Kembali Cetak Doktor Baru, Dian Firdiani Angkat Riset Pembelajaran Biologi Berbasis Augmented Reality

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MAKASSAR.KABAR KITA.CO.ID— Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali menambah jumlah doktor sebagai bagian dari komitmen memperkuat reputasi institusi sebagai perguruan tinggi unggul. Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UNIMEN, Dian Firdiani, resmi dikukuhkan sebagai doktor setelah menjalani sidang promosi doktor yang digelar di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Selasa (19/5/2026). Dalam sidang promosi tersebut, Dian […]

  • Aliansi Lingkar Tambang Enrekang Kecewa, Polisi Dinilai Berpihak ke Investor

    Aliansi Lingkar Tambang Enrekang Kecewa, Polisi Dinilai Berpihak ke Investor

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 133
    • 0Komentar

    ENREKANG, KBK — Rencana tambang emas di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, kembali menuai penolakan. Kali ini, Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang menyampaikan kekecewaan terhadap jajaran Polres Enrekang yang dinilai mendampingi pihak investor mengambil sampel di wilayah konsesi yang selama ini ditolak warga. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (30/3/2026) di wilayah Kecamatan Cendana dan Kecamatan Enrekang. Kehadiran […]

  • Puluhan Guru Ikuti Workshop Administrasi Sekolah Digital; Pemateri dari KCD Dikbud Sulsel, Kadis Dikbud Enrekang, dan Akademisi UNM

    Puluhan Guru Ikuti Workshop Administrasi Sekolah Digital; Pemateri dari KCD Dikbud Sulsel, Kadis Dikbud Enrekang, dan Akademisi UNM

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 131
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID — Sekitar 50 guru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Enrekang mengikuti Workshop Administrasi Sekolah Digital yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Minggu (2/8/2026). Workshop ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Makassar (UNM) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Enrekang. Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan […]

  • TMMD Menjadi Karya Bhakti Nyata Menggerakan Pembangunan untuk Masyarakat

    TMMD Menjadi Karya Bhakti Nyata Menggerakan Pembangunan untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 308
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang digelar Kodim 1419/Enrekang. Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” dan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Dusun Kota, Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, Rabu (23/07/2025). Dalam sambutannya selaku Inspektur Upacara Pembukaan TMMD ke-125, Bupati Enrekang saat mengungkapkan rasa […]

  • “Malam Berdarah di Lainungan: Tembakan Gelap, Ancaman, dan Skenario Busuk di Balik Operasi BNN Sulsel”

    “Malam Berdarah di Lainungan: Tembakan Gelap, Ancaman, dan Skenario Busuk di Balik Operasi BNN Sulsel”

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 247
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Bau mesiu di malam pekat itu bukan sekadar sisa letusan peluru. Ia berubah menjadi aroma busuk kebohongan dan ketakutan yang hingga kini belum lenyap dari Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang. Selasa, 14 Oktober 2025, sekitar pukul 00.30 WITA, langit Lainungan yang biasanya tenang mendadak meledak oleh suara senjata. Warga […]

expand_less