Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gerak Cepat Polisi Sidrap Ungkap Kasus Anirat di Sawah: Ayah Diserang Brutal oleh Tetangga, Satu Pelaku Serahkan Diri, Satu Lagi Diburu

Gerak Cepat Polisi Sidrap Ungkap Kasus Anirat di Sawah: Ayah Diserang Brutal oleh Tetangga, Satu Pelaku Serahkan Diri, Satu Lagi Diburu

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 279
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Aksi penganiayaan berat (Anirat) kembali menggemparkan warga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kali ini, peristiwa berdarah itu terjadi di area persawahan Dusun Simpo, Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Jumat (17/10/2025) pagi.

Korban bernama Lasennang (56), warga Desa Sipodeceng, dianiaya secara brutal oleh dua pelaku yang masih memiliki hubungan bertetangga dengannya, yakni Lago (45) dan anaknya Fian (20). Insiden ini terjadi sekitar pukul 07.00 Wita dan berlangsung sangat cepat di tengah sawah, saat korban sedang beraktivitas.

Menurut informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kejadian bermula ketika pelaku Lago dan anaknya datang ke lokasi sawah dengan mengendarai sepeda motor. Tanpa banyak bicara, keduanya langsung menyerang korban menggunakan sebilah parang. Korban yang tak sempat menghindar mengalami luka bacok cukup parah di bagian leher, lutut, dan kedua kaki.

“Korban sempat berteriak minta tolong, namun karena lokasi kejadian jauh dari permukiman, warga baru berdatangan setelah pelaku kabur dari tempat kejadian,” ungkap salah satu saksi mata di sekitar lokasi.

Korban yang bersimbah darah segera dilarikan ke RS Adinda Rappang oleh warga setempat untuk mendapatkan perawatan intensif. Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan berkat tindakan cepat warga dan pihak medis.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Baranti yang mendapat laporan langsung bergerak cepat (Gercep) menuju tempat kejadian perkara (TKP). Personel Unit Reskrim yang dibackup oleh Tim Resmob Polres Sidrap segera melakukan olah TKP dan pengejaran terhadap para pelaku.

Kapolsek Baranti, AKP Zakaria, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan awal, diduga motif penganiayaan ini dipicu oleh masalah sepele terkait kayu penahan jaring itik milik pelaku yang dituduh dirusak oleh korban.

“Dari keterangan sementara, pelaku Lago merasa tersinggung karena menuduh korban merusak kayu penahan jaring itiknya. Emosi tak terkendali, dia bersama anaknya langsung mendatangi korban di sawah dan melakukan penganiayaan,” jelas AKP Zakaria.

Namun demikian, setelah sempat melarikan diri, pelaku utama Lago akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Tiroang sekitar pukul 11.00 Wita, atau hanya beberapa jam setelah kejadian. Sementara itu, anaknya, Fian, masih dalam pencarian tim gabungan yang terdiri dari Resmob Polres Sidrap dan personel Polsek Baranti.

“Pelaku Lago saat ini sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk parang yang digunakan untuk menyerang korban, serta mengambil keterangan beberapa saksi di TKP,” tambahnya.

Salah satu saksi, Atta (60), warga sekitar yang pertama kali melihat korban terkapar di sawah, mengaku kaget dengan kejadian tersebut. “Saya tidak menyangka bisa sampai seperti itu, karena selama ini hubungan mereka biasa-biasa saja. Hanya karena masalah itik, sampai tega menyerang,” ujarnya sedih.

Kasus ini kini dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Sidrap untuk memastikan peran masing-masing pelaku dan menelusuri kemungkinan adanya pemicu lain di balik peristiwa tersebut.

Kapolres Sidrap, melalui Kasatreskrim, juga mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan secara musyawarah dan tidak dengan kekerasan. “Kami mengingatkan bahwa tindakan main hakim sendiri hanya akan menimbulkan penyesalan dan konsekuensi hukum berat. Polisi akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan di wilayah hukum Sidrap,” tegasnya.

Kini, warga berharap agar korban segera pulih dan kasus ini bisa menjadi pelajaran agar konflik antarwarga, sekecil apa pun, tidak lagi diselesaikan dengan cara kekerasan. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Hari Kartini, Wabup Nurkanaah Ajak Perempuan Sidrap Lebih Aktif Berkontribusi

    Semangat Hari Kartini, Wabup Nurkanaah Ajak Perempuan Sidrap Lebih Aktif Berkontribusi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, untuk mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan saat ia menghadiri kegiatan halalbihalal keluarga besar Forum Kreatif Cipta Cendikia di rumah jabatan Wakil Bupati, Pangkajene, Selasa malam (21/4/2026). Dalam sambutannya, Nurkanaah menegaskan pentingnya menjaga semangat perjuangan perempuan sebagai […]

  • Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Uterus
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • BAZNAS Enrekang Catat Tren Baru, Kontribusi ZIS Masyarakat Umum Capai Hampir Setara ASN

    BAZNAS Enrekang Catat Tren Baru, Kontribusi ZIS Masyarakat Umum Capai Hampir Setara ASN

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 288
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID–Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang mencatat pergeseran sumber pendanaan yang signifikan. Kini, dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola tidak lagi hanya bertumpu pada Aparatur Sipil Negara (ASN), melainkan telah merata dari masyarakat umum. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan I BAZNAS Enrekang, Ilham Kadir. Menurutnya, tren pengumpulan ZIS dalam lima tahun […]

  • KMP UMI Desak Pencopotan Kasatpol PP Kabupaten Pinrang

    KMP UMI Desak Pencopotan Kasatpol PP Kabupaten Pinrang

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 781
    • 0Komentar

    PINRANG, KABARKITA – Kerukunan mahasiswa Pinrang (KMP) UMI dengan ini menyampaikan pernyataan sikap terkait tindakan tidak profesional dan represif yang dilakukan oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pinrang (13/06/2025). Kami menilai bahwa Kasatpol PP Pinrang telah gagal menjalankan fungsi kepemimpinan dan pengawasan terhadap anggotanya. Hal ini terbukti dengan terjadinya tindakan kekerasan dan […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan, Sidrap dan Tomohon Teken MoU Kerja Sama Perdagangan Komoditas Unggulan

    Perkuat Ketahanan Pangan, Sidrap dan Tomohon Teken MoU Kerja Sama Perdagangan Komoditas Unggulan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 357
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kota Tomohon, Sulawesi Utara, resmi menjalin kerja sama antar daerah dalam bidang pemenuhan kebutuhan pangan strategis. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Hyatt Hotel Makassar, Kamis (17/7/2025). Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam mendorong sinergi lintas daerah […]

  • Moment 1 Juli Hut Bhayangkara Ke-79, Aliansi Advokasi Tambang (ALANG) Meminta Kapolres Pinrang Untuk Melakukan Evaluasi Kepada Kanit Yang Menangani Kasus Tambang

    Moment 1 Juli Hut Bhayangkara Ke-79, Aliansi Advokasi Tambang (ALANG) Meminta Kapolres Pinrang Untuk Melakukan Evaluasi Kepada Kanit Yang Menangani Kasus Tambang

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 696
    • 0Komentar

    PINRANG, KABARKITA – Selasa 1 juli 2025 merupakan momentum sakral di karenakan tanggal tersebut adalah sejarah penting lahirnya nama Bhayangkara yang di gagas oleh Patih Gajah Mada untuk menjaga keamanan dan keselamatan Rakyat. Dengan momentum sakral inilah Aliansi Advokasi Tambang (Alang) mengapresiasi kinerja Polri terkhusus kepada Kapolres Pinrang AKBP Edi Sabhara Manggabarani atas keseriusannya dalam […]

expand_less