Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua Yayasan As’adiyah Siap Usut Oknum Aparat yang Diduga Bekingi Mafia Tanah Wakaf

Ketua Yayasan As’adiyah Siap Usut Oknum Aparat yang Diduga Bekingi Mafia Tanah Wakaf

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Bunyamin M. Yapid, menegaskan pihaknya akan menelusuri dan mengusut oknum aparat yang diduga membekingi praktik mafia tanah terkait sengketa lahan milik pesantren tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Bunyamin yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Agama RI pada Kamis malam, 12 Maret 2026, usai keluarnya putusan perkara di Pengadilan Negeri Sengkang terkait gugatan atas lahan yang selama ini dikelola oleh Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah.

Menurutnya, putusan pengadilan tersebut menjadi bukti bahwa klaim pihak penggugat tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Ia menegaskan bahwa sejak puluhan tahun lalu lahan tersebut telah dikenal sebagai milik As’adiyah dan dikelola untuk kepentingan pesantren.

“Mafia tanah ini sebenarnya sudah mengetahui bahwa sejak tahun 1982 lahan tersebut adalah milik As’adiyah dan selama ini aman, tidak pernah ada yang mengganggu. Karena itu putusan ini sangat tepat,” tegas Bunyamin.

Dalam perkara tersebut, dua orang penggugat yakni Nafisa Binti Ballobo dan Jidek Bin Muhammad mengajukan gugatan terhadap Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah serta beberapa pihak lain terkait tanah sawah yang menjadi objek sengketa di wilayah Kecamatan Maniangpajo, Wajo.

Objek sengketa tersebut berupa puluhan petak sawah dengan luas sekitar 4,89 hektare yang diklaim oleh penggugat sebagai bagian dari harta peninggalan keluarga.

Namun setelah melalui proses persidangan, majelis hakim menyatakan gugatan para penggugat tidak dapat diterima karena dinilai cacat secara formil dan tidak memenuhi syarat-syarat hukum yang jelas.

Dalam dokumen persidangan juga disebutkan bahwa para penggugat sebenarnya telah lama mengetahui lahan tersebut berada dalam penguasaan Yayasan As’adiyah. Bahkan, hasil panen dari lahan itu telah diserahkan kepada pihak yayasan sejak tahun 1980-an.

Bunyamin menilai kemunculan klaim baru terhadap tanah wakaf tersebut merupakan bagian dari praktik mafia tanah yang mencoba memanfaatkan situasi dengan mengganggu aset lembaga pendidikan Islam yang telah lama berdiri di Sengkang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras memperjuangkan hak yayasan di pengadilan, termasuk tim wakaf yang selama ini mengawal dokumen dan data kepemilikan tanah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Haji Herman yang menangani bagian wakaf bersama seluruh tim yang telah berjuang menjaga aset umat ini,” ujarnya.

Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya kemenangan yayasan semata, tetapi juga kemenangan bagi umat dan para santri yang selama ini bergantung pada keberadaan aset wakaf tersebut untuk mendukung kegiatan pendidikan dan dakwah.

Ke depan, Yayasan As’adiyah yang telah lebih dari satu abad berkontribusi bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara memastikan akan terus menjaga serta mengamankan seluruh aset wakaf agar tidak kembali menjadi sasaran pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami akan telusuri siapa saja oknum yang bermain di belakang perkara ini. Jika ada aparat yang membekingi mafia tanah, tentu akan kami usut,” tegas Bunyamin.

“Hidup ini sudah banyak masalah, jangan cari masalah lagi, apalagi dengan pondok pesantren As’adiyah,” tambahnya.

Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar menghormati tanah wakaf dan tidak mencoba mengambil hak lembaga pendidikan Islam yang selama puluhan tahun telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kodim 1419/Enrekang Gelar Upacara Bendera Bentuk Nilai-Nilai Kebangsaan Dan Kedisiplinan.

    Kodim 1419/Enrekang Gelar Upacara Bendera Bentuk Nilai-Nilai Kebangsaan Dan Kedisiplinan.

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 84
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Kodim 1419/Enrekang melaksanakan upacara bendera rutin pada hari Senin, 06 April 2026, bertempat di Lapangan Upacara Makodim 1419/Enrekang, Jln. Pahlawan No.12, Lingkungan Talaga, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. Upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib, diikuti oleh seluruh personel militer dan PNS Kodim 1419/Enrekang sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan serta meningkatkan […]

  • Kajati Sulsel Lantik Wakajati dan Pejabat Baru: Tegaskan Amanah, Integritas, dan Profesionalisme

    Kajati Sulsel Lantik Wakajati dan Pejabat Baru: Tegaskan Amanah, Integritas, dan Profesionalisme

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 386
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KBK – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Dr. Agus Salim, SH, MH, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel serta sejumlah pejabat struktural lainnya dalam lingkungan Kejati dan Kejari se-Sulawesi Selatan. Prosesi berlangsung khidmat di Aula Kantor Kejati Sulsel, Kamis (24/7/2025). Pelantikan ini menjadi bagian dari proses […]

  • Kejari Sidrap Tahan Tiga Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Senilai Rp728 Juta

    Kejari Sidrap Tahan Tiga Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Senilai Rp728 Juta

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 588
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang (Kejari Sidrap) resmi menahan tiga mantan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sidrap terkait dugaan korupsi dana hibah tahun anggaran 2022–2024. Penahanan dilakukan tepat pada momentum peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), Selasa (9/12/2025). Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap, Adhi Kusumo Wibowo, SH, MH, dalam rilis pers di kantor […]

  • Bupati Sidrap Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 66 di Puncak Mario

    Bupati Sidrap Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 66 di Puncak Mario

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SIDRAP — Di sela-sela agenda pemerintahan yang padat, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyempatkan diri meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 66 di Puncak Mario, Kabupaten Sidrap, pada Sabtu (18/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Nasruddin Waris, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan […]

  • H. Purmadi Muin: Kami Ingin SMSI Jadi Rumah Besar Pers di Sidrap

    H. Purmadi Muin: Kami Ingin SMSI Jadi Rumah Besar Pers di Sidrap

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 263
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) resmi melebarkan sayapnya di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kehadiran organisasi ini menandai babak baru bagi media siber di Bumi Nene Mallomo yang kini memiliki wadah resmi untuk tumbuh, berkolaborasi, dan memperjuangkan independensi pers di era digital. Ketua SMSI Sidrap, H. Purmadi Muin, S.H., menyebut kehadiran SMSI bukan […]

  • Bupati dan Wabup Sidrap Pantau Persiapan HUT Daerah

    Bupati dan Wabup Sidrap Pantau Persiapan HUT Daerah

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 106
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK  — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah memantau kesiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Daerah di Kantor DPRD Sidrap, Sabtu (14/2/2026). Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan agenda peringatan HUT yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Februari berjalan optimal. Turut hadir Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, […]

expand_less