Lift RSUD Nemal Macet Saat Listrik Padam, Staf Terjebak Selama Dua Jam
- account_circle Iful -
- calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
- visibility 335
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Suasana RSUD Nene Mallomo (Nemal) Sidrap mendadak berubah mencekam pada Jumat petang, 18 Juli 2025, setelah seorang staf rumah sakit terjebak di dalam lift selama lebih dari dua jam akibat pemadaman listrik bergilir dari PLN.
Korban bernama Diana, staf bagian kelengkapan konsumsi rumah sakit, tengah mengantar makanan pasien ke ruang perawatan Ibu dan Anak (Instalasi KIA) di lantai dua. Sekitar pukul 17.20 WITA, terjadi pemadaman listrik pertama yang diikuti dengan penyalaan genset otomatis rumah sakit.
Namun pada pukul 17.45 WITA, pemadaman kedua kembali terjadi secara mendadak, menyebabkan gangguan sistem kelistrikan. Aliran listrik dari genset yang sebelumnya stabil tiba-tiba berpindah ke jaringan PLN yang belum pulih sepenuhnya. Akibatnya, sistem lift mengalami error, dan pintu tidak terbuka secara otomatis setelah lift mencapai lantai dasar. Diana pun terperangkap di dalam lift dalam kondisi tanpa ventilasi memadai.
Ketegangan pun menyelimuti area rumah sakit. Suara ketukan dari dalam lift terdengar samar. Beberapa pegawai bersama petugas keamanan segera bergerak melakukan upaya penyelamatan. Mereka menggunakan alat seadanya untuk membuka celah pintu lift, mencoba mengalirkan udara dan menenangkan Diana yang mulai panik.

Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Suasana di sekitar lokasi lift dipenuhi kecemasan. Beberapa pengunjung rumah sakit tampak menyaksikan upaya tersebut dengan tegang, sebagian lainnya turut melantunkan doa.
Sekitar pukul 19.50 WITA, tim teknis rumah sakit akhirnya berhasil melakukan reset sistem lift. Pintu lift berhasil dibuka perlahan, dan Diana dikeluarkan dalam kondisi selamat meskipun tampak kelelahan dan syok.
“Kami sangat bersyukur tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk. Ini menjadi pelajaran penting untuk peningkatan sistem keamanan, terutama saat kondisi listrik tidak stabil,” ujar salah satu petugas rumah sakit.
Pascainsiden ini, manajemen RSUD Nemal berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur teknis, khususnya sistem kelistrikan dan operasional lift. Mereka juga menyatakan pentingnya kehadiran sistem darurat cadangan (emergency backup system) yang andal, khususnya di fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit.
Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi seluruh institusi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan antisipasi terhadap risiko teknis saat terjadi pemadaman, agar keselamatan tenaga medis, staf, dan pasien tetap terjamin.(GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar