Panen Raya Semangka Tanpa Biji, Sidrap Perkuat Ketahanan Pangan dan Hortikultura Daerah
- account_circle Iful -
- calendar_month Kamis, 18 Des 2025
- visibility 109
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP, KBK — Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam memperkuat ketahanan pangan daerah kembali ditunjukkan melalui panen raya semangka tanpa biji bersama Kelompok Tani Tunas Muda di Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan komoditas pertanian unggulan sekaligus meningkatkan produksi hortikultura yang bernilai ekonomis bagi petani.
Panen raya ini turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Sidrap Muhammad Fajri Salman, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) yang diwakili Kabid Tanaman Pangan Gazali Thayyib, Kabid Penyuluhan H. Muh. Zainal, Kabid Bina Manfaat PSDA Abdul Rahman, serta Kabid Pengembangan Sumber Daya Air PSDA Munas.
Hadir pula Kabid Humas IKP Diskominfo Sidrap Achmad Dagri, Camat Watang Pulu Masyur, Lurah Uluale, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), gabungan kelompok tani (Gapoktan), tokoh masyarakat, tokoh petani, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa keberhasilan panen semangka tanpa biji ini merupakan hasil dari niat baik dan kerja kolektif antara pemerintah dan petani dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan.
“Panen semangka hari ini adalah sebuah berkah. Ketika niat kita adalah membantu agama dan masyarakat, Insya Allah hasil produksi pertanian kita akan terus meningkat,” ujar Syaharuddin.
Ia juga mendorong para petani agar terus berinovasi dan kreatif dalam mengelola lahan pertanian, khususnya dalam rangka memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidrap.
“Saya berharap lahan-lahan pertanian yang ada bisa dimaksimalkan dengan menanam semangka, tomat, cabai, serta berbagai jenis buah lainnya. Ini peluang besar untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendukung program pemerintah,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Syaharuddin Alrif turut memaparkan capaian peningkatan produksi pangan di Kabupaten Sidrap yang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
“Alhamdulillah, hasil pertanian kita terus meningkat. Pada tahun 2024 produksi gabah Sidrap berada di angka sekitar 440 ribu ton. Setelah kita bekerja bersama BPP, PPL, petani, Bhabinkamtibmas, dan TNI, produksi gabah meningkat menjadi sekitar 556 ribu ton sepanjang tahun 2025. Ini adalah buah dari kerja keras kita semua,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peningkatan produksi tidak hanya terjadi pada komoditas padi, tetapi juga jagung, telur, serta berbagai hasil perkebunan dan hortikultura.
“Capaian ini juga tidak lepas dari doa para ulama dan anak-anak pesantren kita. Untuk itu, mari kita terus bersedekah dan berinfak di masjid agar setiap usaha yang kita lakukan mendapatkan keberkahan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Tunas Muda, Yusran, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang terus diberikan Pemerintah Kabupaten Sidrap kepada para petani.
“Peningkatan hasil pangan dan perkebunan yang kami rasakan saat ini tidak lepas dari bimbingan dan arahan Bupati Sidrap yang turun langsung ke lapangan serta selalu memberikan motivasi kepada petani,” tuturnya.
Melalui kegiatan panen raya semangka tanpa biji ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap pengembangan pertanian hortikultura terus berlanjut sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Gnd)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar