Pemkab Sidrap Gelar Rakor Keagamaan, Libatkan 2.000 Peserta untuk Hidupkan Masjid Lewat Program Sidrap Berkah
- account_circle Iful -
- calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
- visibility 254
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Keagamaan sebagai bagian dari penguatan peran mubaligh dan upaya menghidupkan masjid melalui Program Sidrap Berkah.
Kegiatan yang akan dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 Juli 2025 di Masjid Agung Sidrap. Rakor tersebut menjadi momen penting dalam menyatukan langkah seluruh elemen keagamaan dan pemerintahan untuk meningkatkan syiar Islam di Bumi Nene Mallomo.
Diperkirakan sebanyak 2.000 peserta akan menghadiri kegiatan ini. Mereka terdiri dari 1.150 mubaligh Program Sidrap Berkah, 554 ketua panitia masjid se-Kabupaten Sidrap, para camat, kepala desa dan lurah, kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan, serta pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kabupaten dan kecamatan.
Menjelang pelaksanaan, Pemkab Sidrap menggelar rapat koordinasi internal pada Kamis, 10 Juli 2025. Rapat tersebut dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sidrap, Muhammad Iqbal, di ruang kerjanya.
Hadir dalam rapat tersebut antara lain Ketua MUI Sidrap K.H. Malik Tibe, Wakil Ketua MUI yang juga Ketua Badan Pengelola Harian Masjid Agung Sidrap H. Bachtiar, Sekretaris MUI Dr. Ismail Massa, serta Ketua Panitia Dr. Muhammad Idrus. Turut hadir pula para camat, kepala KUA kecamatan, perwakilan Bagian Kesra Sidrap, dan pemangku kepentingan lainnya.
Muhammad Iqbal menekankan pentingnya kesiapan semua pihak agar Rakor Keagamaan dapat berjalan lancar dan sukses. Ia mengimbau panitia dan peserta untuk hadir tepat waktu serta memastikan seluruh aspek teknis dipersiapkan dengan baik.
“Persiapan harus matang agar pelaksanaan rakor memberi manfaat besar bagi masyarakat dan daerah kita,” tegas Iqbal.
Sementara itu, H. Bachtiar yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Sidrap, mengungkapkan bahwa dalam Rakor nanti, para mubaligh akan menerima penugasan resmi dari pemerintah daerah untuk mengisi kegiatan keagamaan secara rutin setiap malam Jumat, berupa kajian Islam, zikir, dan yasinan di seluruh masjid yang tersebar di Kabupaten Sidrap.
“Setiap masjid akan ditempatkan dua mubaligh untuk membina dan menggerakkan kegiatan keagamaan, sesuai dengan visi Program Sidrap Berkah,” jelas Bachtiar.
Ia menambahkan, Rakor Keagamaan juga akan menjadi ruang pencerahan bagi para mubaligh, panitia masjid, dan jajaran pemerintahan tingkat kecamatan hingga desa, terkait tugas dan peran masing-masing dalam mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan di masyarakat.
Dengan pelibatan masif dan sistematis ini, Pemkab Sidrap berharap masjid kembali menjadi pusat kegiatan spiritual dan sosial masyarakat, yang aktif setiap hari, bukan hanya saat waktu salat. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar