Sidrap Tuntaskan 10 Ribu Vaksinasi PMK, Jadi Daerah Tercepat di Sulsel Lindungi Populasi Ternak
- account_circle Iful -
- calendar_month Senin, 1 Sep 2025
- visibility 182
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mencatat prestasi membanggakan di bidang peternakan. Daerah lumbung pangan nasional ini berhasil menuntaskan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada 10 ribu dosis ternak, sekaligus menjadi daerah tercepat di Sulawesi Selatan yang merampungkan program tersebut hingga 1 September 2025.
Tahun ini, Kementerian Pertanian RI mengalokasikan vaksin PMK untuk Sidrap sebanyak 10 ribu dosis. Jumlah itu terdiri atas 4.000 dosis tahap pertama dan 6.000 dosis tahap kedua (booster). Vaksinasi tahap I berlangsung sejak 21 Januari hingga 13 Maret 2025, sementara tahap II dilaksanakan mulai 21 Juli hingga tuntas pada 1 September 2025.
“Alhamdulillah, Sidrap menjadi daerah tercepat menyelesaikan realisasi vaksinasi tahap II. Semua proses tercatat secara real time melalui aplikasi iSIKHNAS Kementerian Pertanian,” jelas Kabid Pembibitan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Sidrap, Haris Alimin, Senin (1/9/2025).
Menurut Haris, antusiasme peternak pada vaksinasi tahap II meningkat pesat karena adanya lonjakan kasus PMK pada April–Juni 2025, terutama saat banyak ternak baru masuk dari daerah lain menjelang Iduladha. “Tercatat ada 1.102 kasus PMK yang dilaporkan di iSIKHNAS. Namun seluruhnya dinyatakan sembuh setelah mendapat intervensi petugas kesehatan hewan, berupa penyuntikan antibiotik, pemberian vitamin, serta disertai penyemprotan disinfektan rutin oleh peternak,” tambahnya.
Kepala Disnakkan Sidrap, Suharya Angriani, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim di lapangan. “Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras paramedik, medik veteriner, penyuluh peternakan, petugas inseminasi buatan (IB), serta semua petugas lapangan. Semoga vaksinasi ini memberi manfaat besar bagi ketahanan populasi ternak, sekaligus menjadi ladang amal bagi kita semua,” ujarnya.
Vaksinasi PMK di Sidrap dilaksanakan serentak di 11 kecamatan. Monitoring langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Peternakan bersama Kabid Pembibitan dan Kesehatan Hewan, sementara penanggung jawab lapangan adalah drh. Emy Purnomo.
Tak hanya itu, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, juga turut turun memantau jalannya program ini. Ia menegaskan pentingnya sinergi semua pihak agar pelayanan kepada masyarakat peternak berjalan maksimal. “Ini bukan hanya tentang menjaga kesehatan ternak, tapi juga menjaga ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat Sidrap yang mayoritas bergantung pada sektor peternakan,” tegasnya.
Sebagai informasi, PMK merupakan penyakit menular pada ternak ruminansia seperti sapi, kerbau, dan kambing. Penyakit ini disebabkan virus yang sangat mudah menular dan bisa menimbulkan kerugian besar bagi peternak jika tidak dikendalikan. Dengan capaian vaksinasi 100 persen lebih cepat dari target, Sidrap diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pengendalian PMK di Sulawesi Selatan. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar