Temu Wicara Penyuluh dan Brigade Pangan Perkuat Implementasi Program IP300 di Sidrap
- account_circle Iful -
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- visibility 37
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) menggelar Temu Wicara Penyuluh dan Brigade Pangan sebagai langkah penguatan kapasitas sumber daya pertanian untuk mendukung suksesnya implementasi Program Intensifikasi Pertanian 300 (IP300).
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (25/11/2025) di Aula Panti Asuhan Sejahtera Aisyiyah Pangkajene, Kecamatan Maritengngae.
Acara dibuka oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, didampingi Kepala DTPHPKP Sidrap Ibrahim. Hadir pula Kepala Balai Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Tanaman Serealia Dr. Amin Nur, beserta perwakilan lembaga teknis terkait.
Bupati: Panen Perdana IP300 Menjadi Contoh Nyata Keberhasilan
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya panen perdana IP300 di Desa Takkalasi sebagai bukti konkret bahwa sistem tanam tiga kali setahun dapat diterapkan dengan baik di Sidrap.
“Alhamdulillah, program IP300 kita sudah berjalan secara perlahan namun pasti. Kemarin kita telah melaksanakan panen perdana di Desa Takkalasi, dan hal ini menjadi contoh besar bagi masyarakat Sidrap maupun secara nasional bahwa IP300 dapat diterapkan dengan baik,” tutur Bupati.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras petani, penyuluh, serta Brigade Pangan yang terus mengawal implementasi program strategis ini.
Proyeksi Dampak Ekonomi IP300 di Sidrap
Dalam kesempatan itu, Bupati memaparkan proyeksi peningkatan nilai ekonomi apabila IP300 dioptimalkan pada total lahan 24.600 hektare di Kabupaten Sidrap. Estimasi nilai produksi tersebut mencakup tiga skenario:
1. Target Rendah – 6 ton/ha
- Nilai produksi per musim: Rp987,36 miliar
- Nilai untuk 3 musim (IP300): Rp2,962 triliun
2. Target Sedang – 8 ton/ha
- Nilai produksi per musim: Rp1,316 triliun
- Nilai untuk 3 musim: Rp3,949 triliun
3. Target Tinggi – 10 ton/ha
- Nilai produksi per musim: Rp1,645 triliun
- Nilai untuk 3 musim: Rp4,936 triliun
“Proyeksi ini menunjukkan bahwa IP300 memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Sidrap sebagai daerah lumbung pangan nasional,” jelas Syaharuddin.
Peran Krusial Penyuluh dan Brigade Pangan
Bupati menekankan bahwa penyuluh pertanian dan Brigade Pangan merupakan garda terdepan dalam memastikan keberhasilan IP300, mulai dari tahap persiapan lahan, pemilihan varietas unggul, teknik budidaya, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman.
“Saya berharap seluruh penyuluh dan Brigade Pangan benar-benar serius dan kompak dalam menangani program IP300. Dengan kerja keras dan kebersamaan, Insya Allah target yang kita cita-citakan dapat tercapai, dan petani Sidrap semakin sejahtera,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Sidrap berkomitmen memperkuat sinergi dengan lembaga penelitian dan instansi teknis guna menjamin keberlanjutan dan optimalisasi program IP300.
Ruang Evaluasi dan Penguatan Kapasitas
Kegiatan Temu Wicara ini menjadi momentum evaluasi, koordinasi, sekaligus penguatan kapasitas bagi para penyuluh dan Brigade Pangan. Melalui kolaborasi yang semakin solid, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang. (Gnd)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar