Kontingen Luwu Timur Terpukau Keramahan Warga Sidrap, Pelayanan Tuan Rumah Tuai Pujian di Porsenijar Sulsel 2026
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kabarkita.co.id.Sidrap – Keramahan masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi buah bibir di ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026.
Salah satu pujian datang dari Kontingen Kabupaten Luwu Timur yang mengaku terkesan dengan sambutan hangat sejak pertama menginjakkan kaki di Bumi Nene Mallomo.
Di bawah kepemimpinan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah, Kabupaten Sidrap dinilai berhasil menunjukkan diri sebagai tuan rumah yang ramah, bersahabat, dan memberikan pelayanan maksimal kepada ribuan tamu dari seluruh Sulawesi Selatan.
Kontingen Luwu Timur sendiri hadir dengan kekuatan besar. Sebanyak 1.200 guru turut meramaikan Porsenijar, didukung 124 atlet serta 24 pelatih dan ofisial yang akan berlaga pada 24 cabang olahraga dan seni, di antaranya Petanque, Pickleball, Mendongeng, dan berbagai cabang lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Raoda K., S.Pd., M.Si, didampingi Ketua PGRI Luwu Timur, H. Sunarto, S.Pd., M.Si, mengungkapkan apresiasi atas pelayanan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidrap beserta masyarakat.
“Luar biasa pelayanan teman-teman di Sidrap. Sejak kami tiba, masyarakatnya sangat ramah. Kami dijemput, didampingi hingga ke sekolah tempat menginap, dan semua kebutuhan kami dilayani dengan sangat baik. Kami benar-benar merasa seperti berada di rumah sendiri,” ungkap Raoda.
Menurutnya, pelayanan yang diberikan tidak hanya mencerminkan kesiapan panitia, tetapi juga menjadi bukti budaya masyarakat Sidrap yang menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dan penghormatan kepada tamu.
Selain membawa semangat kebersamaan, Kontingen Luwu Timur juga datang dengan target tinggi. Sesuai harapan Bupati Luwu Timur, mereka menargetkan mampu menembus lima besar pada klasemen akhir Porsenijar Sulsel 2026.
“Insyaallah kami akan berjuang maksimal. Target kami minimal masuk lima besar. Semoga seluruh atlet dapat memberikan penampilan terbaik,” katanya optimistis.
Sebagai bentuk penghormatan, panitia menyerahkan cenderamata khas Kabupaten Sidrap berupa beras dan telur kepada Kontingen Luwu Timur.
Cenderamata tersebut diterima langsung oleh Raoda bersama Ketua PGRI Luwu Timur, H. Sunarto.
Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 sendiri diikuti sekitar 64 ribu peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dan dipusatkan di Kabupaten Sidrap pada 2–6 Juli 2026.
Keramahan masyarakat, pelayanan yang tertata, serta semangat gotong royong yang ditunjukkan selama penyelenggaraan Porsenijar menjadi kesan mendalam bagi para tamu.
Bagi banyak kontingen, Sidrap tidak hanya dikenal sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, tetapi juga sebagai daerah yang kaya akan budaya melayani, menghormati tamu, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Dengan penyelenggaraan Porsenijar ini, nama Kabupaten Sidrap diharapkan semakin dikenal luas, bukan hanya karena prestasi pembangunannya, tetapi juga karena keramahtamahan masyarakatnya yang mampu membuat setiap tamu merasa nyaman dan ingin kembali berkunjung. (Nn)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar