Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dugaan Penganiayaan Santri, Anak Pimpinan Ponpes Sekaligus Pengajar Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Penganiayaan Santri, Anak Pimpinan Ponpes Sekaligus Pengajar Dilaporkan ke Polisi

  • account_circle Iful -
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK – Dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang santri di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kini bergulir ke ranah hukum. Seorang pengajar yang juga disebut merupakan anak pimpinan pondok pesantren bersama seorang pengajar lainnya dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan melakukan penganiayaan terhadap seorang santri berusia 16 tahun.

Dua terlapor berinisial AD (21) dan AR, yang merupakan pengajar di Pondok Pesantren MAIS Enrekang, dilaporkan ke Polsek Panca Rijang atas dugaan penganiayaan terhadap AJ (16), santri Pondok Pesantren Imam Syafi’i Sidrap.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/45/2026/SPKT/SSL/POLRES SIDRAP/SEK.PR. Berdasarkan laporan, korban diduga dipanggil keluar dari asrama bersama saudaranya menuju teras sebelum mengalami dugaan penganiayaan.

Dalam laporan itu disebutkan, AD diduga mematikan lampu terlebih dahulu sebelum memukul korban pada bagian wajah dan kepala menggunakan tangan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian mata dan pipi kanan.

Ibu korban mengaku baru mengetahui kejadian yang menimpa anaknya sekitar tiga hari setelah peristiwa berlangsung. Ia mengaku kecewa karena tidak menerima pemberitahuan dari pihak pondok pesantren.

“Saya sangat sesalkan tidak ada pemberitahuan dari pihak pondok kalau anak saya mengalami kejadian seperti ini. Saya baru tahu tiga hari setelah kejadian,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, dugaan penganiayaan terjadi sekitar pukul 00.00 Wita di sebuah rumah kosong dengan kondisi lampu dimatikan.

Ia juga menilai perkara tersebut sempat terkesan ditutup-tutupi karena para terlapor disebut merupakan anak pimpinan pondok pesantren sekaligus pengajar. Atas dasar itu, pihak keluarga memilih menempuh jalur hukum agar kasus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Orang tua korban mengatakan dirinya, korban, dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik. Polisi juga disebut telah mengantongi hasil visum serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, dan menuntaskannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kapolsek Panca Rijang, AKP Abustam, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Ia mengatakan penanganan perkara telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sidrap karena korban masih berstatus anak di bawah umur.

“Kasusnya sudah kami limpahkan ke Unit PPA Polres Sidrap untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Abustam.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun pengelola Pondok Pesantren MAIS Enrekang terkait dugaan penganiayaan tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila telah diperoleh tanggapan dari pihak-pihak yang bersangkutan. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keliling Stan UMKM di Silatnas Banom DDI, Syaharuddin Borong dan Bagikan Produk Lokal

    Keliling Stan UMKM di Silatnas Banom DDI, Syaharuddin Borong dan Bagikan Produk Lokal

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SIDRAP — Usai menghadiri Dialog Kebangsaan pada Silaturahmi Nasional (Silatnas) Banom Darud Da’wah wal Irsyad (DDI), Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, berkeliling mengunjungi stan-stan UMKM di Pondok Pesantren DDI Manahilil Ulum Kaballangang, Kabupaten Pinrang, Sabtu (4/7/2026). Dalam kunjungan itu, ia memborong berbagai produk lokal sebagai bentuk dukungan kepada pelaku usaha. Didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Syamsuddin, […]

  • 27 Sertifikat Bermasalah di Botto, Warga Minta Kejelasan, BPN Sidrap: Sabar, Tunggu Kami Koordinasi Kembali

    27 Sertifikat Bermasalah di Botto, Warga Minta Kejelasan, BPN Sidrap: Sabar, Tunggu Kami Koordinasi Kembali

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 759
    • 0Komentar

    SIDRAP — Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dijalankan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sidrap awalnya membawa harapan besar bagi masyarakat Desa Botto, Kecamatan Pitu Riase. Antusiasme tinggi sempat mengiringi pelaksanaan program ini karena dinilai mampu membantu warga secara ekonomi dan memberikan kepastian hukum terhadap kepemilikan tanah mereka. Namun, seiring waktu, optimisme itu berubah menjadi […]

  • Gagal Akali Proyek Rp68 Miliar, Tiga Terdakwa Korupsi Diganjar Hukuman Penjara

    Gagal Akali Proyek Rp68 Miliar, Tiga Terdakwa Korupsi Diganjar Hukuman Penjara

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 557
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan akhirnya berhasil membawa tiga terdakwa kasus korupsi proyek air limbah Makassar ke jeruji penjara. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Makassar menjatuhkan vonis kepada ketiganya atas keterlibatan dalam proyek Pembangunan Perpipaan Air Limbah Kota Makassar Zona Barat Laut (Paket C) senilai Rp68 miliar, Kamis (10/7/2025). Direktur Cabang […]

  • Pentingnya Pendidikan Alam bagi Karakter Mahasiswa, Kata Wakil Rektor II UNIMEN

    Pentingnya Pendidikan Alam bagi Karakter Mahasiswa, Kata Wakil Rektor II UNIMEN

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 63
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Dr. Elihami, menegaskan bahwa kegiatan Pendidikan Alam Dasar dan Lingkungan bukan sekadar program biasa. Baginya, ini adalah bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang utuh sekaligus berwawasan lingkungan. Menurut Elihami yang juga merupakan pembina Unit Kegiatan Mahasiswa Barisan Mahasiswa Pencinta Alam (UKM-BASMALA), program tersebut tidak hanya […]

  • Sekda Sidrap Pantau Langsung Hari Kedua Seleksi Terbuka JPT Pratama di Makassar

    Sekda Sidrap Pantau Langsung Hari Kedua Seleksi Terbuka JPT Pratama di Makassar

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 49
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KBK — Sekretaris Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Andi Rahmat Saleh, meninjau langsung pelaksanaan hari kedua seleksi terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Kegiatan tersebut berlangsung di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (23/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan asesmen berjalan tertib, transparan, dan sesuai prosedur. […]

  • Subuh Keliling Polres Bersama Ustad Das’ad Latif, Bupati Sidrap Hadir

    Subuh Keliling Polres Bersama Ustad Das’ad Latif, Bupati Sidrap Hadir

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri Salat Subuh Keliling bersama Das’ad Latif di Masjid Al-Ikhlas Polres Sidrap, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini bagian dari program memakmurkan masjid yang digalakkan Polres Sidrap. Dalam kesempatan itu, Ustad Das’ad Latif menyampaikan tausiah mengenai godaan setan. Dengan bahasa lugas, santai tapi tegas, ia mengingatkan jemaah untuk […]

expand_less