Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMI dan Unhas Perkuat Ekosistem Ilmu Kepolisian Hadapi Kompleksitas Zaman*

UMI dan Unhas Perkuat Ekosistem Ilmu Kepolisian Hadapi Kompleksitas Zaman*

  • account_circle Basir
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR, KABAR KITA.CO.ID– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama perguruan tinggi terus membangun ekosistem ilmu kepolisian untuk merespons kompleksitas persoalan masyarakat dan perkembangan zaman. Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) menjadi bagian dari penguatan ekosistem tersebut melalui pengembangan Pusat Studi Kepolisian dan kerja sama akademik dengan Polri.

Peresmian Pusat Studi Kepolisian Unhas berlangsung di Kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, Rabu (9/9/2026). Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo memberikan sambutan secara virtual dari Jakarta.

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan penghargaan kepada Unhas dan UMI yang telah membuka ruang kolaborasi antara kepolisian dan dunia akademik.

“Bagi Polri, perguruan tinggi merupakan mitra penting dalam memperkaya perspektif dan mengembangkan ilmu kepolisian. Kami sangat menghargai keterbukaan kampus untuk bersama-sama membangun pengetahuan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wakapolri.

Wakapolri menilai Pusat Studi Kepolisian perlu dikembangkan sesuai dengan karakter, kompetensi, dan keunggulan masing-masing perguruan tinggi. Dengan demikian, keberagaman fokus kajian justru menjadi kekuatan dalam membangun jejaring keilmuan kepolisian secara nasional.

Unhas: Menghubungkan Ilmu dengan Persoalan Masyarakat

Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa menilai kolaborasi dengan Polri memiliki makna strategis bagi dunia akademik maupun kepolisian.

“Polisi membutuhkan ilmu untuk menghadapi kompleksitas zaman, dan ilmu membutuhkan polisi untuk memastikan bahwa pengetahuan benar-benar hadir di tengah persoalan masyarakat,” ujar Jamaluddin.

Menurutnya, Pusat Studi Kepolisian harus menjadi ruang yang mempertemukan teori, penelitian, dan persoalan nyata di masyarakat.

“Pusat studi ini jangan hanya menjadi lembaga yang dibentuk secara administratif. Kita ingin menjadi ruang yang hidup untuk berdiskusi, melakukan penelitian, dan menghasilkan kajian yang dapat menjawab persoalan nyata di masyarakat,” katanya.

Ia menilai persoalan seperti destructive fishing membutuhkan keterlibatan berbagai bidang ilmu agar dapat dilihat secara komprehensif.

Unhas pun membuka peluang kolaborasi lintas disiplin untuk menghasilkan kajian dan rekomendasi yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan institusi penegak hukum.

UMI: Kolaborasi yang Saling Menumbuhkan

Sementara itu, Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib diwakili Wakil Rektor II Prof. Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW., S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng.

Zakir menegaskan bahwa hubungan Polri dan UMI dibangun dengan semangat kemitraan dan saling memperkuat.

“Polri dan UMI saling menumbuhkan. Polri memiliki pengalaman dan pengetahuan dari berbagai persoalan nyata di lapangan, sedangkan UMI memiliki sumber daya manusia, kapasitas penelitian, teknologi, dan berbagai disiplin ilmu. Keduanya dapat dipertemukan untuk saling memperkuat,” ujar Zakir.

Ia menjelaskan, UMI memiliki kekuatan keilmuan yang beragam, termasuk hukum, teknologi, kecerdasan buatan, keamanan siber, ekonomi, energi, kesehatan, lingkungan, agama, dan ilmu sosial.

Keragaman tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk mengembangkan kajian kepolisian yang lebih komprehensif.

“Kita ingin Pusat Studi Kepolisian menjadi ruang untuk menghasilkan kajian, inovasi, dan rekomendasi. Bukan hanya membicarakan persoalan setelah terjadi, tetapi juga membantu membaca risiko dan menyiapkan berbagai kemungkinan sejak dini,” katanya.

Memperkuat Evidence-Based Policing

Wakapolri menjelaskan bahwa pengembangan jejaring Pusat Studi Kepolisian juga menjadi bagian dari penguatan pendekatan evidence-based policing, yakni pengembangan praktik kepolisian yang didukung oleh data, penelitian, dan pengujian ilmiah.

Melalui pendekatan tersebut, pengalaman praktis kepolisian dapat dipertemukan dengan metodologi dan perspektif akademik untuk menghasilkan pengetahuan yang relevan sekaligus dapat diterapkan.

“Kami berharap pusat studi ini dapat menjadi jembatan yang mempertemukan pengalaman praktis kepolisian dengan kekayaan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi. Dari sana kita dapat saling belajar dan bersama-sama mencari solusi yang terbaik,” ungkap Wakapolri.

Menurutnya, mahasiswa juga memiliki posisi penting dalam ekosistem tersebut. Pemikiran kritis, kreativitas, dan perspektif generasi muda dapat menjadi bagian dari proses pengembangan ilmu kepolisian.

Jejaring Nasional Terus Diperluas

Hingga saat ini, Polri telah menjalin 79 MoU dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, dengan 41 perguruan tinggi telah meresmikan dan mengoperasionalkan Pusat Studi Kepolisian.

Di lingkungan internal Polri juga telah dikembangkan 16 Pusat Studi Kepolisian dengan fokus keilmuan yang beragam, mulai dari Polmas, antikorupsi, terorisme, siber, SDM, teknologi kepolisian, forensik, keamanan nasional, keadilan restoratif dan transformasi konflik, hingga intelijen kepolisian.

Wakapolri berharap jejaring tersebut tidak sekadar menjadi jaringan kelembagaan, tetapi berkembang menjadi jaringan pengetahuan yang saling terhubung.

“Ukuran keberhasilan kita bukan semata-mata berapa banyak kerja sama yang dibuat atau berapa banyak kegiatan yang dilaksanakan. Yang jauh lebih penting adalah seberapa besar pengetahuan, penelitian, dan kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat serta menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkas Wakapolri.(Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Sidrap dan UPTD DBMBK Bahas Penanganan Jembatan di Kulo

    Pemkab Sidrap dan UPTD DBMBK Bahas Penanganan Jembatan di Kulo

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berkoordinasi dengan UPTD Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah III Parepare terkait rencana pekerjaan dan pemeliharaan sejumlah jembatan di Kecamatan Kulo. Koordinasi tersebut dibahas dalam audiensi di Ruang Kerja Bupati Sidrap, Senin (28/9/2026). Audiensi membahas kondisi dan rencana penanganan Jembatan Macege yang berada […]

  • Dosen UNIMEN Raih Gelar Doktor, Kembangkan Model Konseling untuk Cegah Bullying di Kampus

    Dosen UNIMEN Raih Gelar Doktor, Kembangkan Model Konseling untuk Cegah Bullying di Kampus

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MAKASSAR,  KABAR KITA.CO.ID–Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Muliyadi, resmi meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya pada Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM), Senin (20/7/2026). Penelitian yang ia kembangkan menawarkan model bimbingan konseling kelompok berbasis nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap perilaku bullying. Dalam sidang promosi […]

  • Karnaval Meriahkan Kemah Tahfidz dan Bahasa VIII di Sidrap

    Karnaval Meriahkan Kemah Tahfidz dan Bahasa VIII di Sidrap

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 230
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — 14 September 2025 – Suasana Kota Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), mendadak semarak pada Ahad pagi. Ribuan peserta dari berbagai Pesantren Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Sulawesi Selatan tumpah ruah di jalanan untuk mengikuti karnaval akbar yang menjadi rangkaian kegiatan Kemah Tahfidz dan Bahasa VIII Tahun 2025. Peserta karnaval yang terbagi dalam 18 barisan […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Anggeraja Hadiri Penyaluran BLT- DD Di Desa Mampu

    Bhabinkamtibmas Polsek Anggeraja Hadiri Penyaluran BLT- DD Di Desa Mampu

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 340
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Untuk memberikan kepastian keamanan dan kelancaran pelaksanaan Penyaluran BLT – DD untuk bulan III-VI, Unsur Tiga Pilar Desa Mampu hadir ditengah-tengah masyarakat penerima bantuan BLT DD, yang digelar di aula Sipakrio Desa Mampu Kecamatan Anggeraja, Enrekang, Jumat (11/7/2025) Adapun Jumlah penerima (Bantuan Langsung Tunai) BLT – DD untuk bulan Mei, Juni dan Juli tahun […]

  • Sukses, ” Capt. Junior Pesat Abbad Nelun Pimpin Rekannya Juara Turnamen Sepak Bola Usia Dini ITC Road to Malaysia

    Sukses, ” Capt. Junior Pesat Abbad Nelun Pimpin Rekannya Juara Turnamen Sepak Bola Usia Dini ITC Road to Malaysia

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sukses, ” Capt. Junior Pesat Abbad Nelun Pimpin Rekannya Juara Turnamen Sepak Bola Usia Dini ITC Road to Malaysia Kabarkita.co.id.Sidrap. — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan tim sepak bola usia dini Junior Pesat. Kapten kesebelasan, Abbad Nelun, sukses memimpin rekan-rekannya meraih juara pada turnamen Indonesia Timur Championship (ITC) Road to Malaysia 2026. Abbad Nelun tampil sebagai […]

  • Kabag SDM Polres Enrekang Pimpin Apel Pagi, Sampaikan Arahan Terkait Gugus Tugas Ketahanan Pangan

    Kabag SDM Polres Enrekang Pimpin Apel Pagi, Sampaikan Arahan Terkait Gugus Tugas Ketahanan Pangan

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 353
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Polres Enrekang, Kompol Fatahuddin Burhanudin.S.H.,M.Hum mengambil arahan pada pelaksanaan apel pagi yang digelar di halaman Mapolres Enrekang. Jumat (18/07/2025) Apel ini menjadi momen penting untuk menyampaikan arahan strategis terkait penguatan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Enrekang. Dalam arahannya, Kompol Fatahuddin menyampaikan bahwa sejumlah personel Polres Enrekang telah […]

expand_less