Wabup Sidrap Pimpin Rakor Penurunan Stunting, Tekankan Intervensi Sejak Dini
- account_circle Iful -
- calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
- visibility 124
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK – Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Hj. Nurkanaah, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Rabu (20/8/2025).
Dalam arahannya, Nurkanaah menegaskan pentingnya intervensi sejak dini untuk menekan angka stunting di Kabupaten Sidrap.
“Saya tekankan pentingnya intervensi sejak dini, mulai dari pemenuhan gizi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga menyasar keluarga kurang mampu,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa penanganan stunting harus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. “Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga dipengaruhi pola asuh, sanitasi, serta akses layanan kesehatan,” tambahnya.
Wabup juga mengingatkan peran penting penyuluh KB dalam memperkuat kerja sama dengan tim pendamping keluarga. “Kesuksesan program ini ada pada pendamping keluarga yang menjadi ujung tombak di lapangan,” jelasnya di hadapan para kepala UPT kecamatan dan penyuluh KB yang hadir.
Nurkanaah menyebut angka stunting di Sidrap saat ini berada di urutan kedua terendah di Sulsel setelah Kabupaten Gowa. “Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus menekan angka stunting di Sidrap,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DPPKB Sidrap, Syahrul Mubarak, melaporkan bahwa pihaknya telah membentuk 741 tim pendamping keluarga yang tersebar di seluruh kecamatan, kelurahan, dan desa.
“Harapan kami, rakor ini dapat menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mencapai target penurunan stunting sesuai arahan pemerintah pusat,” tutupnya. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar