Polres Sidrap Kawal Aksi Damai, Kapolres Fantry Taherong: Terima Kasih Mahasiswa, Aspirasi Disampaikan Adem dan Sejuk
- account_circle Iful -
- calendar_month Senin, 1 Sep 2025
- visibility 255
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP, KBK — Ratusan personel Polres Sidrap diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa yang memasuki hari kedua di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Senin (1/9/2025).
Aksi dimulai dari Bundaran Kota Pangkajene, kemudian massa bergerak dengan berjalan kaki menuju gedung DPRD Sidrap. Sepanjang perjalanan, aparat kepolisian bersama unsur TNI dan Satpol PP melakukan pengamanan di titik-titik rawan, sehingga arus lalu lintas tetap berjalan normal.
Meski sempat terjadi aksi pembakaran ban di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan gedung DPRD, namun secara keseluruhan unjuk rasa berlangsung tertib, adem, dan sejuk. Tidak ada insiden berarti yang mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Dalam aksinya, mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan. Antara lain, pencabutan mandat terhadap anggota DPRD yang dinilai gagal berkomunikasi dengan masyarakat, penolakan pengesahan tunjangan DPR RI, desakan reformasi kepolisian, peningkatan kesejahteraan guru, serta evaluasi kebijakan nasional seperti undang-undang perampasan aset.
Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa atas sikap dewasa dan damai yang ditunjukkan selama dua hari aksi.
“Kami ucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah melaksanakan aksi unjuk rasa dengan adem dan sejuk. Aspirasi tersampaikan, kegiatan masyarakat tidak terganggu, semuanya tetap kondusif,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif juga memberikan apresiasi serupa. Menurutnya, mahasiswa Sidrap berhasil menunjukkan contoh penyampaian aspirasi yang santun tanpa menimbulkan keresahan.
“Kami apresiasi adik-adik mahasiswa yang menjaga ketertiban. Saya bersama Ketua DPRD Sidrap siap menandatangani pernyataan aspirasi yang akan disampaikan ke pusat,” tegasnya.
Ia menambahkan, meski ada aksi unjuk rasa, aktivitas masyarakat Sidrap tetap berjalan aman dan lancar.
“Kami salut untuk adik-adik mahasiswa. Harapan kami, Sidrap selalu aman dan damai. Saromase,” tandasnya.
Aksi damai ini sekaligus menjadi bukti bahwa penyampaian aspirasi tidak harus diwarnai kekerasan. Dengan pengawalan aparat keamanan dan dukungan penuh pemerintah daerah, mahasiswa dapat menyuarakan tuntutan secara tertib, sementara ketenangan masyarakat tetap terjaga. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar