Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Suharman Resmi Sandang Gelar Doktor, Temukan Mikroba Lokal yang Dongkrak Produktivitas Bawang Merah hingga 68 Persen

Suharman Resmi Sandang Gelar Doktor, Temukan Mikroba Lokal yang Dongkrak Produktivitas Bawang Merah hingga 68 Persen

  • account_circle Basir
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR,KABAR KITA.CO.ID– Dosen sekaligus Ketua Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Suharman, dinyatakan lulus dalam ujian promosi doktor pada Program Studi Ilmu Pertanian Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (UNHAS), Rabu (8/7/2026).

Disertasinya menawarkan pendekatan baru dalam budidaya bawang merah melalui pemanfaatan bakteri lokal pemacu pertumbuhan tanaman atau Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) yang diisolasi dari lahan karst Kabupaten Enrekang.

Dalam ujian doktor tersebut, Suharman mempertahankan disertasi berjudul “Eksplorasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) sebagai Pemacu Pertumbuhan Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Lahan Karst Enrekang.” Penelitian itu menyoroti pemanfaatan mikroba lokal sebagai alternatif untuk meningkatkan produktivitas bawang merah sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk dan pestisida kimia.

Disertasi tersebut dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Fachirah Ulfa, M.P. sebagai promotor, Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Baharuddin sebagai ko-promotor, dan Dr. Ir. Katriani Mantja, M.P. sebagai ko-promotor. Tim promotor mendampingi penelitian sejak tahap eksplorasi mikroba di kawasan perakaran tanaman, seleksi isolat unggul, identifikasi molekuler, hingga pengujian aplikasinya pada tanaman bawang merah.

Ujian doktor juga melibatkan penguji eksternal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., yang menjabat Direktur Jenderal Hortikultura. Kehadiran penguji dari unsur pemerintah pusat mencerminkan relevansi penelitian tersebut terhadap pengembangan komoditas hortikultura nasional, terutama bawang merah yang menjadi salah satu komoditas strategis.

Menurut Suharman, basic penelitiannya berangkat dari persoalan yang dihadapi petani bawang merah di lahan karst, yakni rendahnya kesuburan tanah, terbatasnya kandungan bahan organik, serta rendahnya kemampuan tanah menyimpan unsur hara. Kondisi tersebut selama ini mendorong penggunaan pupuk dan pestisida sintetis secara intensif yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan.

“Melalui eksplorasi mikroba lokal dari rhizosfer bawang merah di Enrekang, kami berhasil mengidentifikasi 112 isolat bakteri, kemudian mengarakterisasi 60 isolat, dan menyeleksi 23 isolat yang memiliki potensi sebagai biostimulan, biofertilizer, dan bioprotektan,” ucapnya.

Isolat-isolat tersebut diketahui mampu menghasilkan hormon pertumbuhan, membantu fiksasi nitrogen, melarutkan fosfat, memproduksi siderofor, hingga meningkatkan ketahanan tanaman terhadap gangguan biologis, lanjutnya.

Dihadapan para Anggota Dewan Penguji, Suharman mengatakan bahwa salah satu temuan penting dalam penelitian disertasinya adalah isolat TP49.

Hasil pengujian laboratorium, isolat tersebut menunjukkan kemampuan paling baik dalam meningkatkan pertumbuhan bawang merah, mulai dari tinggi tanaman, jumlah daun, perkembangan akar, hingga biomassa tanaman, terangnya.

Lebih lanjut, Suharman mengungkapkan bahwa hasil dari analisis molekuler menunjukkan TP49 memiliki kemiripan dengan Bacillus flexus, bakteri yang dikenal memiliki potensi sebagai agen hayati pemacu pertumbuhan tanaman.

Diuraikannya bahwa yang lebih menjanjikan dari hasil penelitian disertasi diperoleh pada tahap pengujian di rumah kaca.

Melalui teknologi seed coating dan penyemprotan inokulan PGPR, produksi bawang merah meningkat signifikan dibandingkan tanaman tanpa perlakuan, katanya.

Produksi tertinggi tercatat pada kombinasi seed coating BN11 dan penyemprotan BN11 yang mencapai 4,06 ton per hektare, disusul kombinasi BN11 dan TP49 sebesar 4,03 ton per hektare.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan perlakuan kontrol yang hanya menghasilkan 2,42 ton per hektare, atau meningkat sekitar 66 hingga 68 persen.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan PGPR indigenus berpotensi menjadi teknologi budidaya yang lebih ramah lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi serapan hara dan produktivitas tanaman.

Teknologi ini juga dinilai dapat dikembangkan sebagai paket bioinput berbasis mikroba lokal melalui formulasi pelapis benih (seed coating) maupun inokulan semprot yang mudah diterapkan petani.

Selain menghasilkan inovasi yang aplikatif, sebagian hasil penelitian Suharman telah dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi, antara lain International Journal of Agriculture and Biosciences yang terindeks Scopus Q1 serta Brazilian Journal of Biology yang terindeks Scopus Q2.

Publikasi tersebut memperkuat kontribusi ilmiah riset mengenai pengembangan PGPR sebagai teknologi hayati untuk pertanian berkelanjutan.

Menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang, Dr. Drs. H. Syawal Sitonda, M.Ag bahwa capaian akademik ini menjadi tambahan prestasi dosen sekaligus memperkuat kapasitas riset institusi dalam bidang pertanian.

“Ke depan, hasil penelitian dari Dr. Suharman diharapkan dapat dilanjutkan pada tahap uji multilokasi, pengembangan formulasi bioinput, hingga hilirisasi teknologi agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh petani bawang merah,” ucapnya.

Jika berhasil dikembangkan dalam skala yang lebih besar, maka teknologi PGPR indigenus dari lahan karst Enrekang berpeluang menjadi salah satu inovasi pertanian berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan produktivitas bawang merah di Sulawesi Selatan, tetapi juga dapat diterapkan pada berbagai sentra produksi bawang merah di Indonesia, tambahnya.

Dengan selesainya Suharman promosi doktor, UNIMEN telah memiliki 23 orang dosen yang telah berkualifikasi doktor. Saat ini, puluhan dosen UNIMEN lain juga tengah menempuh studi doktoral di berbagai perguruan tinggi terkemuka di dalam maupun luar negeri. (OMBASS)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PGRI Kulo Dilantik, Bupati Syaharuddin: Guru Kunci Pendidikan Unggul dan Sidrap Emas 2045

    PGRI Kulo Dilantik, Bupati Syaharuddin: Guru Kunci Pendidikan Unggul dan Sidrap Emas 2045

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 348
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kulo masa bakti 2025–2030 resmi dilantik dalam sebuah seremoni di Aula SMKN 4 Sidrap, Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kamis (24/7/2025). Pelantikan dilakukan oleh Ketua PGRI Kabupaten Sidrap yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati, Hj. Nurkanaah, disaksikan langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif. Turut hadir […]

  • Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Terima Panitia Silatnas Banom DDI, Siap Jadi Pemateri Kegiatan

    Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Terima Panitia Silatnas Banom DDI, Siap Jadi Pemateri Kegiatan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menerima audiensi Panitia Pelaksana Silaturahmi Nasional Badan Otonom Darud Dakwah wal Irsyad (Silatnas Banom DDI) di Ruang Kerja Bupati, Kompleks SKPD Sidrap, Senin (22/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, panitia menyampaikan persiapan pelaksanaan Silatnas Banom DDI yang akan digelar pada 3-5 Juli 2026 di Pondok Pesantren DDI Manahilil Ulum […]

  • Belasan Honorer Perawat dan Dokter di RS Arnum Rappang “Merana”, 7 Bulan Tak Terima Gaji

    Belasan Honorer Perawat dan Dokter di RS Arnum Rappang “Merana”, 7 Bulan Tak Terima Gaji

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 397
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Belasan tenaga honorer, baik perawat maupun dokter, di Rumah Sakit Arifin Nu’mang (RS Arnum) Rappang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), mengaku sudah tujuh bulan tidak menerima gaji maupun insentif. Kondisi ini membuat mereka “merana” karena harus tetap bekerja melayani pasien meski hak finansial tak kunjung dibayarkan. Salah seorang perawat yang enggan disebutkan namanya […]

  • Kapolres Enrekang Hadiri Pelantikan Pengurus TP PKK Kabupaten Enrekang

    Kapolres Enrekang Hadiri Pelantikan Pengurus TP PKK Kabupaten Enrekang

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 327
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri acara pengukuhan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Enrekang masa bhakti 2025–2030 yang digelar di Anjungan Sungai Mata Allo, Minggu, (18/5/2025), Malam lalu. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelantikan pengurus TP PKK, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), serta Pokja Bunda PAUD […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Uterus
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • HUT ke-65 Bank Sulselbar, Kolaborasi Perkuat Ekonomi dan Layanan Keuangan Sidrap

    HUT ke-65 Bank Sulselbar, Kolaborasi Perkuat Ekonomi dan Layanan Keuangan Sidrap

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 110
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Bank Sulselbar menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan layanan keuangan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Hal tersebut terlihat pada acara syukuran HUT ke-65 Bank Sulselbar yang dihadiri Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif di Kantor Bank Sulselbar […]

expand_less