Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dugaan Penganiayaan Santri, Anak Pimpinan Ponpes Sekaligus Pengajar Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Penganiayaan Santri, Anak Pimpinan Ponpes Sekaligus Pengajar Dilaporkan ke Polisi

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK – Dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang santri di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kini bergulir ke ranah hukum. Seorang pengajar yang juga disebut merupakan anak pimpinan pondok pesantren bersama seorang pengajar lainnya dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan melakukan penganiayaan terhadap seorang santri berusia 16 tahun.

Dua terlapor berinisial AD (21) dan AR, yang merupakan pengajar di Pondok Pesantren MAIS Enrekang, dilaporkan ke Polsek Panca Rijang atas dugaan penganiayaan terhadap AJ (16), santri Pondok Pesantren Imam Syafi’i Sidrap.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/45/2026/SPKT/SSL/POLRES SIDRAP/SEK.PR. Berdasarkan laporan, korban diduga dipanggil keluar dari asrama bersama saudaranya menuju teras sebelum mengalami dugaan penganiayaan.

Dalam laporan itu disebutkan, AD diduga mematikan lampu terlebih dahulu sebelum memukul korban pada bagian wajah dan kepala menggunakan tangan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian mata dan pipi kanan.

Ibu korban mengaku baru mengetahui kejadian yang menimpa anaknya sekitar tiga hari setelah peristiwa berlangsung. Ia mengaku kecewa karena tidak menerima pemberitahuan dari pihak pondok pesantren.

“Saya sangat sesalkan tidak ada pemberitahuan dari pihak pondok kalau anak saya mengalami kejadian seperti ini. Saya baru tahu tiga hari setelah kejadian,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, dugaan penganiayaan terjadi sekitar pukul 00.00 Wita di sebuah rumah kosong dengan kondisi lampu dimatikan.

Ia juga menilai perkara tersebut sempat terkesan ditutup-tutupi karena para terlapor disebut merupakan anak pimpinan pondok pesantren sekaligus pengajar. Atas dasar itu, pihak keluarga memilih menempuh jalur hukum agar kasus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Orang tua korban mengatakan dirinya, korban, dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik. Polisi juga disebut telah mengantongi hasil visum serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, dan menuntaskannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kapolsek Panca Rijang, AKP Abustam, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Ia mengatakan penanganan perkara telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sidrap karena korban masih berstatus anak di bawah umur.

“Kasusnya sudah kami limpahkan ke Unit PPA Polres Sidrap untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Abustam.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun pengelola Pondok Pesantren MAIS Enrekang terkait dugaan penganiayaan tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila telah diperoleh tanggapan dari pihak-pihak yang bersangkutan. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serap Aspirasi Petani, Babinsa Koramil 1404-05/Patampanua Bahas Beragam Kendala Pertanian

    Serap Aspirasi Petani, Babinsa Koramil 1404-05/Patampanua Bahas Beragam Kendala Pertanian

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID-Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung sektor pertanian di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1404-05/Patampanua, Serda Jusman, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama para petani, membahas berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam kegiatan pertanian, Minggu (16/08/2026). Kegiatan Komsos tersebut menjadi sarana bagi Babinsa untuk mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, serta berbagai kebutuhan para […]

  • Kapolres Sidrap Hadiri Pelantikan Sekda, Tegaskan Komitmen Sinergi untuk Kemajuan Daerah

    Kapolres Sidrap Hadiri Pelantikan Sekda, Tegaskan Komitmen Sinergi untuk Kemajuan Daerah

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 252
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, menghadiri pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (21/7/2025) sore di Aula Kompleks SKPD, Jalan Harapan, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu. Acara pelantikan turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Sidrap. Dalam prosesi tersebut, Andi Rahmat Saleh resmi […]

  • Dansatgas TMMD 125 Kodim 1419/Enrekang Tinjau Lokasi Pengecoran Jalan

    Dansatgas TMMD 125 Kodim 1419/Enrekang Tinjau Lokasi Pengecoran Jalan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 374
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-– Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1419/Enrekang, Letkol Inf Augustiar Adinegoro, S. Hub. Int., meninjau langsung progres pengecoran jalan di Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Selasa (19/8/2025). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan fisik TMMD, khususnya pembangunan jalan penghubung Desa Pekalobean menuju Desa Salu Dewata, berjalan sesuai […]

  • Oknum Wartawan ‘Bodrex’ Cemari Dunia Pers di Sidrap, SMSI Tegaskan Perlu Tindakan Tegas

    Oknum Wartawan ‘Bodrex’ Cemari Dunia Pers di Sidrap, SMSI Tegaskan Perlu Tindakan Tegas

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 297
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Maraknya keberadaan oknum wartawan yang hanya bermodalkan kartu pers tanpa kompetensi semakin meresahkan masyarakat di Kabupaten Sidrap. Fenomena yang kerap disebut sebagai wartawan “bodrex” atau jurnalis abal-abal ini dinilai telah mencederai marwah pers dan merusak citra wartawan profesional. Dengan mengatasnamakan profesi jurnalis, oknum-oknum tersebut kerap berkeliaran di kantor pemerintahan, BUMN, bahkan perusahaan […]

  • Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Uterus
    • visibility 626
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Pembuatan Talud Jalan Tani Sepanjang 3.136 Meter Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang Capai 45 Persen

    Pembuatan Talud Jalan Tani Sepanjang 3.136 Meter Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang Capai 45 Persen

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 57
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID— Pengerjaan talud jalan tani sepanjang 3.136 meter yang menjadi salah satu sasaran fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1404/Pinrang terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga hari ini, pekerjaan tersebut telah mencapai 45 persen, Kamis (30/07/2026). Pembangunan talud di Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang ini terus dikebut oleh personel Satgas […]

expand_less