Menjawab Kebutuhan Industri Konstruksi, UNIMEN Siapkan 50 Tenaga Kerja Kompeten Bidang K3
- account_circle Basir
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-– Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Percontohan Terkait Jabker Unggulan Strategis (Supervisor K3 Konstruksi Jenjang 6) di Aula Kampus I UNIMEN.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, Tanggal 28-30 Oktober 2026 merupakan program kolaborasi bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Kementerian Pekerjaan Umum RI.
Program ini diperuntukkan khusus bagi alumni Teknik Sipil UNIMEN dan alumni Teknik Sipil dari perguruan tinggi lain.
Plt. Ketua Program Studi Teknik Sipil UNIMEN, Inarmiwati mengatakan bahwa pelatihan ini difokuskan untuk para alumni Teknik Sipil UNIMEN, meskipun tetap mengakomodir peserta dari luar UNIMEN.
“Peserta pelatihan ini berjumlah 50 orang, masing-masing 38 dari UNIMEN dan 12 orang dari alumni Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Makassar,” ujarnya.
Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing mahasiswa Teknik Sipil agar memiliki pengetahuan serta keterampilan di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi, lanjut Inar.
Selain itu, kegiatan ini merupakan upaya mendukung penyiapan tenaga kerja konstruksi yang kompeten, profesional, dan memiliki sertifikat kompetensi sesuai kebutuhan industri konstruksi.
Dan secara khusus, tambah Inar, manfaat langsung dari pelatihan ini adalah bahwa mahasiswa akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan terkait penerapan K3 pada pekerjaan konstruksi serta pengakuan kompetensi melalui proses uji sertifikasi sesuai skema dan ketentuan yang berlaku.
Sementara Kepala Seksi dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Ahmad Nithasi Damopoli menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi tenaga kerja konstruksi untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman tentang keselamatan dan kesehatan kerja.
Melalui pelatihan ini, kita berharap tenaga kerja konstruksi semakin kompeten dan mampu menerapkan standar keselamatan kerja dengan baik. Dan perlu kami tegaskan bahwa kegiatan ini sepenuhnya gratis, dengan pembiayaan 100% dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar,” ujarnya.
Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan berharga ini dengan sebaik-baiknya, ikuti seluruh rangkaian kegiatan secara sungguh-sungguh, dan raihlah kompetensi yang dapat mendukung profesionalisme di dunia kerja, pesan Damopoli.
Senada, Dekan Fakultas Sains Teknologi dan Kesehatan UNIMEN, Dr. Ismaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pelatihan dan sertifikasi Supervisor K3 Konstruksi ini.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar yang telah memfasilitasi kegiatan ini secara gratis dengan pembiayaan 100%. Ini merupakan kesempatan berharga bagi tenaga kerja konstruksi, khususnya di Kabupaten Enrekang untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh sertifikasi sesuai bidangnya,” katanya.
Ismaya berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi, tetapi juga mendorong terciptanya budaya keselamatan kerja serta pembangunan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Semoga kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor konstruksi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” Tutupnya.( Ombass)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar