Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “60 Hektare Tanah Negara Diduga Dijual Ilegal, DPRD Sidrap Bentuk Satgassus Bongkar Mafia HGU”

“60 Hektare Tanah Negara Diduga Dijual Ilegal, DPRD Sidrap Bentuk Satgassus Bongkar Mafia HGU”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
  • visibility 589
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 SIDRAP, KBK — Dugaan praktik mafia tanah kembali mencuat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Sedikitnya 60 hektare lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU) eks Margareksa, yang sejatinya merupakan aset negara, diduga diperjualbelikan secara ilegal oleh oknum tertentu.

Ironisnya, lahan tersebut bahkan disebut-sebut telah bersertifikat atas nama pihak-pihak tertentu yang diduga tidak memiliki hak sama sekali.

Aroma pelanggaran hukum ini diungkap langsung oleh warga dari tiga desa—Bendoro, Talumae, dan Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng—dalam aksi penyampaian aspirasi di Gedung DPRD Sidrap, Senin (28/7/2025). Sekitar 150 warga mendesak DPRD segera membentuk tim khusus untuk mengusut praktik yang dianggap merugikan negara sekaligus mencederai hak masyarakat lokal.

Wakil Ketua DPRD Sidrap, Arifin Damis (PKS), yang menerima langsung aspirasi bersama anggota dewan lainnya—H. Abd Rahman 75 (NasDem), H. Sudarno (Gerindra), dan Agus Syam (PKS)—menegaskan komitmen lembaganya.

“Kami akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus) untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. Ini bukan perkara kecil karena menyangkut aset negara yang tidak bisa diperjualbelikan seenaknya,” tegas Arifin.

Menurut laporan warga, modus yang digunakan oknum terduga mafia tanah adalah mengklaim tanah eks HGU sebagai milik pribadi melalui skema ganti rugi ilegal. Lebih parah lagi, disebutkan adanya keterlibatan preman bayaran untuk menekan warga agar tidak melakukan perlawanan atau mengajukan klaim hak atas lahan tersebut.

H. Abd Rahman 75 menyampaikan keprihatinannya:

“Ini persoalan lama yang dibiarkan berlarut-larut. Sudah saatnya ada langkah hukum tegas. DPRD akan mengawal kasus ini sampai tuntas.”

Sementara itu, H. Sudarno menegaskan perlunya menghadirkan semua pihak terkait:

“Kami akan memanggil kepolisian, kejaksaan, BPN, dan instansi teknis lainnya dalam RDP. Tidak boleh ada lagi celah bagi mafia tanah untuk beraksi.”

Dalam aksinya, warga menyampaikan lima tuntutan utama, di antaranya meminta aparat penegak hukum:

  1. Menelusuri alur kepemilikan lahan dan penerbitan sertifikat atas tanah negara yang diduga dijual.
  2. Menindak tegas aktor intelektual di balik praktik mafia tanah yang memicu konflik horizontal serta memperburuk ketimpangan agraria.

Pembentukan Satgassus DPRD Sidrap disebut menjadi langkah awal untuk menyingkap praktik yang disinyalir telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Kami menuntut keadilan. Tanah ini milik negara, tapi malah diperjualbelikan oleh oknum yang tidak berhak,” tegas salah satu perwakilan warga.

Kasus ini akan menjadi ujian serius bagi integritas DPRD dan aparat penegak hukum untuk menyelesaikan sengkarut agraria di Sidrap, sekaligus menekan praktik mafia tanah yang terus merugikan negara dan rakyat. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengaturan Lalu lintas Pagi Hari, dengan mengutamakan lalu lintas yang Tertib, aman, dan lancar.

    Pengaturan Lalu lintas Pagi Hari, dengan mengutamakan lalu lintas yang Tertib, aman, dan lancar.

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 27
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Personil satlantas polres Enrekang  selalu aktif melakukan pengaturan lalu lintas pada pagi hari guna memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di wilayah hukum polres enrekang. Dalam kegiatan tersebut, personil satlantas polres enrekang  memberikan prioritas pada kelancaran dan ketaatan berlalu lintas untuk menciptakan kondisi yang aman dan tertib. Pada rabu pagi. (16/9/2026) Kasatlantas […]

  • Bupati Syaharuddin dan Kakankemenag Fitriadi Sepakat Perkuat Kolaborasi Keagamaan di Sidrap

    Bupati Syaharuddin dan Kakankemenag Fitriadi Sepakat Perkuat Kolaborasi Keagamaan di Sidrap

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 176
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, S.I.P., M.M., menerima audiensi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Sidrap yang baru, Dr. H. Fitriadi, S.Ag., M.Ag., di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Rabu (12/11/2025). Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Dalam kesempatan itu, Dr. Fitriadi menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah […]

  • Dinas Pendidikan Sidrap Gelar Uji Keterbacaan Modul Buku Panduan APE 

    Dinas Pendidikan Sidrap Gelar Uji Keterbacaan Modul Buku Panduan APE 

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 236
    • 0Komentar

    SIDRAP — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sidenreng Rappang melalui Bidang PAUD dan PNF menggelar kegiatan Uji Keterbacaan Modul Buku Panduan Alat Permainan Edukatif (APE) di PAUD Percontohan Sidrap, pada 30 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Sekolah PAUD perwakilan dari setiap kecamatan, masing-masing lima orang per kecamatan, yang hadir untuk memberikan […]

  • Belasan Honorer Perawat dan Dokter di RS Arnum Rappang “Merana”, 7 Bulan Tak Terima Gaji

    Belasan Honorer Perawat dan Dokter di RS Arnum Rappang “Merana”, 7 Bulan Tak Terima Gaji

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 446
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Belasan tenaga honorer, baik perawat maupun dokter, di Rumah Sakit Arifin Nu’mang (RS Arnum) Rappang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), mengaku sudah tujuh bulan tidak menerima gaji maupun insentif. Kondisi ini membuat mereka “merana” karena harus tetap bekerja melayani pasien meski hak finansial tak kunjung dibayarkan. Salah seorang perawat yang enggan disebutkan namanya […]

  • Langkah Awal Menuju Kejuaraan Binaan, PBSI Sidrap Gelar Uji Tanding Perdana

    Langkah Awal Menuju Kejuaraan Binaan, PBSI Sidrap Gelar Uji Tanding Perdana

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    SIDRAP — Sebanyak 75 atlet bulutangkis ambil bagian dalam kegiatan uji tanding antara Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sidrap dan PB Karsa Mandiri Makassar yang digelar pada Sabtu, 31 Mei 2025 di Gedung Masyarakat Pangkajene. Kegiatan dimulai pukul 13.00 WITA hingga selesai. PBSI Sidrap dalam kegiatan ini berkolaborasi dengan PBSI Parepare, menghadirkan total 44 atlet […]

  • Wujudkan Pantai Bersih dan Sehat, Kodim 1404/Pinrang Gelar Karya Bakti di Pantai Air Diling

    Wujudkan Pantai Bersih dan Sehat, Kodim 1404/Pinrang Gelar Karya Bakti di Pantai Air Diling

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID-Kodim 1404/Pinrang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan melalui kegiatan Karya Bakti pembersihan Pantai Air Diling, Lingkungan Jampue, Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Selasa (18/08/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.15 WITA tersebut melibatkan Babinsa Kodim 1404/Pinrang, Bhabinkamtibmas, serta sekitar 20 siswa-siswi MA At-Taqwa Jampue Pinrang. Kegiatan dilaksanakan secara bersama-sama dengan penuh semangat […]

expand_less