Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gerak Cepat Polisi Sidrap Ungkap Kasus Anirat di Sawah: Ayah Diserang Brutal oleh Tetangga, Satu Pelaku Serahkan Diri, Satu Lagi Diburu

Gerak Cepat Polisi Sidrap Ungkap Kasus Anirat di Sawah: Ayah Diserang Brutal oleh Tetangga, Satu Pelaku Serahkan Diri, Satu Lagi Diburu

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 328
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Aksi penganiayaan berat (Anirat) kembali menggemparkan warga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kali ini, peristiwa berdarah itu terjadi di area persawahan Dusun Simpo, Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Jumat (17/10/2025) pagi.

Korban bernama Lasennang (56), warga Desa Sipodeceng, dianiaya secara brutal oleh dua pelaku yang masih memiliki hubungan bertetangga dengannya, yakni Lago (45) dan anaknya Fian (20). Insiden ini terjadi sekitar pukul 07.00 Wita dan berlangsung sangat cepat di tengah sawah, saat korban sedang beraktivitas.

Menurut informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kejadian bermula ketika pelaku Lago dan anaknya datang ke lokasi sawah dengan mengendarai sepeda motor. Tanpa banyak bicara, keduanya langsung menyerang korban menggunakan sebilah parang. Korban yang tak sempat menghindar mengalami luka bacok cukup parah di bagian leher, lutut, dan kedua kaki.

“Korban sempat berteriak minta tolong, namun karena lokasi kejadian jauh dari permukiman, warga baru berdatangan setelah pelaku kabur dari tempat kejadian,” ungkap salah satu saksi mata di sekitar lokasi.

Korban yang bersimbah darah segera dilarikan ke RS Adinda Rappang oleh warga setempat untuk mendapatkan perawatan intensif. Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan berkat tindakan cepat warga dan pihak medis.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Baranti yang mendapat laporan langsung bergerak cepat (Gercep) menuju tempat kejadian perkara (TKP). Personel Unit Reskrim yang dibackup oleh Tim Resmob Polres Sidrap segera melakukan olah TKP dan pengejaran terhadap para pelaku.

Kapolsek Baranti, AKP Zakaria, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan awal, diduga motif penganiayaan ini dipicu oleh masalah sepele terkait kayu penahan jaring itik milik pelaku yang dituduh dirusak oleh korban.

“Dari keterangan sementara, pelaku Lago merasa tersinggung karena menuduh korban merusak kayu penahan jaring itiknya. Emosi tak terkendali, dia bersama anaknya langsung mendatangi korban di sawah dan melakukan penganiayaan,” jelas AKP Zakaria.

Namun demikian, setelah sempat melarikan diri, pelaku utama Lago akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Tiroang sekitar pukul 11.00 Wita, atau hanya beberapa jam setelah kejadian. Sementara itu, anaknya, Fian, masih dalam pencarian tim gabungan yang terdiri dari Resmob Polres Sidrap dan personel Polsek Baranti.

“Pelaku Lago saat ini sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk parang yang digunakan untuk menyerang korban, serta mengambil keterangan beberapa saksi di TKP,” tambahnya.

Salah satu saksi, Atta (60), warga sekitar yang pertama kali melihat korban terkapar di sawah, mengaku kaget dengan kejadian tersebut. “Saya tidak menyangka bisa sampai seperti itu, karena selama ini hubungan mereka biasa-biasa saja. Hanya karena masalah itik, sampai tega menyerang,” ujarnya sedih.

Kasus ini kini dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Sidrap untuk memastikan peran masing-masing pelaku dan menelusuri kemungkinan adanya pemicu lain di balik peristiwa tersebut.

Kapolres Sidrap, melalui Kasatreskrim, juga mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan secara musyawarah dan tidak dengan kekerasan. “Kami mengingatkan bahwa tindakan main hakim sendiri hanya akan menimbulkan penyesalan dan konsekuensi hukum berat. Polisi akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan di wilayah hukum Sidrap,” tegasnya.

Kini, warga berharap agar korban segera pulih dan kasus ini bisa menjadi pelajaran agar konflik antarwarga, sekecil apa pun, tidak lagi diselesaikan dengan cara kekerasan. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Sekolah yang Paling Banyak Alumninya Diterima Di UNIMEN 2025, Berikut Daftarnya

    8 Sekolah yang Paling Banyak Alumninya Diterima Di UNIMEN 2025, Berikut Daftarnya

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 161
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID’–Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) resmi meluncurkan pendaftaran calon mahasiswa baru yang ditandai dengan Launching PMB Tahun 2026 di Aula Kampus I UNIMEN, Jl. Jenderal Sudirman No. 17 Enrekang, Selasa (20/1/2026). Pada kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) melalui Wakil Rektor II, Dr. Elihami memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang konsisten […]

  • Serah Terima Jabatan Kabag Ops Polres Enrekang, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Dedikasi dalam Pelaksanaan Tugas

    Serah Terima Jabatan Kabag Ops Polres Enrekang, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Dedikasi dalam Pelaksanaan Tugas

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 60
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID’— Polres Enrekang melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K., bertempat di Aula Wirapratama Polres Enrekang, Rabub(9/9/26). Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Enrekang, personel Polres Enrekang, serta Ketua Bhayangkari Cabang Enrekang beserta jajaran pengurus. Dalam […]

  • Dosen PAI UNIMEN Raih Gelar Doktor, Mustamin Teliti Pengelolaan Zakat dan Pemberdayaan Zakat Bagi Mustahik

    Dosen PAI UNIMEN Raih Gelar Doktor, Mustamin Teliti Pengelolaan Zakat dan Pemberdayaan Zakat Bagi Mustahik

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PARE-PARE,KABAR KITA,, CO.ID— Zakat di Kabupaten Enrekang tidak hanya dipandang sebagai dana yang disalurkan kepada mustahik. Riset terbaru justru menunjukkan bahwa zakat dapat diarahkan menjadi instrumen pemberdayaan pendidikan agama Islam sekaligus mendorong kemandirian ekonomi dan penguatan kapasitas sosial penerimanya. Temuan itu mengantarkan Mustamin, dosen Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) sekaligus Musyrif MBS Enrekang, meraih gelar doktor […]

  • Masyarakat Pancasila, Teralienasi dari Nilai-Nilai Pancasila, Refleksi Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 1945 – 1 Juni 2025

    Masyarakat Pancasila, Teralienasi dari Nilai-Nilai Pancasila, Refleksi Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 1945 – 1 Juni 2025

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.135
    • 0Komentar

    Oleh : Murni Parembai, SS.M.Ag KABARKITA — Kerinduan akan kemerdekaan adalah cita-cita luhur yang muncul di setiap generasi bangsa yang terjajah. Semangat itulah yang membakar jiwa bangsa Indonesia sejak masa Kebangkitan Nasional tahun 1908 sebagai fase awal kebangkitan kolektif. Disusul oleh momentum Sumpah Pemuda tahun 1928, di mana para pemuda dari berbagai pelosok Nusantara menyatakan […]

  • Polda Sulsel Tanam Jagung 812 Hektar pada Kuartal I 2026, Targetkan Swasembada Jagung

    Polda Sulsel Tanam Jagung 812 Hektar pada Kuartal I 2026, Targetkan Swasembada Jagung

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Makassar, Sulsel, KBK — Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung program ketahanan pangan nasional, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) telah melakukan penanaman jagung seluas 812 hektar pada Kuartal I Tahun 2026. Lahan tersebut tersebar di seluruh kabupaten/kota di wilayah Sulawesi Selatan. Penanaman jagung ini memanfaatkan berbagai jenis lahan binaan Polri, mulai dari lahan […]

  • Anggaran Makan Minum Damkar Parepare Disorot: Petugas Piket Disuruh Antar Jemput Konsumsi Ditengah Siaga

    Anggaran Makan Minum Damkar Parepare Disorot: Petugas Piket Disuruh Antar Jemput Konsumsi Ditengah Siaga

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle kabarkita
    • visibility 557
    • 0Komentar

    PAREPARE, Kabarkita.co.id– Polemik pengelolaan anggaran makan dan minum di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare mencuat ke publik. Pembahasan anggaran disebut tidak melibatkan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), padahal posisi tersebut memiliki peran strategis dalam pelaksanaan dan pengawasan kegiatan. Sejumlah sumber internal menyebutkan, dalam proses pembahasan hingga realisasi anggaran makan minum, PPTK tidak diikutsertakan […]

expand_less