Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Masyarakat Pancasila, Teralienasi dari Nilai-Nilai Pancasila, Refleksi Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 1945 – 1 Juni 2025

Masyarakat Pancasila, Teralienasi dari Nilai-Nilai Pancasila, Refleksi Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 1945 – 1 Juni 2025

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • visibility 1.053
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Murni Parembai, SS.M.Ag

KABARKITA — Kerinduan akan kemerdekaan adalah cita-cita luhur yang muncul di setiap generasi bangsa yang terjajah. Semangat itulah yang membakar jiwa bangsa Indonesia sejak masa Kebangkitan Nasional tahun 1908 sebagai fase awal kebangkitan kolektif.

Disusul oleh momentum Sumpah Pemuda tahun 1928, di mana para pemuda dari berbagai pelosok Nusantara menyatakan persatuan dalam semangat Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa: Indonesia.

Tahun 1945 menjadi babak penting dalam sejarah bangsa. Di tengah situasi Perang Dunia II, ketika Jepang menjanjikan kemerdekaan, para pendiri bangsa dengan cerdas memanfaatkannya untuk memikirkan arah berdirinya negara. Di sinilah terjadi dialektika, diskusi dan perdebatan tentang bentuk negara dan Ideologi yang akan memayungi kehidupan bangsa yang merdeka.

Bukan hal yang mudah, namun mengedepankan prinsip kesamaan nasib dalam penjajahan, sehingga diskusi itu berlangsung penuh heroik berhasil menemukan kesepakatan bersama.

Lahir dari semangat untuk keluar dari belenggu penjajahan, keterbelakangan, dan penindasa, para pendiri bangsa merumuskan nilai-nilai luhur sebagai penuntun hidup berbangsa dan bernegara.

Tanggal 1 Juni 1945, dalam sidang BPUPKI, menjadi tonggak kelahiran Pancasila. Ir. Soekarno dengan jernih dan mendalam menyampaikan nilai-nilai yang telah hidup sejak zaman Sriwijaya dan Majapahit: lima sila yang integral, holistik, dan dinamis, yang kemudian kita kenal sebagai Pancasila.

Pancasila bukan sekadar rumusan politik, melainkan nilai hidup bangsa Indonesia. Menurut Soekarno, Pancasila dalah bintang penuntun (leitstar), bukan hanya untuk membentuk negara, tetapi juga untuk membentuk manusia dan masyarakat Indonesia yang seutuhnya. Menyatukan anak bangsa dalam kemajemukaan kultur, budaya, agama dan bahasa.

Namun kini, setelah Indonesia merdeka selama delapan dekade, Pancasila tampak kehilangan daya ikatnya. Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap silanya semakin menjauh dari kenyataan hidup masyarakat. Pancasila hadir hanya sebagai simbol formal, teks dalam pembukaan UUD, dan hafalan di ruang kelas, tetapi teralienasi dari perbuatan nyata.

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Enrekang Buka Dengan Resmi Jalan Santai Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79

    Kapolres Enrekang Buka Dengan Resmi Jalan Santai Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 318
    • 0Komentar

    ENREKANG -KABAR KITA.CO.ID-Kemeriahan Hari Bhayangkara ke-79 terasa begitu semarak di Kabupaten Enrekang. Ribuan warga tumpah ruah memadati halaman Mapolres Enrekang sejak subuh untuk mengikuti kegiatan Jalan Santai Terbuka untuk Umum yang sukses digelar Polres Enrekang pada Minggu (29/06/2025). Kegiatan ini secara resmi dibuka langsung oleh Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi oleh […]

  • Sidrap Jaga Ketahanan Pangan, Panen Padaloang Alau Tembus 11,6 Ton Gabah per Hektare

    Sidrap Jaga Ketahanan Pangan, Panen Padaloang Alau Tembus 11,6 Ton Gabah per Hektare

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SIDRAP — Di tengah tantangan kemarau panjang akibat fenomena El Nino, petani di Desa Padaloang Alau, Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), tetap mampu mencatat hasil panen padi yang menggembirakan. Kondisi itu tergambar saat Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama petani melakukan panen padi di lahan milik Madi, salah seorang petani Desa Padaloang Alau, Senin (7/9/2026). […]

  • Semangat Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang Tetap Membara di Hari Ke-7 Pelaksanaan TMMD

    Semangat Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang Tetap Membara di Hari Ke-7 Pelaksanaan TMMD

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 59
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID–Memasuki hari ke-7 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, semangat personel Satgas TMMD Kodim 1404/Pinrang tetap membara saat mengikuti apel pagi di Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Rabu (22/07/2026). Apel pagi dipimpin langsung oleh Wadan SSK TMMD Ke-129, Pelda Irpan, sebagai bagian dari kegiatan rutin sebelum memulai pekerjaan di lapangan. Apel ini […]

  • Babinsa Kalosi Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Drainase dan Bahu Jalan

    Babinsa Kalosi Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Drainase dan Bahu Jalan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 96
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah terjadinya banjir, Babinsa Kelurahan Kalosi Koramil 1419-04/Alla, Sertu Muh. Tahir, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan drainase dan bahu jalan, bertempat di Pasanggarahan Garutuk, Lingkungan Kalosi Barat, Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang. Jumat 10/04/2026 Kegiatan gotong royong ini difokuskan pada pembersihan saluran drainase yang […]

  • Disdik Sidrap Luruskan Informasi: Renovasi Plafon TK Maritengngae dari APBD 2022, Bukan 2024

    Disdik Sidrap Luruskan Informasi: Renovasi Plafon TK Maritengngae dari APBD 2022, Bukan 2024

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 275
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Dinas Pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang (Disdik Sidrap) akhirnya buka suara terkait ambruknya plafon TK Negeri Pembina Maritengngae, Kecamatan Maritengngae, Selasa (26/8/2025). Kepala Bidang Unit Pelaksana Kegiatan Pembangunan (UPKP) Disdik Sidrap, Rahmat Hambali, menegaskan bahwa proyek renovasi plafon tersebut bukan dibiayai melalui APBD 2024 sebagaimana ramai diberitakan sebelumnya. “Perlu kami luruskan, renovasi plafon TK […]

  • Polres Enrekang Gelar Nobar Virtual Wayang Kulit “Amartha Binangun” Bersama Forkopimda dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

    Polres Enrekang Gelar Nobar Virtual Wayang Kulit “Amartha Binangun” Bersama Forkopimda dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 410
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Rangkaian memeriahkan HUT Bhayangkara ke-79, Polres Enrekang menggelar nonton bareng virtual pagelaran wayang kulit dengan lakon “Amartha Binangun” yang diselenggarakan oleh Mabes Polri, pada tingkat polres Enrekang ini diselenggarakan di ruang Mapolres. pada Jumat malam (4/7/2025). Kegiatan yang digelar di Mapolres Enrekang tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. […]

expand_less