Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » HARGA MATI! Ribuan Warga Sidrap Tumpah Ruah Sambut Kepulangan Syaqira

HARGA MATI! Ribuan Warga Sidrap Tumpah Ruah Sambut Kepulangan Syaqira

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • visibility 264
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Kepulangan Syaqira, kontestan cilik Dangdut Academy 7 (DA7) Indosiar, menjadi bukti betapa kuatnya ikatan emosional masyarakat Sidrap terhadap sang idola. Meski langkahnya harus terhenti di babak Top 7, cinta dan kebanggaan warga tidak sedikit pun berkurang. Justru, kepulangannya berubah menjadi lautan dukungan yang menciptakan sejarah baru tentang totalitas masyarakat dalam menyambut putri daerahnya itu.

Totalitas Warga: Menunggu Sejak Pagi Hingga Malam

Sejak kabar kepulangan Syaqira tersebar, antusiasme masyarakat Sidrap meningkat tajam. Ribuan warga rela menunggu sejak pagi hingga malam hari di Rumah Jabatan Bupati Sidrap. Area luar dan dalam pekarangan rujab padat dipenuhi warga yang membawa poster, spanduk, hingga bunga sebagai ungkapan cinta kepada sang “Peri Kecil” yang telah mengharumkan nama daerah.

Padahal, waktu kedatangan Syaqira molor jauh dari perkiraan. Perjalanan Makassar–Sidrap yang biasanya hanya ditempuh 3 jam, membengkak menjadi lebih dari 12 jam akibat banyaknya masyarakat yang menunggu di sepanjang jalur yang dilalui rombongan.

Namun penantian panjang itu tidak menyurutkan semangat warga. Bagi mereka, kehadiran Syaqira bukan sekadar pulangnya seorang penyanyi, tetapi pulangnya simbol harapan dan inspirasi generasi muda Sidrap.

Arak-Arakan Cinta Sepanjang Perjalanan

Tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sekitar pukul 09.00 Wita, Syaqira langsung disambut gelombang masyarakat yang menunggu di berbagai titik kabupaten/kota yang ia lewati. Dari Maros, Pangkep, Barru, Parepare, hingga memasuki Kabupaten Sidrap, warga berdiri di pinggir jalan menunggu kehadirannya. Ada yang berteduh di bawah terik matahari, ada pula yang tetap bertahan dalam hujan demi melihat sang idola melintas.

Rombongan meninggalkan bandara pukul 09.30 Wita. Tetapi perjalanan yang seharusnya hanya 3 jam berubah menjadi perjalanan 12 jam yang melelahkan, karena hampir setiap titik dipadati warga yang ingin menyapa.

“Syaqira… Syaqira… Peri Kecil!” teriakan itu menggema sepanjang jalan, menjadi energi tersendiri bagi sang idola.

Bupati Sidrap Turun Langsung Menjemput

Antusiasme warga semakin memuncak ketika mengetahui bahwa Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, turun langsung menjemput Syaqira. Bupati menunggu di perbatasan Parepare–Sidrap, tepatnya di Desa Mattiro Tasi, kemudian mengawal langsung perjalanan menuju Rujab Bupati.

Sepanjang perjalanan, Syaqira dan Bupati Syaharuddin beberapa kali turun dari kendaraan untuk menyapa, menyalami, dan melambaikan tangan kepada warga yang sudah menunggu berjam-jam di tepi jalan.

Kemacetan terjadi di sejumlah titik, terutama saat memasuki kawasan Kota Pangkajene. Namun, semua itu menjadi pemandangan indah tentang tumpah-ruahnya cinta masyarakat Sidrap kepada putri terbaiknya.

Penantian Berjam-Jam yang Dibalut Kebanggaan

Sebagian warga bahkan sudah menunggu di Rujab Bupati sejak pagi, sebelum rombongan berangkat dari Makassar. Mereka bertahan berjam-jam, mulai dari anak-anak hingga orang tua, hanya demi menyambut pulangnya gadis cilik berwajah manis yang kini menjadi ikon kebanggaan Sidrap.

Banyak warga mengaku rela meninggalkan aktivitas penting, mulai dari tidak berjualan hingga menunda pergi ke sawah atau menghadiri acara keluarga. Bagi mereka, Syaqira telah membawa nama Sidrap ke panggung nasional dan memperkenalkan daerahnya kepada jutaan penonton se-Indonesia.

Peri Kecil yang Memenangkan Hati Warga

Meski harus terhenti di panggung DA7, cinta masyarakat Sidrap kepada Syaqira justru makin besar. Mereka bangga, tersentuh, dan merasa bahwa perjuangan Syaqira adalah perjuangan mereka bersama.

Dukungan total ini bukan sekadar euforia sesaat, melainkan pesan kuat bahwa Sidrap akan selalu menjadi rumah hangat bagi putra-putri terbaiknya.

Peri Kecil itu memang tak lagi bersaing di panggung DA7, tetapi ia telah memenangkan panggung hati seluruh masyarakat Sidrap. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sidrap Turun Langsung Operasikan Alat Berat di Proyek Jalan Poros Amparita–Teteaji

    Bupati Sidrap Turun Langsung Operasikan Alat Berat di Proyek Jalan Poros Amparita–Teteaji

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 173
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, meninjau langsung progres proyek peningkatan Jalan Poros Amparita–Teteaji di sela kunjungannya di Kecamatan Tellu Limpoe, Kamis (27/11/2025). Kunjungan itu bukan sekadar inspeksi biasa, tetapi juga menjadi bukti komitmennya terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Tidak hanya meninjau, Bupati Syaharuddin bahkan turun langsung mengoperasikan alat berat pemadat jalan, […]

  • Ahli Waris Anggota BPD Pattondonsalu Terima Santunan JKM Rp42 Juta

    Ahli Waris Anggota BPD Pattondonsalu Terima Santunan JKM Rp42 Juta

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 124
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID -Wujud Nyata Kepedulian, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Jaminan Kematian bagi Anggota BPD Desa Pattondonsalu Enrekang BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Palopo melalui Dinas Pemdes Enrekang diwakili sekretaris dinas pemdes enrekang bpk Abd. Razak, S.STP bersama Pemerintah Kabupaten Enrekang diwakili menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris almarhum Bapak Muhammad Nasir anggota […]

  • Polda Sulsel Tanam Jagung 812 Hektar pada Kuartal I 2026, Targetkan Swasembada Jagung

    Polda Sulsel Tanam Jagung 812 Hektar pada Kuartal I 2026, Targetkan Swasembada Jagung

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Makassar, Sulsel, KBK — Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung program ketahanan pangan nasional, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) telah melakukan penanaman jagung seluas 812 hektar pada Kuartal I Tahun 2026. Lahan tersebut tersebar di seluruh kabupaten/kota di wilayah Sulawesi Selatan. Penanaman jagung ini memanfaatkan berbagai jenis lahan binaan Polri, mulai dari lahan […]

  • Warga Binaan Rutan Malino Tampil Memukau di Beautiful Malino 2025, Bukti Nyata Reintegrasi Sosial

    Warga Binaan Rutan Malino Tampil Memukau di Beautiful Malino 2025, Bukti Nyata Reintegrasi Sosial

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 471
    • 0Komentar

    MALINO, KBK — Dua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Rutan Kelas IIB Malino mencuri perhatian pengunjung saat tampil membawakan lagu dalam event tahunan Beautiful Malino 2025 yang digelar di kawasan Hutan Pinus Malino, Kabupaten Gowa, Kamis (10/7/2025). Dengan suara merdu dan penuh percaya diri, keduanya sukses menghibur ribuan pengunjung dan menunjukkan potensi positif yang mereka […]

  • Proyek APBN Rp5,8 Miliar di Kawasan Transmigrasi Lagading Dipertanyakan, Rabat Beton Mudah Mengelupas

    Proyek APBN Rp5,8 Miliar di Kawasan Transmigrasi Lagading Dipertanyakan, Rabat Beton Mudah Mengelupas

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 222
    • 0Komentar

    KABARKITA.CO.ID, SIDRAP — Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran puluhan miliar rupiah ke kawasan transmigrasi Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Salah satu fokus utama anggaran tersebut adalah pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan yang diharapkan dapat menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat transmigrasi. Berdasarkan data yang dihimpun, pembangunan jalan lingkungan sepanjang 4 kilometer menelan anggaran […]

  • Kanwil Ditjenpas Sulsel Tanam 10.000 Bibit Kelapa, Karutan Malino Ikut Sukseskan Gerakan Hijau untuk Pangan dan Lingkungan

    Kanwil Ditjenpas Sulsel Tanam 10.000 Bibit Kelapa, Karutan Malino Ikut Sukseskan Gerakan Hijau untuk Pangan dan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MAROS, KBK – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Selatan melaksanakan gerakan penanaman 10.000 bibit kelapa pada Selasa, 9 September 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional penanaman 360.000 bibit kelapa yang dipusatkan di Nusakambangan, Jawa Tengah, sebagai salah satu bentuk dukungan pemasyarakatan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Di […]

expand_less