Lurah Ponrangae Klarifikasi Isu Bantuan BAZNAS, Dana Rp3 Juta Dialihkan ke Lansia
- account_circle Iful -
- calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
- visibility 99
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP, KBK — Warga Kelurahan Ponrangae, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, digegerkan oleh isu dugaan penyaluran bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang dinilai tidak tepat sasaran.
Bantuan senilai Rp3 juta tersebut ramai diperbincangkan warga karena disinyalir jatuh ke tangan keluarga pejabat tingkat kelurahan setempat.
Menyikapi hal tersebut, Lurah Ponrangae, Hasniati, akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi.
Saat ditemui di Kantor BAZNAS Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, pada Jumat (06/03/2026) siang, ia memberikan penjelasan detail dengan didampingi langsung oleh pihak BAZNAS Sidrap.
Dalam keterangannya, Hasniati membenarkan bahwa orang tuanya memang menerima kucuran bantuan modal untuk pengusaha kecil dari BAZNAS Sidrap senilai Rp3 juta.
Namun, ia menepis anggapan bahwa bantuan tersebut diberikan karena posisinya sebagai lurah.
“Menurut data, orang tua saya itu sejak dari dulu memang sudah terdata sebagai penerima bantuan. Bahkan sebelum saya menjabat sebagai lurah, orang tua saya sudah terdata sebagai penerima,” jelas Hasniati.

Meski demikian, menyusul adanya isu yang berkembang di tengah masyarakat serta informasi yang ia terima dari Camat dan Ketua BAZNAS, Hasniati mengambil langkah cepat.
Ia berinisiatif mendatangi Kantor BAZNAS untuk meluruskan kesalahpahaman tersebut sekaligus mengalihkan bantuan agar lebih tepat sasaran.
Dalam kunjungannya itu, Hasniati membawa serta seorang warga lanjut usia (lansia) dari Ponrangae bernama Itareng (86).
Menurut Hasniati, Nenek Itareng memiliki kondisi ekonomi yang lebih membutuhkan sehingga dinilai layak menerima bantuan tersebut.
Uang bantuan senilai Rp3 juta yang sebelumnya memicu polemik itu kemudian diserahkan langsung kepada Itareng.
Proses penyerahan pengalihan dana ini turut disaksikan langsung oleh Kepala BAZNAS Sidrap, Mustari Sade, beserta sejumlah staf dari BAZNAS Sidrap.
Langkah ini diharapkan dapat meredam polemik di tengah masyarakat sekaligus memastikan dana zakat benar-benar sampai kepada pihak yang paling membutuhkan. (Gnd)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar