Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua Yayasan As’adiyah Siap Usut Oknum Aparat yang Diduga Bekingi Mafia Tanah Wakaf

Ketua Yayasan As’adiyah Siap Usut Oknum Aparat yang Diduga Bekingi Mafia Tanah Wakaf

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Bunyamin M. Yapid, menegaskan pihaknya akan menelusuri dan mengusut oknum aparat yang diduga membekingi praktik mafia tanah terkait sengketa lahan milik pesantren tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Bunyamin yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Agama RI pada Kamis malam, 12 Maret 2026, usai keluarnya putusan perkara di Pengadilan Negeri Sengkang terkait gugatan atas lahan yang selama ini dikelola oleh Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah.

Menurutnya, putusan pengadilan tersebut menjadi bukti bahwa klaim pihak penggugat tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Ia menegaskan bahwa sejak puluhan tahun lalu lahan tersebut telah dikenal sebagai milik As’adiyah dan dikelola untuk kepentingan pesantren.

“Mafia tanah ini sebenarnya sudah mengetahui bahwa sejak tahun 1982 lahan tersebut adalah milik As’adiyah dan selama ini aman, tidak pernah ada yang mengganggu. Karena itu putusan ini sangat tepat,” tegas Bunyamin.

Dalam perkara tersebut, dua orang penggugat yakni Nafisa Binti Ballobo dan Jidek Bin Muhammad mengajukan gugatan terhadap Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah serta beberapa pihak lain terkait tanah sawah yang menjadi objek sengketa di wilayah Kecamatan Maniangpajo, Wajo.

Objek sengketa tersebut berupa puluhan petak sawah dengan luas sekitar 4,89 hektare yang diklaim oleh penggugat sebagai bagian dari harta peninggalan keluarga.

Namun setelah melalui proses persidangan, majelis hakim menyatakan gugatan para penggugat tidak dapat diterima karena dinilai cacat secara formil dan tidak memenuhi syarat-syarat hukum yang jelas.

Dalam dokumen persidangan juga disebutkan bahwa para penggugat sebenarnya telah lama mengetahui lahan tersebut berada dalam penguasaan Yayasan As’adiyah. Bahkan, hasil panen dari lahan itu telah diserahkan kepada pihak yayasan sejak tahun 1980-an.

Bunyamin menilai kemunculan klaim baru terhadap tanah wakaf tersebut merupakan bagian dari praktik mafia tanah yang mencoba memanfaatkan situasi dengan mengganggu aset lembaga pendidikan Islam yang telah lama berdiri di Sengkang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras memperjuangkan hak yayasan di pengadilan, termasuk tim wakaf yang selama ini mengawal dokumen dan data kepemilikan tanah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Haji Herman yang menangani bagian wakaf bersama seluruh tim yang telah berjuang menjaga aset umat ini,” ujarnya.

Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya kemenangan yayasan semata, tetapi juga kemenangan bagi umat dan para santri yang selama ini bergantung pada keberadaan aset wakaf tersebut untuk mendukung kegiatan pendidikan dan dakwah.

Ke depan, Yayasan As’adiyah yang telah lebih dari satu abad berkontribusi bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara memastikan akan terus menjaga serta mengamankan seluruh aset wakaf agar tidak kembali menjadi sasaran pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami akan telusuri siapa saja oknum yang bermain di belakang perkara ini. Jika ada aparat yang membekingi mafia tanah, tentu akan kami usut,” tegas Bunyamin.

“Hidup ini sudah banyak masalah, jangan cari masalah lagi, apalagi dengan pondok pesantren As’adiyah,” tambahnya.

Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar menghormati tanah wakaf dan tidak mencoba mengambil hak lembaga pendidikan Islam yang selama puluhan tahun telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Kotrack Hadir di Sidrap, Petani Kini Lebih Mudah Akses Alsintan Modern

    PT Kotrack Hadir di Sidrap, Petani Kini Lebih Mudah Akses Alsintan Modern

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 356
    • 0Komentar

    SIDRAP KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang menyambut baik pembukaan kantor PT Kotrack Machinery Indonesia Cabang Sidrap, sebagai langkah positif untuk mempermudah petani dalam mengakses alat dan mesin pertanian (alsintan) modern. Acara grand opening perusahaan penyedia alsintan itu berlangsung Kamis (3/7/2025), di Café Nusantara, Jl. Jend. Sudirman, Kelurahan Majjelling Watang, Kecamatan Maritengngae. Pemerintah daerah diwakili […]

  • Dialog Publik, LSM PERKARA Desak Inspektorat Percepat Hasil Audit SK Fiktif Dan Berharap Bupati Enrekang Memikirkan Sisi Kemanusian Nasib Tenaga P3K

    Dialog Publik, LSM PERKARA Desak Inspektorat Percepat Hasil Audit SK Fiktif Dan Berharap Bupati Enrekang Memikirkan Sisi Kemanusian Nasib Tenaga P3K

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 319
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Pengurus Besar Pergerakan Koalisi Rakyat ( PERKARA ) menggelar Dialog Publik dengan mengangkat tema Apa Kabar Status P3K Di Kabupaten Enrekang ? Yang di hadiri pemuda mahasiswa dan sejumlah tenaga P3K Di Cefe Ebo, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang , Sulawesi Selatan, Selasa 15 Juli 2025. Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan Dialog […]

  • Satgas TMMD Ke-125 Kodim 1419/Enrekang Kebut Pembangunan RTLH Rumah Pak Deri.

    Satgas TMMD Ke-125 Kodim 1419/Enrekang Kebut Pembangunan RTLH Rumah Pak Deri.

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 256
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- Pembangunan rumah milik Pak Deri yang menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1419/Enrekang kini menunjukkan progres yang signifikan. Hingga saat ini, pengerjaannya telah mencapai 70 persen. Rumah yang berlokasi di Dusun Kota Desa Pekalobean Kecamatan Anggeraja, ini merupakan bagian dari program rehabilitasi rumah tidak layak […]

  • Bupati Syaharuddin Bersama Warga Nikmati Suasana Kekeluargaan di Pesta Panen Sipodeceng

    Bupati Syaharuddin Bersama Warga Nikmati Suasana Kekeluargaan di Pesta Panen Sipodeceng

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 160
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Suasana penuh semangat dan kekeluargaan menyelimuti Pesta Panen dan Musyawarah Tudang Sipulung Musim Tanam Oktober–Maret yang digelar di Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini tak hanya menjadi momentum perayaan hasil bumi, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menyongsong musim tanam baru dengan semangat gotong royong khas […]

  • Sosok H. Muhammad Naim: Keluarga Nomor Satu, Istri Adalah Mitra Hidup

    Sosok H. Muhammad Naim: Keluarga Nomor Satu, Istri Adalah Mitra Hidup

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Palu,-. H. Muhammad Naim dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, sederhana, dan penuh tanggung jawab. Namun di balik kesibukannya menjalankan amanah jabatan, ada satu prinsip hidup yang selalu ia pegang teguh, yakni menjadikan keluarga sebagai prioritas utama. Bagi H. Muhammad Naim, istri bukan sekadar pendamping, melainkan mitra hidup yang harus dirangkul, dihargai, dan disatukan dalam […]

  • Tim Pickleball Enrekang Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lapangan Abubakar Lambogo

    Tim Pickleball Enrekang Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lapangan Abubakar Lambogo

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 136
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Tim Pickleball Enrekang melakukan aksi bersih-bersih di Lapangan Abubakar Lambogo, Kabupaten Enrekang, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian fasilitas olahraga. Salah satu anggota tim Pickleball Enrekang, Ilyas Ismail, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Enrekang yang disampaikan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar). “Aksi bersih-bersih ini adalah bentuk […]

expand_less