Aldhita Cutpratami Syamrun, Mahasiswi KKN T 116 Unhas Gelar Sosialisasi dan Pengenalan TEBA Modern kepada Masyarakat.
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Aldhita Cutpratami Syamrun, Mahasiswi KKN T 116 Unhas Gelar Sosialisasi dan Pengenalan TEBA Modern kepada Masyarakat.
Kabarkita.co.id.Makassar. –– Aldhita Cutpratami Syamrun, mahasiswi Program Studi Proteksi Tanaman, KKN-T Gelombang 116 Unhas menggelar Sosialisasi program kerja Pengenalan TEBA Modern Dalam Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah organik, , di Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sabtu 8 Agustus 2026.
Kegiatan sosialisasi dilatarbelakangi oleh hasil observasi di lingkungan Kelurahan Tamalanrea Jaya yang menunjukkan bahwa limbah rumah tangga didominasi oleh sampah organik.
Apabila tidak dikelola dengan tepat, sampah organik yang menumpuk akan mengalami pembusukan dan dapat menghasilkan gas metana (CH₄), yang merupakan salah satu gas rumah kaca yang nantinya akan berkontribusi terhadap perubahan iklim.
Oleh karena itu, diperlukan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik agar limbah tersebut tidak hanya menjadi sumber pencemaran, tetapi dapat dimanfaatkan kembali.
Aldhita Cutpratami Syamrun, mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Mahasiswa KKN T Unhas 116 memperkenalkan TEBA Modern sebagai salah satu alternatif pengelolaan limbah organik. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan TEBA, cara pembuatannya, jenis-jenis sampah organik yang dapat dimasukkan ke dalam TEBA, hingga proses penguraian sampah organik di dalamnya.
Selain itu, masyarakat juga diberikan alternatif pengelolaan terhadap jenis limbah organik yang tidak sesuai untuk dimasukkan ke dalam TEBA.
“Sangat penting untuk mengetahui bagaimana cara mengelola limbah organik secara tepat, agar potensi limbah tersebut dapat menghasilkan pupuk organik berkualitas yang mampu menyuburkan tanaman warga sekaligus menekan emisi gas rumah kaca yang memicu perubahan iklim,” ucap Aldhita
Antusiasme masyarakat terlihat selama sesi diskusi, saran, dan tanya jawab mengenai penerapan TEBA serta pengelolaan limbah organik di lingkungan rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menerapkan pengelolaan limbah organik secara tepat dan berkelanjutan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara masyarakat Kelurahan Tamalanrea Jaya dan mahasiswa KKN sebagai dokumentasi sekaligus penutup rangkaian kegiatan sosialisasi.(Aldhita/Dso).
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar