Babinsa Koramil 1419-02/Enrekang Imbau Warga Waspada Bahaya Karhutla
- account_circle Basir
- calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ENREKANG,KARBAR KITA.CO.ID– Babinsa Koramil 1419-02/Enrekang, Koptu Syahrir, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama perangkat desa dan masyarakat di Dusun Penja, Desa Karueng, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Minggu (16/08/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Koptu Syahrir menyampaikan imbauan kepada perangkat desa dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang belakangan ini marak terjadi.
Babinsa mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, serta segera melaporkan kepada aparat kewilayahan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayahnya.
“Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada Babinsa, pemerintah desa atau pihak terkait agar dapat ditangani secepat mungkin dan tidak meluas,” imbau Koptu Syahrir.
Sementara itu, di tempat terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1419/Enrekang Letkol Inf Hendra Kusuma Wijaya, S.Sos., M.M., menginstruksikan kepada seluruh aparat kewilayahan untuk meningkatkan pemantauan terhadap potensi Karhutla di wilayah binaan masing-masing.
Dandim menegaskan bahwa setiap kejadian kebakaran harus segera dilaporkan sejak sumber api diketahui. Aparat kewilayahan juga wajib memantau proses penanganan dan memastikan api benar-benar padam sebelum dinyatakan aman.
“Setiap ada kebakaran hutan maupun lahan, segera laporkan sejak sumber api diketahui dan pantau penanganannya sampai api benar-benar padam. Jangan sampai api yang sudah dianggap aman kembali menyala dan meluas,” tegas Dandim.
Langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan Kodim 1419/Enrekang bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencegah serta mengantisipasi meluasnya Karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Melalui sinergi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, diharapkan potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan.(Ombass)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar