Dari Sekolah Menuju Pemilu, KPU Enrekang Bekali Siswa SMA 2 Praktik Berdemokrasi
- account_circle Basir
- calendar_month 44 menit yang lalu
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ENREKANGKABAR KITA.CO.ID- – Pemilihan ketua OSIS di tingkat sekolah menjadi momentum bagi siswa untuk mengenal proses demokrasi sebelum nantinya berhadapan dengan pemilu yang sesungguhnya. Hal tersebut menjadi perhatian Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang yang mulai memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada siswa SMA Negeri 2 Enrekang, Senin (07/09/2026).
Sosialisasi diberikan melalui amanat pada pelaksanaan upacara yang disampaikan Koordinator Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Kabupaten Enrekang, Muhammad Rahmat.
Di hadapan para siswa, Rahmat menjelaskan rencana pelaksanaan pemilihan ketua OSIS tingkat SMA dan SMK secara serentak se-Sulawesi Selatan pada akhir September 2026. Agenda tersebut dinilai dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal sekaligus mempraktikkan proses demokrasi secara langsung di lingkungan sekolah.
Rahmat mengatakan, kehadiran KPU di sekolah merupakan bagian dari sosialisasi dan pendampingan kepada siswa dalam menjalankan proses demokrasi. Pemilihan ketua OSIS, menurutnya, menjadi bentuk praktik demokrasi paling dasar, khususnya bagi siswa yang nantinya masuk dalam kategori pemilih pemula.
“Kehadiran kami ke sini untuk memberikan sosialisasi serta pendampingan. Saat ini kalian akan melaksanakan pesta demokrasi tingkat sekolah, ke depan kalian akan mengikuti pesta demokrasi yang lebih besar. Ini bisa dibilang simulasi,” ucap Rahmat.
Melalui pemilihan OSIS, siswa tidak hanya belajar mengenai proses memilih seorang pemimpin di lingkungan sekolah. Pengalaman tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenal proses demokrasi secara lebih dekat sebelum mereka menggunakan hak pilih dalam pemilu.
Rahmat juga mengingatkan bahwa tahapan yang berlangsung di lingkungan sekolah dapat menjadi gambaran awal bagi siswa mengenai keterlibatan mereka dalam proses demokrasi. Karena itu, pendampingan kepada pemilih pemula perlu dilakukan sejak dini agar siswa memiliki pemahaman ketika nantinya telah memiliki hak pilih.
“Jadi teman-teman bisa merasakan dahulu rasanya memilih di sekolah sebelum nanti gunakan hak pilih di pemilu maupun pilkada,” kata Rahmat, mengajak siswa melihat pemilihan OSIS sebagai pengalaman awal sebelum mengikuti proses demokrasi yang lebih besar.
KPU Enrekang sebelumnya juga menyatakan akan memaksimalkan pendampingan terhadap pelaksanaan pemilihan ketua OSIS di tingkat SMA dan SMK yang dapat dijangkau di Kabupaten Enrekang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya KPU Enrekang memperluas pendidikan pemilih secara berkelanjutan, sekaligus menyiapkan generasi muda agar tidak menjadi pemilih yang hanya hadir saat pemilu, tetapi telah mengenal proses demokrasi sejak berada di bangku sekolah.
Dengan pengalaman memilih di lingkungan sekolah, siswa diharapkan memiliki bekal awal untuk memahami pentingnya partisipasi dalam menentukan pilihan ketika kelak menjadi pemilih dalam pemilu. (Ombass)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar