Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diduga Langgar Prosedur, Oknum Polisi Geledah Rumah Warga di Parepare Tanpa Surat Tugas

Diduga Langgar Prosedur, Oknum Polisi Geledah Rumah Warga di Parepare Tanpa Surat Tugas

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • visibility 613
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Aksi sekelompok pria berpakaian preman yang mengaku sebagai anggota polisi menggeledah rumah warga di BTN Bukit Madani Permai, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, pada Selasa sore (8/7/2025), memicu keresahan dan dugaan pelanggaran prosedur hukum.

Dewi Tamala (35), pemilik rumah, mengaku kaget saat rumahnya didatangi oleh sekitar enam orang yang langsung masuk dan melakukan penggeledahan tanpa menunjukkan surat tugas, identitas resmi, atau menjelaskan maksud kedatangan mereka secara transparan.

“Yang masuk sekitar enam orang, sebagian lagi menunggu di luar. Saya sudah tanya surat tugas atau identitas, tapi tidak satu pun yang menunjukkan. Mereka hanya bilang dari kepolisian,” ungkap Dewi, Kamis (10/7).

Saat kejadian, Dewi hanya ditemani oleh anak dan keponakannya yang masih kecil. Ia juga mengungkapkan bahwa para pria tersebut memeriksa telepon genggam milik keluarganya tanpa menjelaskan tujuan penggeledahan.

Tak hanya di rumah Dewi, penggeledahan serupa juga terjadi di rumah orang tuanya di kawasan Lapadde. Namun, dari dua lokasi tersebut, tidak ditemukan barang bukti mencurigakan. Para pria itu kemudian pergi begitu saja tanpa memberikan penjelasan atau surat berita acara.

Belakangan diketahui, mereka merupakan anggota dari Satuan Narkoba Polres Parepare. Informasi tersebut didapat Dewi dari salah seorang di antara mereka. Merasa haknya dilanggar, pihak keluarga Dewi berencana membawa kasus ini ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Kuasa hukum keluarga, Kusuma Atmaja, SH, menegaskan bahwa tindakan penggeledahan harus dilakukan berdasarkan aturan hukum yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Pasal 33 KUHAP dan Perkapolri Nomor 8 Tahun 2009 tentang Standar Operasional Prosedur Kepolisian.

“Penggeledahan harus berdasarkan surat izin pengadilan atau surat perintah resmi, dan dilakukan di hadapan saksi serta perangkat RT/RW setempat. Petugas juga wajib menunjukkan identitas dan menjelaskan tujuan penggeledahan secara jelas,” tegas Kusuma.

Ia menambahkan bahwa penggeledahan tanpa prosedur yang sah dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum serius yang berimplikasi pada sanksi etik maupun pidana.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Parepare, IPTU Tarmidzi, belum memberikan penjelasan resmi. Saat dikonfirmasi, ia menyatakan sedang mendampingi Kapolres dan akan memberikan keterangan setelahnya.

“Ya, saya temani dulu Bapak Kapolres. Nanti ketemu saya jelaskan,” ujarnya singkat.

Peristiwa ini menambah sorotan publik terhadap pentingnya profesionalisme dan akuntabilitas aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas, terlebih ketika menyangkut hak-hak dasar warga negara di ranah privat seperti rumah tinggal.(GnD)


 

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapi Wil 18 Enrekang Mengikuti Rakor Rapi 24 Sulsel Ikuti 200 Orang Peserta

    Rapi Wil 18 Enrekang Mengikuti Rakor Rapi 24 Sulsel Ikuti 200 Orang Peserta

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KABAR KITA.CO.ID – Rapat Koordinasi Radio Antar Penduduk Indonesia Daerah 24 Sulawesi Selatan diikuti kurang lebih 200 orang anggota dari seluruh wilayah Kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan bertempat Ball Room Lantai 1 Gedung MGC PTSP Kota Makassar Jalan Slamet Riyadi Kota Makassar Minggu, 12 Desember 2026. Ketua Panitia pelaksana Rapat Koordinasi Rapi Antar Penduduk […]

  • Pemkab Enrekang Tak Ingin Bebani Masyarakat,Tegaskan tidak Naikkan Pajak

    Pemkab Enrekang Tak Ingin Bebani Masyarakat,Tegaskan tidak Naikkan Pajak

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 423
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Pemerintahan Kabupaten Enrekang menindaklanjuti arahan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman untuk menunda kenaikan pajak. Dengan penuh komitmen, Pemerintah Kabupaten Enrekang tidak akan menaikkan pajak. Hal tersebut, disampaikan Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, jika pemerintah Kabupaten Enrekang saat ini fokus meringankan beban masyarakat. Sebab, komitmen pemerintah Kabupaten Enrekang untuk menghadirkan kesejahteraan […]

  • Pengaturan Dan Patroli Rutin Sore Hari: Personil Satlantas Polres Enrekang  Tingkatkan Keamanan Wilayah Hukum.

    Pengaturan Dan Patroli Rutin Sore Hari: Personil Satlantas Polres Enrekang  Tingkatkan Keamanan Wilayah Hukum.

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 54
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KOTA.CO.ID’- Satlantas Polres Enrekang   melaksanakan pengaturan sore hari di wilayah hukum sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Minggu (6/9/2026) sore. Kegiatan pengaturan dan  patroli ini dilakukan secara rutin guna meningkatkan kewaspadaan dan mencegah potensi tindak kriminal serta gangguan kamtibmas di wilayah hukum polres Enrekang tersebut. Melalui Kasatlantas Polres Enrekang,AKP.Muh.Ali.S.SOS  menyampaikan bahwa pengaturan […]

  • RAT Koperasi Konsumen Unit Desa Singki Digelar, Aset Capai Rp12,9 Miliar

    RAT Koperasi Konsumen Unit Desa Singki Digelar, Aset Capai Rp12,9 Miliar

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 154
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID— Koperasi Konsumen Unit Desa Singki menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai forum pertanggungjawaban pengurus kepada anggota sekaligus evaluasi kinerja koperasi, baru-baru ini. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinkopumkmnakertrans) Kabupaten Enrekang, Hasbar yang mewakili Bupati Enrekang. RAT turut dihadiri Camat Anggeraja, Dewan Pengawas Koperasi, pengurus Dewan Koperasi […]

  • “60 Hektare Tanah Negara Diduga Dijual Ilegal, DPRD Sidrap Bentuk Satgassus Bongkar Mafia HGU”

    “60 Hektare Tanah Negara Diduga Dijual Ilegal, DPRD Sidrap Bentuk Satgassus Bongkar Mafia HGU”

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 629
    • 0Komentar

     SIDRAP, KBK — Dugaan praktik mafia tanah kembali mencuat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Sedikitnya 60 hektare lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU) eks Margareksa, yang sejatinya merupakan aset negara, diduga diperjualbelikan secara ilegal oleh oknum tertentu. Ironisnya, lahan tersebut bahkan disebut-sebut telah bersertifikat atas nama pihak-pihak tertentu yang diduga tidak memiliki hak […]

  • Personel Polsubsektor Masalle Bersama Warga Tangani Kebakaran Lahan di Panggandangan

    Personel Polsubsektor Masalle Bersama Warga Tangani Kebakaran Lahan di Panggandangan

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Personel Polsubsektor Masalle Bersama Warga Tangani Kebakaran Lahan di Panggandangan ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID–Polsek Alla melalui personel Polsubsektor Masalle bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Gunung Tualang, Dusun Panggandangan, Desa Buntu Sarong, Kecamatan Masalle, Kabupaten Enrekang, Jumat (4/9/2026). Peristiwa kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 13.00 Wita setelah warga melihat kepulan asap dari kawasan Gunung […]

expand_less