Karhutla Melanda Gunung Buttu Macca Enrekang, POLRI bersama TNI dan Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas
- account_circle Basir
- calendar_month 35 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Enrekang. Kali ini, kebakaran melanda kawasan hutan lindung Gunung Buttu Macca, Dusun Pulauan, Desa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Rabu (9/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 20.45 WITA dan terpantau api mulai menyebar di kawasan Gunung Buttu Macca. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, luas kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 2,5 hektare.
Kebakaran terjadi di kawasan hutan lindung yang berada tidak jauh dari kawasan wisata Buttu Macca. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena apabila api terus meluas, kebakaran berpotensi mengancam vegetasi di sekitar lokasi, kawasan wisata, hingga lahan milik masyarakat.
Berdasarkan keterangan saksi, Lk. Amir alias Paman, bersama sejumlah warga setempat, api diperkirakan bermula dari sekitar pinggir jalan penghubung antara Desa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja, dengan Desa Rossoan, Kecamatan Enrekang. Api kemudian menjalar menuju kawasan hutan lindung Gunung Buttu Macca.
Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Anggeraja, bersama personel Koramil Anggeraja serta petugas Damkar Enrekang dan Anggeraja, bergerak melakukan penanganan dan pemadaman. Dalam upaya tersebut, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.
Namun, proses pemadaman menghadapi kendala medan yang cukup berat. Kawasan Gunung Buttu Macca merupakan daerah perbukitan dan pegunungan sehingga mobilisasi personel maupun kendaraan pemadam menuju titik api tidak mudah dilakukan.
Hingga laporan dibuat, api belum sepenuhnya padam dan masih terdapat sejumlah titik api yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Personel Polsek Anggeraja bersama Babinsa Koramil Anggeraja dan petugas Damkar masih melakukan pemantauan serta upaya pemadaman untuk mencegah api meluas dan munculnya titik api baru.
Kapolsek Anggeraja IPTU Talli menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam penanganan Karhutla, terutama untuk memastikan kebakaran tidak meluas ke kawasan wisata maupun permukiman dan lahan masyarakat.
Selain melakukan pemadaman, aparat juga terus melakukan monitoring terhadap perkembangan titik api, arah pergerakan api, kondisi cuaca dan angin serta menghimpun informasi dari masyarakat terkait sumber awal kebakaran.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan hutan, perbukitan dan lahan dengan vegetasi kering.
Masyarakat yang menemukan titik api atau melihat aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran diimbau segera melaporkannya kepada pihak kepolisian, pemerintah setempat maupun petugas pemadam kebakaran.
Langkah deteksi dini dan pemantauan terus dilakukan sebagai upaya mencegah meluasnya Karhutla sekaligus menjaga keamanan kawasan hutan lindung dan lingkungan masyarakat di wilayah Kecamatan Anggeraja (Ombass)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar