Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kredibilitas di Ujung Sidang: Ketika Nilai tak Lagi Bicara

Kredibilitas di Ujung Sidang: Ketika Nilai tak Lagi Bicara

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 368
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Syamsinar Ramadhani Desember 2025 seharusnya menjadi penanda akhir yang membahagiakan bagi perjalanan akademik seorang mahasiswa. Setelah berbulan-bulan bergelut dengan data, teori, observasi lapangan, dan revisi tanpa henti, ujian skripsi menjadi gerbang terakhir menuju kelulusan. Namun bagi saya, hari itu justru menyisakan tanda tanya besar: apa sebenarnya makna sebuah nilai akademik jika ia tidak merepresentasikan proses ilmiah yang telah dilalui?

Di ruang ujian munaqasyah, saya menerima nilai terendah di kelas. Bukan karena absen metodologi, bukan pula karena penelitian fiktif, melainkan karena penilaian yang terasa tidak sejalan dengan isi dan tujuan skripsi. Kekecewaan itu bukan semata soal angka, melainkan soal keadilan akademik yang terasa dipertanyakan.

Skripsi yang saya tulis berjudul _“Pengaruh Kualitas dan Branding terhadap Loyalitas Pelanggan Kopi Keliling sebagai Gaya Hidup Gen Z: Pendekatan Ekonomi Syariah.”_ Penelitian ini disusun mengikuti pedoman Karya Tulis Ilmiah (KTI), menggunakan instrumen yang teruji, serta dilandasi riset lapangan yang nyata. Observasi dilakukan, problem sosial-ekonomi dikaji, kuesioner disebarkan, dan data dianalisis untuk melihat hubungan antarvariabel secara empiris.

Namun dalam forum ujian, diskusi justru bergerak jauh dari substansi skripsi. Pertanyaan yang diajukan tidak lagi berangkat dari tujuan penelitian, bahkan melebar ke wilayah yang tidak relevan dengan fokus kajian. Lebih ironis lagi, penilaian terhadap skripsi disampaikan tanpa membuka naskah, hanya berdasar pada kesan sepintas dari judul. Tulisan saya langsung dicap “tidak mengandung unsur Ekonomi Syariah” dan dianggap sekadar kajian psikologi sosial.

Di titik inilah persoalan menjadi serius. Ujian skripsi semestinya menjadi ruang dialog ilmiah, bukan arena asumsi. Ketika penilaian lahir tanpa pembacaan yang utuh, maka yang diuji bukan lagi kualitas karya, melainkan kemampuan mahasiswa bertahan dari subjektivitas.

Pengalaman ini bukan kasus tunggal. Banyak mahasiswa mengalami kegelisahan serupa, namun memilih diam karena khawatir dianggap tidak siap dikritik. Padahal kritik yang sehat lahir dari pembacaan yang jujur dan pertanyaan yang relevan.

Tulisan ini bukan untuk menuntut pembenaran diri, melainkan untuk mengajak refleksi bersama. Nilai akademik bukan sekadar angka di transkrip, tetapi representasi dari proses berpikir, kerja ilmiah, dan integritas akademik.

Sebab jika nilai tak lagi mencerminkan usaha, maka pertanyaan yang tersisa adalah: untuk apa kita diajarkan berpikir ilmiah, jika hasil akhirnya tak berpijak pada keadilan akademik?. (EnP)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anjangsana Dalam Rangka Peringatan HUT Ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin

    Anjangsana Dalam Rangka Peringatan HUT Ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 66
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Masih dalam rangkaian kegiatan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin Tahun 2026, Kodim 1419/Enrekang melaksanakan kegiatan anjangsana kepada Warakawuri TNI AD, Jumat (29/05/2026). Kegiatan anjangsana tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1419/Enrekang Letkol Inf Hendra Kusuma Wijaya, S.Sos., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XL Kodim 1419 […]

  • Puluhan Pengendara Terjaring Operasi Pallawa 2025 di Enrekang

    Puluhan Pengendara Terjaring Operasi Pallawa 2025 di Enrekang

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 396
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Satuan Lalu Lintas Polres Enrekang mencatat sebanyak 216 pelanggaran selama pelaksanaan Operasi Pallawa 2025 yang berlangsung sejak 14 hingga 27 Juli 2025. Dari jumlah tersebut, 70 pelanggar dikenakan sanksi tilang langsung, sementara 146 lainnya diberikan teguran secara humanis. Operasi ini digelar sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan […]

  • Sidrap Gelar Rakor Pangan III: Percepat IP 300 dan Kejar Target 1 Juta Ton Gabah

    Sidrap Gelar Rakor Pangan III: Percepat IP 300 dan Kejar Target 1 Juta Ton Gabah

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 288
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Rapat Koordinasi Pangan (Rakor Pangan) III di Rujab Bupati Sidrap, Sabtu malam (19/7/2025). Rakor kali ini difokuskan pada percepatan implementasi Indeks Pertanaman (IP) 300, kelancaran distribusi pupuk, serta pencapaian target tambahan produksi gabah sebesar 1 juta ton. Kegiatan dipimpin […]

  • Jumat Bersih Timoreng Panua Jadi Ruang Kolaborasi Pemerintah, KKN Unhas, Pelajar, dan Warga

    Jumat Bersih Timoreng Panua Jadi Ruang Kolaborasi Pemerintah, KKN Unhas, Pelajar, dan Warga

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SIDRAP — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, bersama Ketua DPRD Sidrap H. Takyuddin Masse meninjau kegiatan Jumat Bersih di Jalan Poros Aka-Akae, Kelurahan Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang, Jumat (17/7/2026). Turut hadir Camat Panca Rijang Farailla Bakry bersama jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas), murid-murid sekolah dasar, […]

  • 433 Jamaah Umrah Diberangkatkan, Dr. Bunyamin: Annur dan JRW Jadi Teladan Penyelenggara Umrah Skala Besar di Indonesia Timur

    433 Jamaah Umrah Diberangkatkan, Dr. Bunyamin: Annur dan JRW Jadi Teladan Penyelenggara Umrah Skala Besar di Indonesia Timur

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 795
    • 0Komentar

    Makassar,KBK 20 Juli 2025 – Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. Bunyamin, menyampaikan apresiasi tinggi atas soliditas dan profesionalisme PT Annur Maarif dan PT Jenewa Rabani Wisata (JRW) dalam menyelenggarakan ibadah umrah dengan skala besar secara efisien dan tertata. Hal itu ia ungkapkan saat memberikan arahan dalam acara Pelepasan dan Manasik Akbar Umrah yang […]

  • HPMM Gelar Unjuk Rasa Desak Polda Sulsel Tangkap Pelaku Pembusuran

    HPMM Gelar Unjuk Rasa Desak Polda Sulsel Tangkap Pelaku Pembusuran

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 225
    • 0Komentar

    MAKASSAR,KABAR KITA.CO.ID– Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Polda Sulsel. Rabu (5/10/2025) siang. Aksi unjuk rasa yang diikuti ratusan anggota HPMM ini, mendesak pihak Polda Sulsel untuk menangkap pelaku pembusuran yang terjadi di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Kordinator aksi, Qalam menilai jika penanganan kasus yang ditangani pihak Polsek Rappocini dinilai […]

expand_less