Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kredibilitas di Ujung Sidang: Ketika Nilai tak Lagi Bicara

Kredibilitas di Ujung Sidang: Ketika Nilai tak Lagi Bicara

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 326
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Syamsinar Ramadhani Desember 2025 seharusnya menjadi penanda akhir yang membahagiakan bagi perjalanan akademik seorang mahasiswa. Setelah berbulan-bulan bergelut dengan data, teori, observasi lapangan, dan revisi tanpa henti, ujian skripsi menjadi gerbang terakhir menuju kelulusan. Namun bagi saya, hari itu justru menyisakan tanda tanya besar: apa sebenarnya makna sebuah nilai akademik jika ia tidak merepresentasikan proses ilmiah yang telah dilalui?

Di ruang ujian munaqasyah, saya menerima nilai terendah di kelas. Bukan karena absen metodologi, bukan pula karena penelitian fiktif, melainkan karena penilaian yang terasa tidak sejalan dengan isi dan tujuan skripsi. Kekecewaan itu bukan semata soal angka, melainkan soal keadilan akademik yang terasa dipertanyakan.

Skripsi yang saya tulis berjudul _“Pengaruh Kualitas dan Branding terhadap Loyalitas Pelanggan Kopi Keliling sebagai Gaya Hidup Gen Z: Pendekatan Ekonomi Syariah.”_ Penelitian ini disusun mengikuti pedoman Karya Tulis Ilmiah (KTI), menggunakan instrumen yang teruji, serta dilandasi riset lapangan yang nyata. Observasi dilakukan, problem sosial-ekonomi dikaji, kuesioner disebarkan, dan data dianalisis untuk melihat hubungan antarvariabel secara empiris.

Namun dalam forum ujian, diskusi justru bergerak jauh dari substansi skripsi. Pertanyaan yang diajukan tidak lagi berangkat dari tujuan penelitian, bahkan melebar ke wilayah yang tidak relevan dengan fokus kajian. Lebih ironis lagi, penilaian terhadap skripsi disampaikan tanpa membuka naskah, hanya berdasar pada kesan sepintas dari judul. Tulisan saya langsung dicap “tidak mengandung unsur Ekonomi Syariah” dan dianggap sekadar kajian psikologi sosial.

Di titik inilah persoalan menjadi serius. Ujian skripsi semestinya menjadi ruang dialog ilmiah, bukan arena asumsi. Ketika penilaian lahir tanpa pembacaan yang utuh, maka yang diuji bukan lagi kualitas karya, melainkan kemampuan mahasiswa bertahan dari subjektivitas.

Pengalaman ini bukan kasus tunggal. Banyak mahasiswa mengalami kegelisahan serupa, namun memilih diam karena khawatir dianggap tidak siap dikritik. Padahal kritik yang sehat lahir dari pembacaan yang jujur dan pertanyaan yang relevan.

Tulisan ini bukan untuk menuntut pembenaran diri, melainkan untuk mengajak refleksi bersama. Nilai akademik bukan sekadar angka di transkrip, tetapi representasi dari proses berpikir, kerja ilmiah, dan integritas akademik.

Sebab jika nilai tak lagi mencerminkan usaha, maka pertanyaan yang tersisa adalah: untuk apa kita diajarkan berpikir ilmiah, jika hasil akhirnya tak berpijak pada keadilan akademik?. (EnP)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bamin SieHumas Brigpol Muh Suyuti Sudirman Terima Penghargaan dari Kapolres Enrekang di Momen HUT Bhayangkara ke-79

    Bamin SieHumas Brigpol Muh Suyuti Sudirman Terima Penghargaan dari Kapolres Enrekang di Momen HUT Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 348
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID-Sie Humas Polres Enrekang kembali menunjukkan eksistensinya, dengan turut mengantarkan salah satu personelnya meraih penghargaan bergengsi dari Kapolres Enrekang. Penghargaan ini diberikan bersamaan dengan sejumlah tokoh penting lainnya seperti Bupati Enrekang, tokoh masyarakat, jurnalis, serta personel Polres Enrekang yang dinilai berprestasi dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi […]

  • Pemkab Enrekang Serahkan SK Badan Hukum Koperasi, Dorong Perekonomian Desa

    Pemkab Enrekang Serahkan SK Badan Hukum Koperasi, Dorong Perekonomian Desa

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 260
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID‘-Plt. Sekretaris Daerah Enrekang, Zulkarnain Kara memimpin Apel Gabungan Peringatan Hari Kesadaran Nasional, yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Koperasi Ke-78 Tahun 2025,  di halaman kantor Bupati Enrekang. Kamis, (17/7/2025) Dalam rangkaian Peringatan Hari Koperasi, PLT Sekretaris Daerah Enrekang, Zulkarnain Kara, menyerahkan secara simbolis SK Badan Hukum Koperasi Merah Putih Kelurahan Juppandang dan Kelurahan […]

  • Polres Sidrap Kawal Aksi Damai, Kapolres Fantry Taherong: Terima Kasih Mahasiswa, Aspirasi Disampaikan Adem dan Sejuk

    Polres Sidrap Kawal Aksi Damai, Kapolres Fantry Taherong: Terima Kasih Mahasiswa, Aspirasi Disampaikan Adem dan Sejuk

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 221
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Ratusan personel Polres Sidrap diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa yang memasuki hari kedua di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Senin (1/9/2025). Aksi dimulai dari Bundaran Kota Pangkajene, kemudian massa bergerak dengan berjalan kaki menuju gedung DPRD Sidrap. Sepanjang perjalanan, aparat kepolisian bersama unsur TNI dan Satpol PP melakukan pengamanan […]

  • Gelar Kejuaraan Musik Bambu, Karama Dan IPRB Kolaborasi Lestarikan Kesenian Enrekang

    Gelar Kejuaraan Musik Bambu, Karama Dan IPRB Kolaborasi Lestarikan Kesenian Enrekang

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 278
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABARKITA.CO.ID— Kejuaraan bertajuk Visualisasi Musik Bambu, berlangsung sukses nan meriah di lapangan Olahraga dusun bangkan desa pasui Kecamatan Buntu batu kabupaten Enrekang sulawesi selatan. Acara ini berlangsung senin Malam ( 25/8/2025). Acara ini digelar atas prakarsa Anggota DPRD Enrekang, Karama,bersama dengan  ikatan  Pemuda Remaja Bangkan ( IPRB) dusun bangkan desa pasui Kecamatan buntu bantu. […]

  • 136 Dapur MBG di Sulsel Dihentikan Sementara, 7 SPPG di Enrekang Terdampak

    136 Dapur MBG di Sulsel Dihentikan Sementara, 7 SPPG di Enrekang Terdampak

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 57
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID–Badan Gizi Nasional (National Nutrition Agency) resmi menghentikan sementara operasional 136 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Selatan, termasuk 7 dapur di Kabupaten Enrekang. <span;>Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Nomor 1221/D.TWS/03/2026 tertanggal 31 Maret 2026. Penghentian dilakukan karena sejumlah SPPG belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan/atau Instalasi Pembuangan Air Limbah […]

  • Kapolres Enrekang  Ajak Masyarakat Ramaikan Kejurda Bhayangkara Grasstrack Motocross 2025 Event Bertaraf Nasional

    Kapolres Enrekang  Ajak Masyarakat Ramaikan Kejurda Bhayangkara Grasstrack Motocross 2025 Event Bertaraf Nasional

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 388
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Dalam semangat menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Resor Enrekang menggelar event spektakuler bertaraf nasional Kejurda Bhayangkara Grasstrack Motocross 2025, yang akan berlangsung selama dua hari pada 19-20 Juli 2025 di Sirkuit Garutuk Kelurahan Kalosi Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Event ini tak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga otomotif bergengsi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi […]

expand_less