Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Masyarakat Kesulitan Akses Air Bersih, LAZISMU dan UNIMEN Turun Tangan

Masyarakat Kesulitan Akses Air Bersih, LAZISMU dan UNIMEN Turun Tangan

  • account_circle Basir
  • calendar_month 52 menit yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- – Kemarau berkepanjangan selama sekitar empat bulan membuat debit air di Kabupaten Enrekang menyusut drastis. Di tengah kesulitan warga memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, LAZISMU Kabupaten Enrekang dan Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) mengerahkan armada untuk mendistribusikan air secara gratis ke sejumlah wilayah terdampak.

Upaya tersebut ditopang dua sumur yang dibangun Muhammadiyah Enrekang melalui pengurus Takmir Masjid Taqwa Muhammadiyah. Kedua sumur itu digunakan sebagai titik pengisian air bagi kendaraan pengangkut yang terlibat dalam distribusi bantuan, termasuk armada LAZISMU dan UNIMEN.

Fasilitas tersebut juga dimanfaatkan mobil tangki dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Enrekang, kepolisian, serta masyarakat umum. Dengan demikian, sumur di halaman Masjid Taqwa Muhammadiyah menjadi salah satu titik pendukung penyaluran air bersih di tengah kondisi kekeringan.

Pelaksana Tugas Ketua LAZISMU Enrekang, Achmad Dahlan Muchtar, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan untuk membantu masyarakat yang kesulitan mengakses air bersih. Menurut dia, air merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda pemenuhannya.

“Kami meyakini bahwa kepedulian terhadap sesama harus diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi kelangsungan hidup masyarakat,” kata Dahlan, Jum’at (23/10/2026).

Ia mengatakan LAZISMU telah menyalurkan air ke sejumlah titik, terutama di wilayah perkotaan Enrekang. Bantuan tidak hanya menyasar kelompok warga di kawasan perumahan, tetapi juga perorangan yang membutuhkan pasokan air.

Dahlan memastikan penyaluran bantuan akan terus dilakukan selama masyarakat masih menghadapi kesulitan memperoleh air akibat kekeringan. Bantuan tersebut diberikan tanpa pungutan biaya.

“Kami mengimbau masyarakat agar memanfaatkan bantuan ini dengan bijak, tetap optimistis, serta saling menguatkan dan bergotong royong menghadapi masa-masa krisis air ini,” ujar Dahlan, yang juga menjabat Dekan Fakultas Agama Islam UNIMEN.

Kampus mengerahkan kendaraan operasional

UNIMEN turut mengerahkan mobil operasional kampus untuk mengangkut dan menyalurkan air ke rumah-rumah warga. Wakil Rektor III UNIMEN, Dr. Saidang, mengatakan keterlibatan kampus merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kemarau panjang.

Menurut Saidang, menyusutnya debit air PDAM membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan mendasar, terutama untuk minum dan memasak.

“Kami merasa terpanggil untuk mengambil bagian dalam meringankan beban masyarakat. Kami berharap upaya ini bisa sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sambil menunggu pasokan air kembali normal,” katanya.

Bagi UNIMEN, keterlibatan dalam penyaluran air merupakan bentuk tanggung jawab sosial perguruan tinggi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di sekitarnya. Sementara bagi LAZISMU, distribusi air menjadi bagian dari aksi kemanusiaan untuk menjangkau warga yang kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar.

Kolaborasi keduanya memanfaatkan sumber daya yang tersedia, mulai dari sumur sebagai titik pengisian hingga kendaraan untuk mengantarkan air ke lokasi penerima. Keterlibatan OPD, kepolisian, dan masyarakat umum turut memperluas penggunaan fasilitas tersebut.

Namun, penyaluran air merupakan langkah untuk membantu kebutuhan mendesak warga, bukan penyelesaian permanen atas persoalan kekeringan. Selama pasokan air belum kembali normal dan masyarakat belum dapat mengakses sumber air secara mandiri, distribusi bantuan tetap menjadi salah satu penopang kebutuhan harian.

LAZISMU dan UNIMEN menyatakan akan melanjutkan penyaluran air bersih selama masyarakat masih menghadapi dampak kekeringan di Kabupaten Enrekang. (Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejutan Manis di Malam Pelepasan CJH, Menag RI Akan Berangkatkan Haji 63 Cadangan Sidrap

    Kejutan Manis di Malam Pelepasan CJH, Menag RI Akan Berangkatkan Haji 63 Cadangan Sidrap

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 458
    • 0Komentar

    SIDRAP – Tangis haru dan rasa syukur pecah di Rumah Jabatan Bupati Sidrap pada Minggu malam, 4 Mei 2025. Saat pelepasan resmi 265 Calon Jamaah Haji (CJH), sebuah kabar bahagia menyentuh hati seluruh yang hadir 63 CJH cadangan yang semula belum pasti berangkat, kini resmi akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Kabar tersebut diumumkan langsung […]

  • Pinrang Darurat Rokok Ilegal: Penegak Hukum Mati Rasa, Pasar Gelap Berpesta

    Pinrang Darurat Rokok Ilegal: Penegak Hukum Mati Rasa, Pasar Gelap Berpesta

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 790
    • 0Komentar

    PINRANG — Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, semakin mengkhawatirkan. Tidak hanya menggerus potensi penerimaan negara, tetapi juga memperlihatkan wajah buram dari lemahnya pengawasan dan penegakan hukum oleh aparat terkait. Aktivis lokal, Sainal, angkat bicara dan menyuarakan keresahan masyarakat yang kian jengah terhadap pembiaran sistemik ini. “Rokok ilegal berbagai merek beredar bebas tiap […]

  • Kebakaran Maut di Makassar, Lansia 65 Tahun Tewas Terpanggang di Tengah Malam

    Kebakaran Maut di Makassar, Lansia 65 Tahun Tewas Terpanggang di Tengah Malam

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Suasana malam yang tenang di Jalan Barawaja Timur, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar berubah menjadi kepanikan hebat ketika kobaran api melahap dua rumah warga pada Minggu dini hari (4/5/2025) sekitar pukul 00.25 WITA. Dalam insiden tragis ini, seorang wanita lanjut usia bernama Daeng Ngai (65) dinyatakan tewas di lokasi kejadian. Rumah […]

  • Pengaturan Dan Patroli Rutin Sore Hari: Personil Satlantas Polres Enrekang  Tingkatkan Keamanan Wilayah Hukum.

    Pengaturan Dan Patroli Rutin Sore Hari: Personil Satlantas Polres Enrekang  Tingkatkan Keamanan Wilayah Hukum.

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 46
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KOTA.CO.ID‘- Satlantas Polres Enrekang   melaksanakan pengaturan sore hari di wilayah hukum sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Minggu (6/9/2026) sore. Kegiatan pengaturan dan  patroli ini dilakukan secara rutin guna meningkatkan kewaspadaan dan mencegah potensi tindak kriminal serta gangguan kamtibmas di wilayah hukum polres Enrekang tersebut. Melalui Kasatlantas Polres Enrekang,AKP.Muh.Ali.S.SOS  menyampaikan bahwa pengaturan […]

  • Gandeng PPDI dan SLB, KPU Enrekang Perkuat Pendidikan Pemilih Kelompok Rentan dan Marginal

    Gandeng PPDI dan SLB, KPU Enrekang Perkuat Pendidikan Pemilih Kelompok Rentan dan Marginal

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 171
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID’-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang menggandeng Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan SLBN 1 Enrekang dalam pelaksanaan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Kelompok Rentan dan Marginal Tahun 2026 yang digelar di Kantor KPU Kabupaten Enrekang, Kamis (06/08/2026). Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen KPU dalam mewujudkan pendidikan pemilih yang inklusif sekaligus memastikan kelompok rentan […]

  • “60 Hektare Tanah Negara Diduga Dijual Ilegal, DPRD Sidrap Bentuk Satgassus Bongkar Mafia HGU”

    “60 Hektare Tanah Negara Diduga Dijual Ilegal, DPRD Sidrap Bentuk Satgassus Bongkar Mafia HGU”

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 621
    • 0Komentar

     SIDRAP, KBK — Dugaan praktik mafia tanah kembali mencuat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Sedikitnya 60 hektare lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU) eks Margareksa, yang sejatinya merupakan aset negara, diduga diperjualbelikan secara ilegal oleh oknum tertentu. Ironisnya, lahan tersebut bahkan disebut-sebut telah bersertifikat atas nama pihak-pihak tertentu yang diduga tidak memiliki hak […]

expand_less