Groundbreaking Preservasi Jalan Paket 3, Lima Ruas Jalan Provinsi di Sidrap Mulai Ditangani
- account_circle Iful -
- calendar_month Selasa, 23 Des 2025
- visibility 99
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai pekerjaan preservasi jalan Paket 3 dengan total anggaran sebesar Rp478.151.652.477. Program ini mencakup penanganan 15 ruas jalan provinsi di sejumlah daerah, dengan lima ruas di antaranya berada di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Groundbreaking atau peletakan awal pekerjaan dilaksanakan di Kelurahan Bilokka, Kecamatan Panca Lautang, tepat di depan Pasar Bilokka, Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut menandai dimulainya pengerjaan preservasi jalan kewenangan provinsi di wilayah Sidrap.
Adapun lima ruas jalan di Sidrap yang masuk dalam Paket 3, yakni:
- Ruas Pangkajene–Sidrap Rappang sepanjang 9,30 kilometer
- Ruas Batas Kabupaten Pinrang–Rappang sepanjang 8,40 kilometer
- Ruas Mario–Bina Baru–Batas Kabupaten Pinrang sepanjang 12,61 kilometer
- Ruas Batas Kabupaten Enrekang–Anabannae–Dongi–Tanrutedong sepanjang 20,87 kilometer
- Ruas Batas Kabupaten Soppeng–Pangkajene Sidrap sepanjang 22,75 kilometer
Penanganan kelima ruas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus transportasi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Sidrap dan daerah sekitarnya.
Meski demikian, masih terdapat satu ruas jalan provinsi di Sidrap yang belum masuk program preservasi tahun ini, yakni Ruas Bilokka–Wette’e–Batas Kabupaten Wajo. Pemerintah daerah berharap ruas tersebut dapat diakomodasi pada program pembangunan di tahun mendatang.
Selain groundbreaking preservasi jalan, agenda pembangunan infrastruktur di Sidrap juga dirangkaikan dengan peresmian Jembatan Malake di Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang. Jembatan sepanjang 60 meter tersebut dibangun menggunakan APBD Provinsi Sulawesi Selatan dan berfungsi sebagai penghubung antara Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Wajo.
Peresmian jembatan ini diharapkan semakin memperkuat akses antarwilayah, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan. (Gnd)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar