Pelayanan Kesehatan Bergerak: Ketika Dokter Spesialis Menyeberangi Laut untuk Masyarakat Terpencil Pemprov Sulsel Kirim Tenaga Medis ke Pangkep dan Selayar, Hadirkan Layanan Spesialis di Pulau-Pulau Terluar
- account_circle Iful -
- calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
- visibility 245
- comment 0 komentar

MAKASSAR, KBK — Cahaya matahari pagi menyinari halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (4/8/2025), saat rombongan tenaga kesehatan berseragam putih dan berompi biru melangkah pasti menuju misi kemanusiaan. Mereka adalah bagian dari Program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulsel, siap menyeberangi laut dan menghadirkan layanan medis hingga ke pelosok terjauh.
Sebanyak 20 tenaga kesehatan dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, untuk menjalankan tugas di dua wilayah kepulauan: 10 orang ke Kabupaten Kepulauan Selayar, dan 10 lainnya ke Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
“Program ini bukan sekadar pengobatan, tetapi juga aksi nyata untuk mendengar langsung kebutuhan warga, mencatat, dan menghadirkan solusi berbasis realitas lapangan,” tegas Gubernur Andi Sudirman dalam sambutannya.
Mereka yang ditugaskan bukan tenaga medis biasa. Tim terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, serta tenaga kesehatan dan administrasi, membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan lanjutan.
Layanan Spesialis hingga Pulau Terpencil
Salah satu tenaga medis yang turut serta adalah dr. Wiwik Elnangti Wijaya, dokter spesialis gigi dan mulut yang ditugaskan ke Pulau Sabutung, Selayar. Ia mengungkapkan bahwa penugasan ini menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan riil warga pulau.
“Program ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat di daerah terpencil yang selama ini belum tersentuh layanan spesialis. Apalagi kami juga melayani 5 hingga 6 pulau sekitarnya secara langsung,” ungkap dr. Wiwik.
Tak hanya memberikan layanan kesehatan, tim PKB juga bertugas menggali dan mencatat berbagai kebutuhan dasar masyarakat di bidang pelayanan publik, seperti akses listrik, bahan bakar, hingga ketersediaan fasilitas kesehatan.
“Catatan ini akan kami laporkan langsung kepada pimpinan dan Pak Gubernur sebagai masukan kebijakan,” lanjutnya.
Harapan Warga dan Pemerintah Setempat
Suharto, tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah Pangkep, menyebut kehadiran tim ini merupakan momentum penting bagi masyarakat yang selama ini hanya mengandalkan layanan keliling dari puskesmas.
“Ini kesempatan berharga. Dengan kehadiran langsung, kami ingin memastikan tak ada lagi warga yang merasa terisolasi dari layanan kesehatan,” katanya.
Hal senada disampaikan Camat Liukang Tupabbiring Utara, Husni Tamrin, yang menyambut tim medis di Pelabuhan Maccini Baji. Wilayahnya mencakup 7 desa dan 17 pulau.
“Alhamdulillah, ini sangat bermanfaat. Kehadiran dokter spesialis adalah jawaban dari harapan kami selama ini. Terima kasih Pak Gubernur,” ucapnya penuh syukur.
Melampaui Sekadar Tugas
Bagi para tenaga medis seperti dr. Wiwik dan rekan-rekannya, misi ini bukan hanya panggilan profesi, melainkan juga perjalanan hati. Di atas dermaga dan laut biru, mereka menjejakkan kaki, menyapa dari dekat wajah-wajah yang selama ini kerap luput dari perhatian pembangunan.
Program Pelayanan Kesehatan Bergerak ini menjadi simbol kehadiran negara hingga ke batas terjauh. Bahwa pembangunan harus menyentuh semua, tanpa terkecuali. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar