Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengungkapan 5 Kg Sabu Jaringan Sidrap–Makassar, Nilai Rp9 Miliar, 25 Ribu Jiwa Terselamatkan

Pengungkapan 5 Kg Sabu Jaringan Sidrap–Makassar, Nilai Rp9 Miliar, 25 Ribu Jiwa Terselamatkan

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR, KBK — Sinergi antara Bareskrim Polri dan Polda Sulawesi Selatan kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan jaringan narkotika lintas daerah.

Sebanyak lima kilogram sabu berhasil diamankan dari jaringan yang diduga beroperasi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan akan diedarkan di Makassar.

Operasi ini dipimpin langsung Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso. Ia menegaskan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari strategi memutus jalur distribusi narkoba antarwilayah di Sulawesi Selatan.

Kami mengamankan satu orang tersangka dan satu lainnya masih buron,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Berawal dari Informasi Masyarakat

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada 8 April 2026 terkait rencana masuknya sabu dalam jumlah besar ke Makassar. Tim gabungan kemudian melakukan penyelidikan intensif hingga mengerucut pada satu target.

Puncak operasi berlangsung Ahad dini hari, 19 April 2026 sekitar pukul 00.50 WITA. Seorang kurir, M. Yusran Aditya (41), berhasil ditangkap di kawasan Tallo, tepatnya di Kelurahan Kalukua Bodoa.

Penangkapan dilakukan tim yang dipimpin Handik Zusen bersama Satgas NIC di bawah komando Kevin Leleury.

Sabu Disimpan di Dua Lokasi

Dari hasil pengembangan, polisi menemukan barang bukti di dua lokasi berbeda, termasuk rumah orang tua tersangka di kawasan Ujung Tanah.

Di lokasi tersebut, aparat menyita satu kardus berisi lima bungkus teh Cina bertuliskan “Guan Yin Wang” dengan total berat lima kilogram, yang diduga kuat berisi sabu yang dijemput dari wilayah Sidrap dan Pinrang.

Nilai barang haram itu diperkirakan mencapai Rp9,06 miliar. Lebih dari itu, aparat memperkirakan pengungkapan ini telah menyelamatkan sekitar 25.184 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Dikendalikan Dua Residivis

Hasil pemeriksaan mengungkap, tersangka hanya berperan sebagai kurir. Ia dikendalikan oleh dua perempuan, Indriati dan Nasrah, yang merupakan residivis kasus narkotika.

Keduanya pernah menjalani hukuman di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, namun diduga kembali mengendalikan jaringan setelah bebas.

Dalam pengakuannya, tersangka diarahkan mengambil sabu dari wilayah Sidrap dan Kabupaten Pinrang, lalu membawanya ke Makassar untuk diedarkan. Ia bahkan melibatkan istrinya dalam distribusi dengan bayaran mencapai Rp20 juta per kilogram.

Saat ini, kedua pengendali tersebut telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran aparat.

Sidrap–Pinrang Jadi Jalur Strategis

Pengungkapan ini memperkuat dugaan bahwa Sidrap dan Pinrang bukan sekadar wilayah lintasan, melainkan bagian dari rantai distribusi aktif narkotika di Sulawesi Selatan.

Beberapa poin penting dari kasus ini:

  • Jalur Strategis: Letak geografis Sidrap–Pinrang menjadikannya titik perlintasan vital antara wilayah pesisir dan kota besar.
  • Modus Lama, Skala Besar: Penggunaan kemasan teh Cina menandakan pola lama masih dipakai, namun dengan volume lebih besar.
  • Iming-iming Ekonomi: Upah Rp20 juta/kg membuat kurir berpotensi menerima hingga Rp100 juta dalam satu pengiriman.
  • Residivisme: Kembalinya mantan napi ke jaringan menunjukkan perlunya penguatan pembinaan pasca-hukuman.

Ancaman Nyata bagi Generasi Muda

Kasus ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah. Peredaran sabu dalam jumlah besar berpotensi merusak tatanan sosial, ekonomi, serta masa depan generasi muda.

Keberhasilan pengungkapan ini membuktikan bahwa kolaborasi aparat mampu menembus jaringan narkoba yang terorganisir. Namun, upaya pemberantasan tidak cukup hanya dengan penindakan.

Diperlukan langkah berkelanjutan melalui pencegahan, edukasi, serta penguatan peran masyarakat.

Karena di balik setiap gram sabu yang disita, ada masa depan yang berhasil diselamatkan. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAZNAS Enrekang Catat Tren Baru, Kontribusi ZIS Masyarakat Umum Capai Hampir Setara ASN

    BAZNAS Enrekang Catat Tren Baru, Kontribusi ZIS Masyarakat Umum Capai Hampir Setara ASN

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 334
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID–Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang mencatat pergeseran sumber pendanaan yang signifikan. Kini, dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola tidak lagi hanya bertumpu pada Aparatur Sipil Negara (ASN), melainkan telah merata dari masyarakat umum. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan I BAZNAS Enrekang, Ilham Kadir. Menurutnya, tren pengumpulan ZIS dalam lima tahun […]

  • Dr. Bunyamin Yafid: Agama Harus Jadi Kekuatan untuk Bersahabat dengan Alam

    Dr. Bunyamin Yafid: Agama Harus Jadi Kekuatan untuk Bersahabat dengan Alam

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 422
    • 0Komentar

    TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Dalam kuliah umum yang digelar di Aula IAI DDI Sidrap, Dr. H. Bunyamin Yafid, Lc., M.H., Tenaga Ahli Menteri Agama RI, menyampaikan pesan penting mengenai peran agama dalam menjaga keseimbangan lingkungan, Sabtu, 19 Juli 2025. Dengan tema “Penguatan Ekoteologi sebagai Program Prioritas Kementerian Agama RI,” kuliah umum ini menghadirkan sudut pandang tentang […]

  • BAZNAS Enrekang Periode 2026–2031 Resmi Direkomendasikan BAZNAS RI

    BAZNAS Enrekang Periode 2026–2031 Resmi Direkomendasikan BAZNAS RI

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 53
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang periode 2026–2031 mengumumkan lima nama pimpinan terpilih yang telah memperoleh rekomendasi dari BAZNAS RI. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pansel, Harwan Sawati, didampingi Sekretaris dan Wakil Ketua Pansel, di ruang kerjanya, Jumat (3/7/2026). Adapun lima calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Enrekang […]

  • Perkuat Sinergitas, FSAINTEK UNIMEN dan FPP UNIM Bone Tandatangani MoA

    Perkuat Sinergitas, FSAINTEK UNIMEN dan FPP UNIM Bone Tandatangani MoA

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 619
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID– Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Enrekang (FSAINTEK UNIMEN) menerima kunjungan silaturrahim dari Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone (FPP UNIM Bone) pada Jumat, 13 Juni 2025. Rombongan UNIM Bone yang terdiri dari Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Dosen, dan mahasiswa yang seluruhnya berjumlah 191 orang disambut hangat oleh Dekan […]

  • Bupati Sidrap Ikuti Rapat Antisipasi Ancaman Penyelenggaraan Pemerintahan

    Bupati Sidrap Ikuti Rapat Antisipasi Ancaman Penyelenggaraan Pemerintahan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 200
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, mengikuti Rapat Forum Koordinasi Deteksi Dini Potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Sulawesi Selatan, Rabu (20/8/2025). Rapat yang dipimpin langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, ini berlangsung secara daring dan diikuti para bupati/wali kota se-Sulsel, Forkopimda Sulsel, serta instansi terkait lainnya. […]

  • Bupati Sidrap Apresiasi RS Adinda Medical Centre pada Penutupan Adinda Cup I 2026

    Bupati Sidrap Apresiasi RS Adinda Medical Centre pada Penutupan Adinda Cup I 2026

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 242
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Turnamen bulutangkis Adinda Cup I 2026 resmi ditutup oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di GOR Risma Lanrang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Minggu (17/5/2026). Turnamen yang digelar RS Adinda Medical Centre tersebut berlangsung meriah dan sukses mempertemukan atlet dari berbagai instansi dan komunitas di Kabupaten Sidenreng Rappang. Dewan Pengawas RS Adinda Medical […]

expand_less