Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Tangisan dari Kardus Teh: Haru Penemuan Bayi di BTN Pucue, Sidrap” “Di antara embun pagi dan kardus bekas, Tuhan menitipkan kehidupan baru.”

“Tangisan dari Kardus Teh: Haru Penemuan Bayi di BTN Pucue, Sidrap” “Di antara embun pagi dan kardus bekas, Tuhan menitipkan kehidupan baru.”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 580
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Pagi di BTN Pucue, Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, biasanya berjalan tenang. Embun masih menempel di ujung daun, burung-burung berkicau dari sela genting, dan warga lanjut usia terlihat berolahraga ringan di sekitar lapangan. Namun, pagi Sabtu (1/11/2025) itu berbeda. Ketenangan berubah menjadi haru ketika sebuah tangisan kecil dari dalam kardus bekas memecah sepi.

Sekitar pukul 06.30 WITA, dua sahabat lama, Labuare (68), purnawirawan TNI, dan Usman (71), pensiunan pegawai, tengah jogging seperti biasa. Mereka melewati area Posyandu Asoka 4 ketika tiba-tiba terdengar suara lirih — tangisan bayi. Awalnya samar, seolah terbawa angin. Tapi semakin didekati, suara itu menjadi nyata, menyayat hati.

Dengan langkah hati-hati, mereka menelusuri sumber suara. Di pojok teras posyandu, di antara tumpukan kardus dan seng bekas, mereka menemukan sebuah kardus bertuliskan “Teh Pucuk”. Ketika kardus itu dibuka, dunia seolah berhenti sesaat — di dalamnya, terbaring bayi mungil berjenis kelamin laki-laki, dibungkus jilbab hitam, beralaskan sarung coklat, dan ditutup lembaran seng seadanya.

“Masih ada ari-arinya, Kak… Saya gemetar, tidak bisa bicara,” ucap Labuare dengan suara parau, matanya berkaca-kaca mengenang kejadian itu.

Tanpa menunggu lama, keduanya segera menghubungi Polsek Watang Pulu. Tak lama, petugas datang bersama bidan kelurahan, Fitriani, untuk mengevakuasi sang bayi menuju Puskesmas Lawawoi. Di ruang bersalin, dua bidan jaga, Salasiah dan Ida Damayanti, langsung memberikan pertolongan pertama.

Meski ditemukan dalam kondisi yang memilukan, bayi itu ternyata sehat. Berat badannya 3,3 kilogram, panjang 49 sentimeter, dengan lingkar kepala 35 sentimeter. “Tangisnya keras sekali, tanda kuat. Alhamdulillah, dia bayi sehat,” ujar bidan Salasiah sambil mengusap kepala mungil bayi itu dengan lembut.

Kini, bayi yang sempat tergeletak di dalam kardus teh itu dirawat dengan penuh kasih di ruang bersalin Puskesmas Lawawoi. Nantinya, ia akan diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Sidrap untuk mendapatkan perlindungan dan pengasuhan yang layak.

Sementara itu, Tim Inavis Polres Sidrap telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti. Penyelidikan tengah dilakukan untuk mengungkap siapa orang tua yang tega meninggalkan darah dagingnya sendiri di tengah dinginnya pagi.

Di BTN Pucue, kabar penemuan bayi itu menyebar cepat. Banyak warga datang sekadar menengok, sebagian membawa pakaian bayi dan susu formula. “Kasihan… semoga Tuhan ampuni orang tuanya, dan jaga bayi ini,” ucap seorang ibu dengan mata berkaca-kaca.

Kini, warga sekitar menyebutnya “Bayi dari Kardus Teh” — sebuah nama sederhana namun sarat makna. Di tengah kerasnya hidup, tangisan bayi itu menjadi suara yang membangunkan nurani banyak orang. Di antara kardus bekas dan seng karatan, kehidupan baru itu lahir — menjadi pengingat bahwa kasih sayang sejati tidak boleh dibuang, seberapapun beratnya hidup.

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H. Alimuddin Ajak Warga Betao Riawa Tanam Jagung, Untuk Tingkatkan Pendapatan

    H. Alimuddin Ajak Warga Betao Riawa Tanam Jagung, Untuk Tingkatkan Pendapatan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    H. Alimuddin Ajak Warga Betao Riawa Tanam Jagung, Untuk Tingkatkan Pendapatan Kabarkita.co.id.Sidrap. – Kepala Desa Betao Riawa H. Alimuddin mengajak seluruh masyarakat Betao Riawa untuk memanfaatkan lahan yang tersedia dengan menanam jagung sebagai upaya meningkatkan hasil pertanian dan pendapatan keluarga. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat […]

  • Dari Lapangan Lancirang, Semangat Santri Sidrap Menyala untuk Indonesia Maju

    Dari Lapangan Lancirang, Semangat Santri Sidrap Menyala untuk Indonesia Maju

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 254
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Lapangan Sepak Bola Lancirang, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Senin (20/10/2025) tampak semarak oleh lautan santri yang datang dari berbagai penjuru daerah. Suara lantunan shalawat menggema, bendera pesantren berkibar, dan semangat muda para santri membara menyambut pembukaan Kemah Santri dan Pentas Seni Hari Santri Nasional (HASN) 2025 tingkat Kabupaten Sidrap. […]

  • Dari Polisi untuk Rakyat: Saat Aman dan Kenyang Diperjuangkan Bersama

    Dari Polisi untuk Rakyat: Saat Aman dan Kenyang Diperjuangkan Bersama

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 366
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Di tengah gejolak harga bahan pokok, terutama beras, halaman depan Mako Polres Sidrap pada Jumat pagi (8/8/2025) berubah menjadi oase harapan. Sejak matahari baru meninggi, deretan ibu rumah tangga sudah mengantre dengan wajah penuh harap, ingin membawa pulang beras murah untuk dapur keluarga. Jajaran Kepolisian Resor Sidrap menggelar operasi pasar murah serentak […]

  • Puluhan Guru Ikuti Workshop Administrasi Sekolah Digital; Pemateri dari KCD Dikbud Sulsel, Kadis Dikbud Enrekang, dan Akademisi UNM

    Puluhan Guru Ikuti Workshop Administrasi Sekolah Digital; Pemateri dari KCD Dikbud Sulsel, Kadis Dikbud Enrekang, dan Akademisi UNM

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 134
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID — Sekitar 50 guru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Enrekang mengikuti Workshop Administrasi Sekolah Digital yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Minggu (2/8/2026). Workshop ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Makassar (UNM) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Enrekang. Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan […]

  • Jalin Kekompakan, Polres Enrekang Gelar Berbagai Perlombaan Semarak HUT RI ke-81 dan HKGB ke-74

    Jalin Kekompakan, Polres Enrekang Gelar Berbagai Perlombaan Semarak HUT RI ke-81 dan HKGB ke-74

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 30
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID— Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 serta Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74, Polres Enrekang menggelar berbagai perlombaan yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, Jumat (21/8/26). Kegiatan tersebut diikuti oleh personel Polres Enrekang bersama Bhayangkari. Turut hadir dan berpartisipasi langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres Enrekang AKBP Ketut […]

  • Menekraf Siap Dukung Enrekang Kembangkan 

    Menekraf Siap Dukung Enrekang Kembangkan 

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 203
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga bertemu Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendiskusikan potensi ekonomi kreatif, Jumat, (19 /12/2025.) Dalam pertemuan  Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga memaparkan potensi Ekraf di bidang Kuliner, seni Pertunjukan dan potensi wisata. ” Enrekang punya kuliner khas seperti Dangke, pulu Mandoti dan nasu Cemba. Juga kami punya […]

expand_less