Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tembakan, Tekanan, dan Kebohongan: Skenario Gelap BNN Sulsel Terbongkar?

Tembakan, Tekanan, dan Kebohongan: Skenario Gelap BNN Sulsel Terbongkar?

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 321
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Bau busuk dugaan rekayasa dan intimidasi mulai menyeruak dari balik operasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (BNNP Sulsel) yang berujung pada drama tembakan, ancaman, dan tekanan terhadap seorang kepala dusun asal Kabupaten Wajo.

Makmur Ibrahim, Kepala Dusun dari Kecamatan Siwa, Kabupaten Wajo, kini menjadi sosok yang disorot publik setelah mengaku dipaksa menjadi kambing hitam dalam insiden penembakan mobil warga di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Hingga kini, mobil Mitsubishi Xpander warna hitam milik warga bernama Hasdar—yang diberondong delapan peluru oleh oknum BNNP Sulsel—masih terparkir rusak tanpa kejelasan ganti rugi.

Namun yang lebih mengagetkan, Makmur justru diminta bertanggung jawab dan mengganti kerusakan mobil yang sama sekali bukan akibat perbuatannya.

“Saya yang disuruh bertanggung jawab. Kalau menolak, mereka ancam jadikan saya tersangka dan dijerat pasal 114 ayat 2,” ujar Makmur lirih tapi tegas, saat ditemui di Posko Resmob Polres Sidrap, Rabu (22/10/2025).

Kronologi yang Janggal

Kisah ini bermula ketika Makmur menyewa mobil milik Hasdar. Tak lama kemudian, dua pria berinisial HR dan RF meminjam kendaraan itu untuk urusan pribadi.
Namun malam naas pun tiba. Saat melintas di Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, mobil tersebut mendadak menjadi sasaran tembakan beruntun dari petugas BNNP Sulsel, yang mengaku tengah memburu jaringan narkoba dan membuntuti dua pria yang disebut akan menerima 94 butir ekstasi dari seseorang berinisial AO.

Ironisnya, meski peluru sudah menembus bodi mobil, tak ada barang bukti narkoba yang ditemukan.
Yang muncul justru tekanan demi tekanan kepada sang kepala dusun.

“Keesokan harinya saya bersama pemilik mobil menjemput kendaraan itu. Tapi saat di Posko Resmob, BNN datang menangkap saya tanpa surat penangkapan. Saya dibawa ke Makassar, disekap enam hari tanpa surat penahanan,” ungkap Makmur.

Selama di dalam tahanan, Makmur mengaku dipaksa menggundul kepala, diperlakukan seperti tersangka, dan bahkan diwajibkan membayar Rp10 juta dengan dalih untuk pengacara dan petugas BNN.

“Rp5 juta untuk pengacara yang mereka tunjuk, Rp5 juta katanya untuk petugas. Kalau tidak, saya dijadikan tersangka,” ujarnya menahan emosi.

Tekanan tidak berhenti di sana. Makmur dipaksa menandatangani surat pernyataan damai yang menyebut dirinya siap memperbaiki mobil hasil tembakan tersebut.

“Saya terpaksa tanda tangan, karena mereka ancam akan menahan saya lagi,” tambahnya.

BNN Sulsel Membantah, Tapi Publik Tak Mudah Percaya

Kasi Intel BNNP Sulsel, Agung F.S., membantah keras tuduhan itu. Ia menegaskan bahwa tidak ada uang yang diterima oleh pihaknya dan menyebut masalah pembayaran pengacara adalah urusan pribadi antara Makmur dan kuasa hukumnya.

“Saya jamin personel BNN tidak menerima sepeser pun. Soal uang itu, pengacaranya sendiri yang mengatur. Tidak ada kaitan dengan kami,” tegas Agung.

Soal pembotakan kepala Makmur, Agung berdalih hal itu dilakukan atas persetujuan yang bersangkutan dan diklaim sebagai bagian dari “disiplin internal”.

Namun publik mulai mempertanyakan, sejak kapan “disiplin internal” BNN diterapkan kepada warga sipil yang bukan pegawai lembaga tersebut?

Ketika ditanya soal dugaan ancaman terhadap Makmur agar memperbaiki mobil yang ditembak petugas, Agung menghindar dan menyuruh wartawan menanyakan langsung ke pengacara Makmur.

“Saya tidak tahu soal itu. Tanyakan saja ke pengacaranya Pak Dusun,” pungkasnya singkat.

Gelombang Reaksi

Kasus ini kini mengguncang kredibilitas BNN Sulsel. Sejumlah pemerhati hukum dan tokoh masyarakat Wajo menilai kasus ini perlu diusut tuntas oleh pihak independen, karena mengandung aroma penyalahgunaan kewenangan, pemerasan, dan pelanggaran hak asasi manusia.

Publik menuntut transparansi dan audit internal terhadap operasi lapangan BNN Sulsel yang berujung tembakan tanpa kejelasan barang bukti.
Apalagi kini, satu kepala dusun harus menanggung trauma, kerugian, dan tekanan psikologis akibat operasi yang sarat tanda tanya.

“Kalau benar ada tekanan, ancaman, dan uang mengalir, ini bukan lagi operasi, tapi skenario gelap yang mencederai keadilan,” ujar salah satu aktivis hukum di Sidrap.

Kasus ini pun menjadi cermin buram dari praktik penegakan hukum yang seharusnya melindungi rakyat, bukan menindasnya.
Sementara masyarakat masih menunggu: siapa yang berani membuka skenario gelap di balik peluru BNN Sulsel?. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilih Presiden Mahasiswa, UNIMEN Gelar Pemilu Raya

    Pilih Presiden Mahasiswa, UNIMEN Gelar Pemilu Raya

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 156
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) menggelar pesta demokrasi melalui kegiatan Pemilu Raya yang diselenggarakan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Masa Jabatan 2025-2026, Kamis (6/11/2025). Pada momen tersebut, pasangan calon yang bertarung hanya satu yakni Muh. Furqan yang berpasangan dengan Riska Yulianti melawan kolom kosong. Dibawah komando Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) UNIMEN, […]

  • Langit Pinrang Menangis, Hujan Iringi Peristirahatan Terakhir Drs. H. Ahmad Eddy Baramuli

    Langit Pinrang Menangis, Hujan Iringi Peristirahatan Terakhir Drs. H. Ahmad Eddy Baramuli

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID– Suasana duka menyelimuti Kabupaten Pinrang saat jenazah tokoh masyarakat, Drs. H. Ahmad Eddy Baramuli, dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Baramuli, Kecamatan Paleteang. Rintik hujan yang turun sejak prosesi pemakaman berlangsung seakan menjadi simbol kesedihan mendalam atas kepergian salah satu putra terbaik Bumi Lasinrang. Ratusan pelayat dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi pemakaman untuk […]

  • Semakin Diminati, Dealer Mobil Daihatsu Hadir Dengan Layanan Penjualan Dan Service Di Sidrap

    Semakin Diminati, Dealer Mobil Daihatsu Hadir Dengan Layanan Penjualan Dan Service Di Sidrap

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle kabarkita
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SIDRAP, Dealer Mobil Daihatsu PT. Makassar Raya Motor hadir dengan layanan Penjualan dan Service Kendaraan Daihatsu di Kabupaten Sidrap. Daihatsu menjadi salah satu pilihan kendaraan yang semakin di minati masyarakat dengan pilihan kendaraan mulai dari pemakaian pribadi hingga operasional para pengusaha. Daihatsu mempertahankan posisi kedua penjualan mobil nasional di tahun 2025, dengan dominasi type LCGC […]

  • Bupati Sidrap Tekankan Super Tim dan Orkestrasi Kerja Perangkat Daerah

    Bupati Sidrap Tekankan Super Tim dan Orkestrasi Kerja Perangkat Daerah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 130
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK  — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menekankan pentingnya pembentukan super tim dan orkestrasi kerja yang solid di seluruh perangkat daerah. Hal itu disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Kompleks SKPD Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Senin (17/11/2025). Apel tersebut diikuti aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai non-ASN dari seluruh organisasi perangkat […]

  • KPU Enrekang Dampingi Pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS Serentak di 19 Sekolah

    KPU Enrekang Dampingi Pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS Serentak di 19 Sekolah

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 204
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-– Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) serentak se-Sulawesi Selatan resmi digelar hari ini, Senin (29/09/2025). Untuk pertama kalinya, pemilihan ketua OSIS tingkat SLTA dilaksanakan serentak di seluruh Sulsel pada tanggal yang sama. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang turut ambil bagian dengan mendampingi pelaksanaan Pilketos di 19 sekolah yang terdiri dari SMA maupun SMK. Kegiatan […]

  • Pelayanan Kesehatan Harus Hadirkan Kepuasan Masyarakat

    Pelayanan Kesehatan Harus Hadirkan Kepuasan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 229
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menegaskan pelayanan kesehatan harus mampu menghadirkan kepuasan masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Kesehatan Sidrap di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (21/8/2025). Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat […]

expand_less