Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tembakan, Tekanan, dan Kebohongan: Skenario Gelap BNN Sulsel Terbongkar?

Tembakan, Tekanan, dan Kebohongan: Skenario Gelap BNN Sulsel Terbongkar?

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 339
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Bau busuk dugaan rekayasa dan intimidasi mulai menyeruak dari balik operasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (BNNP Sulsel) yang berujung pada drama tembakan, ancaman, dan tekanan terhadap seorang kepala dusun asal Kabupaten Wajo.

Makmur Ibrahim, Kepala Dusun dari Kecamatan Siwa, Kabupaten Wajo, kini menjadi sosok yang disorot publik setelah mengaku dipaksa menjadi kambing hitam dalam insiden penembakan mobil warga di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Hingga kini, mobil Mitsubishi Xpander warna hitam milik warga bernama Hasdar—yang diberondong delapan peluru oleh oknum BNNP Sulsel—masih terparkir rusak tanpa kejelasan ganti rugi.

Namun yang lebih mengagetkan, Makmur justru diminta bertanggung jawab dan mengganti kerusakan mobil yang sama sekali bukan akibat perbuatannya.

“Saya yang disuruh bertanggung jawab. Kalau menolak, mereka ancam jadikan saya tersangka dan dijerat pasal 114 ayat 2,” ujar Makmur lirih tapi tegas, saat ditemui di Posko Resmob Polres Sidrap, Rabu (22/10/2025).

Kronologi yang Janggal

Kisah ini bermula ketika Makmur menyewa mobil milik Hasdar. Tak lama kemudian, dua pria berinisial HR dan RF meminjam kendaraan itu untuk urusan pribadi.
Namun malam naas pun tiba. Saat melintas di Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, mobil tersebut mendadak menjadi sasaran tembakan beruntun dari petugas BNNP Sulsel, yang mengaku tengah memburu jaringan narkoba dan membuntuti dua pria yang disebut akan menerima 94 butir ekstasi dari seseorang berinisial AO.

Ironisnya, meski peluru sudah menembus bodi mobil, tak ada barang bukti narkoba yang ditemukan.
Yang muncul justru tekanan demi tekanan kepada sang kepala dusun.

“Keesokan harinya saya bersama pemilik mobil menjemput kendaraan itu. Tapi saat di Posko Resmob, BNN datang menangkap saya tanpa surat penangkapan. Saya dibawa ke Makassar, disekap enam hari tanpa surat penahanan,” ungkap Makmur.

Selama di dalam tahanan, Makmur mengaku dipaksa menggundul kepala, diperlakukan seperti tersangka, dan bahkan diwajibkan membayar Rp10 juta dengan dalih untuk pengacara dan petugas BNN.

“Rp5 juta untuk pengacara yang mereka tunjuk, Rp5 juta katanya untuk petugas. Kalau tidak, saya dijadikan tersangka,” ujarnya menahan emosi.

Tekanan tidak berhenti di sana. Makmur dipaksa menandatangani surat pernyataan damai yang menyebut dirinya siap memperbaiki mobil hasil tembakan tersebut.

“Saya terpaksa tanda tangan, karena mereka ancam akan menahan saya lagi,” tambahnya.

BNN Sulsel Membantah, Tapi Publik Tak Mudah Percaya

Kasi Intel BNNP Sulsel, Agung F.S., membantah keras tuduhan itu. Ia menegaskan bahwa tidak ada uang yang diterima oleh pihaknya dan menyebut masalah pembayaran pengacara adalah urusan pribadi antara Makmur dan kuasa hukumnya.

“Saya jamin personel BNN tidak menerima sepeser pun. Soal uang itu, pengacaranya sendiri yang mengatur. Tidak ada kaitan dengan kami,” tegas Agung.

Soal pembotakan kepala Makmur, Agung berdalih hal itu dilakukan atas persetujuan yang bersangkutan dan diklaim sebagai bagian dari “disiplin internal”.

Namun publik mulai mempertanyakan, sejak kapan “disiplin internal” BNN diterapkan kepada warga sipil yang bukan pegawai lembaga tersebut?

Ketika ditanya soal dugaan ancaman terhadap Makmur agar memperbaiki mobil yang ditembak petugas, Agung menghindar dan menyuruh wartawan menanyakan langsung ke pengacara Makmur.

“Saya tidak tahu soal itu. Tanyakan saja ke pengacaranya Pak Dusun,” pungkasnya singkat.

Gelombang Reaksi

Kasus ini kini mengguncang kredibilitas BNN Sulsel. Sejumlah pemerhati hukum dan tokoh masyarakat Wajo menilai kasus ini perlu diusut tuntas oleh pihak independen, karena mengandung aroma penyalahgunaan kewenangan, pemerasan, dan pelanggaran hak asasi manusia.

Publik menuntut transparansi dan audit internal terhadap operasi lapangan BNN Sulsel yang berujung tembakan tanpa kejelasan barang bukti.
Apalagi kini, satu kepala dusun harus menanggung trauma, kerugian, dan tekanan psikologis akibat operasi yang sarat tanda tanya.

“Kalau benar ada tekanan, ancaman, dan uang mengalir, ini bukan lagi operasi, tapi skenario gelap yang mencederai keadilan,” ujar salah satu aktivis hukum di Sidrap.

Kasus ini pun menjadi cermin buram dari praktik penegakan hukum yang seharusnya melindungi rakyat, bukan menindasnya.
Sementara masyarakat masih menunggu: siapa yang berani membuka skenario gelap di balik peluru BNN Sulsel?. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Besar Polres Enrekang Melaksanakan Maulid Na

    Keluarga Besar Polres Enrekang Melaksanakan Maulid Na

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Keluarga Besar Polres Enrekang Melaksanakan Maulid Nabi di Masjid Nurul Amanah, ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID — Suasana penuh kekhidmatan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar keluarga besar Polres Enrekang di Masjid Nurul Amanah Polres Enrekang, Kamis (3/9/2026). Peringatan Maulid tersebut diikuti oleh Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.IK., bersama para PJU, perwira, personel Polres […]

  • Momen Hangat di HUT Parepare ke-66, Wali Kota Tasming Hamid Puji Bupati Sidrap dengan Tagline “Alako”

    Momen Hangat di HUT Parepare ke-66, Wali Kota Tasming Hamid Puji Bupati Sidrap dengan Tagline “Alako”

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 165
    • 0Komentar

    PAREPARE, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri rapat paripurna dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-66 Kota Parepare yang berlangsung di ruang paripurna DPRD setempat, Ahad (12/4/2026). Kehadiran orang nomor satu di Sidrap tersebut menjadi perhatian dalam agenda resmi yang dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil […]

  • Perkuat Reputasi Digital, Kepala Humas UNIMEN Ikuti Pelatihan Manajemen Reputasi Digital PWM Sulsel

    Perkuat Reputasi Digital, Kepala Humas UNIMEN Ikuti Pelatihan Manajemen Reputasi Digital PWM Sulsel

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MAKASSAR.KABAR KITA.CO.ID- Kepala Humas Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Dr. Baharuddin, S.Pd., M.Pd., mengikuti Pelatihan Manajemen Reputasi Digital yang diselenggarakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Tanggal 1 hingga 3 Mei 2026, dan dipusatkan di Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Dr. Baharuddin menegaskan bahwa pelatihan […]

  • Bupati Sidrap Semangati Peserta Didik Berwirausaha di Market Day

    Bupati Sidrap Semangati Peserta Didik Berwirausaha di Market Day

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 600
    • 0Komentar

    SIDRAP — Kolaborasi luar biasa antara siswa, guru, dan orang tua memeriahkan kegiatan Market Day yang digelar selama dua hari, Selasa dan Rabu (6–7 Mei 2025) oleh KB-TK Qurani Attauhid dan SD Islam Terpadu Attauhid Sidrap. Sebanyak 17 stand usaha menampilkan berbagai produk hasil kebun siswa dan produk UMKM orang tua, menciptakan suasana edukatif dan […]

  • Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Enrekang Terima Kunjungan Dandim 1419 dalam Momentum Halal Bihalal

    Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Enrekang Terima Kunjungan Dandim 1419 dalam Momentum Halal Bihalal

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 102
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID –Masih dalam rangkaian suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menggelar kegiatan halal bihalal. Dalam momentum penuh kehangatan tersebut, Kapolres turut menerima kunjungan silaturahmi dari Dandim 1419 Enrekang Letkol. Hendra Kusuma Wijaya,S.Sos.M.M., bersama jajarannya. Bertempat dirumah Dinas Kapolres, di Kelurahan Juppandang, Enrekang.Sabtu (21/03/2026). Sihumas polres […]

  • Konser Gemilang Andi Syaqira di DA7: Bupati Sidrap dan Pendukung dari Berbagai Daerah Tumpah Ruah di Studio 5 Indosiar

    Konser Gemilang Andi Syaqira di DA7: Bupati Sidrap dan Pendukung dari Berbagai Daerah Tumpah Ruah di Studio 5 Indosiar

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 880
    • 0Komentar

    JAKARTA, KBK – Panggung D’Academy 7 Indosiar kembali menjadi saksi lahirnya talenta besar dari tanah Bugis. Penampilan Andi Syaqira, dara manis asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, berhasil mencuri perhatian publik. Suara merdunya yang khas serta karisma panggung yang memikat membuat Studio 5 Indosiar riuh oleh tepuk tangan dan sorakan dukungan. Menariknya, dukungan yang […]

expand_less