Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tembakan, Tekanan, dan Kebohongan: Skenario Gelap BNN Sulsel Terbongkar?

Tembakan, Tekanan, dan Kebohongan: Skenario Gelap BNN Sulsel Terbongkar?

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 272
  • comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Bau busuk dugaan rekayasa dan intimidasi mulai menyeruak dari balik operasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (BNNP Sulsel) yang berujung pada drama tembakan, ancaman, dan tekanan terhadap seorang kepala dusun asal Kabupaten Wajo.

Makmur Ibrahim, Kepala Dusun dari Kecamatan Siwa, Kabupaten Wajo, kini menjadi sosok yang disorot publik setelah mengaku dipaksa menjadi kambing hitam dalam insiden penembakan mobil warga di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Hingga kini, mobil Mitsubishi Xpander warna hitam milik warga bernama Hasdar—yang diberondong delapan peluru oleh oknum BNNP Sulsel—masih terparkir rusak tanpa kejelasan ganti rugi.

Namun yang lebih mengagetkan, Makmur justru diminta bertanggung jawab dan mengganti kerusakan mobil yang sama sekali bukan akibat perbuatannya.

“Saya yang disuruh bertanggung jawab. Kalau menolak, mereka ancam jadikan saya tersangka dan dijerat pasal 114 ayat 2,” ujar Makmur lirih tapi tegas, saat ditemui di Posko Resmob Polres Sidrap, Rabu (22/10/2025).

Kronologi yang Janggal

Kisah ini bermula ketika Makmur menyewa mobil milik Hasdar. Tak lama kemudian, dua pria berinisial HR dan RF meminjam kendaraan itu untuk urusan pribadi.
Namun malam naas pun tiba. Saat melintas di Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, mobil tersebut mendadak menjadi sasaran tembakan beruntun dari petugas BNNP Sulsel, yang mengaku tengah memburu jaringan narkoba dan membuntuti dua pria yang disebut akan menerima 94 butir ekstasi dari seseorang berinisial AO.

Ironisnya, meski peluru sudah menembus bodi mobil, tak ada barang bukti narkoba yang ditemukan.
Yang muncul justru tekanan demi tekanan kepada sang kepala dusun.

“Keesokan harinya saya bersama pemilik mobil menjemput kendaraan itu. Tapi saat di Posko Resmob, BNN datang menangkap saya tanpa surat penangkapan. Saya dibawa ke Makassar, disekap enam hari tanpa surat penahanan,” ungkap Makmur.

Selama di dalam tahanan, Makmur mengaku dipaksa menggundul kepala, diperlakukan seperti tersangka, dan bahkan diwajibkan membayar Rp10 juta dengan dalih untuk pengacara dan petugas BNN.

“Rp5 juta untuk pengacara yang mereka tunjuk, Rp5 juta katanya untuk petugas. Kalau tidak, saya dijadikan tersangka,” ujarnya menahan emosi.

Tekanan tidak berhenti di sana. Makmur dipaksa menandatangani surat pernyataan damai yang menyebut dirinya siap memperbaiki mobil hasil tembakan tersebut.

“Saya terpaksa tanda tangan, karena mereka ancam akan menahan saya lagi,” tambahnya.

BNN Sulsel Membantah, Tapi Publik Tak Mudah Percaya

Kasi Intel BNNP Sulsel, Agung F.S., membantah keras tuduhan itu. Ia menegaskan bahwa tidak ada uang yang diterima oleh pihaknya dan menyebut masalah pembayaran pengacara adalah urusan pribadi antara Makmur dan kuasa hukumnya.

“Saya jamin personel BNN tidak menerima sepeser pun. Soal uang itu, pengacaranya sendiri yang mengatur. Tidak ada kaitan dengan kami,” tegas Agung.

Soal pembotakan kepala Makmur, Agung berdalih hal itu dilakukan atas persetujuan yang bersangkutan dan diklaim sebagai bagian dari “disiplin internal”.

Namun publik mulai mempertanyakan, sejak kapan “disiplin internal” BNN diterapkan kepada warga sipil yang bukan pegawai lembaga tersebut?

Ketika ditanya soal dugaan ancaman terhadap Makmur agar memperbaiki mobil yang ditembak petugas, Agung menghindar dan menyuruh wartawan menanyakan langsung ke pengacara Makmur.

“Saya tidak tahu soal itu. Tanyakan saja ke pengacaranya Pak Dusun,” pungkasnya singkat.

Gelombang Reaksi

Kasus ini kini mengguncang kredibilitas BNN Sulsel. Sejumlah pemerhati hukum dan tokoh masyarakat Wajo menilai kasus ini perlu diusut tuntas oleh pihak independen, karena mengandung aroma penyalahgunaan kewenangan, pemerasan, dan pelanggaran hak asasi manusia.

Publik menuntut transparansi dan audit internal terhadap operasi lapangan BNN Sulsel yang berujung tembakan tanpa kejelasan barang bukti.
Apalagi kini, satu kepala dusun harus menanggung trauma, kerugian, dan tekanan psikologis akibat operasi yang sarat tanda tanya.

“Kalau benar ada tekanan, ancaman, dan uang mengalir, ini bukan lagi operasi, tapi skenario gelap yang mencederai keadilan,” ujar salah satu aktivis hukum di Sidrap.

Kasus ini pun menjadi cermin buram dari praktik penegakan hukum yang seharusnya melindungi rakyat, bukan menindasnya.
Sementara masyarakat masih menunggu: siapa yang berani membuka skenario gelap di balik peluru BNN Sulsel?. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP NCW Resmi Laporkan Mantan Kajari Enrekang ke KPK Terkait  BAZNAS Enrekang

    DPP NCW Resmi Laporkan Mantan Kajari Enrekang ke KPK Terkait  BAZNAS Enrekang

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 298
    • 0Komentar

    JAKARTA, KABAR KITA.CO.ID- 18 Desember 2025 – Dewan Pimpinan Pusat Nasional Corruption Watch (DPP NCW) mengambil langkah tegas dengan resmi melaporkan mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Enrekang, Padeli, S.H., M.Hum, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah ini diambil sebagai respons atas lambatnya penanganan perkara oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI dan […]

  • Aktifitas Tambang CV Ponro Kanni Diduga Menggunakan Solar Subsidi, Koordinator ITCW Minta Kapolres Lakukan Penyelidikan

    Aktifitas Tambang CV Ponro Kanni Diduga Menggunakan Solar Subsidi, Koordinator ITCW Minta Kapolres Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 605
    • 0Komentar

    PINRANG, KABARKITA – Aktifitas tambang galian C di wilayah kampung Tae Kelurahan Temmasarangnge Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan menuai sorotan dari beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM). Dimana aktifitas tambang galian C di gunung Paleteang itu diduga pengelola dari CV Ponro Kanni menggunakan solar subsidi dan Tidka menggunakan solar industri. Koordinator Indonesia Timur Corruption Watch […]

  • Peringatan Hari Ibu 2025, Pemkab Enrekang Serahkan Tabungan Beasiswa ke Paskibraka

    Peringatan Hari Ibu 2025, Pemkab Enrekang Serahkan Tabungan Beasiswa ke Paskibraka

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 153
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Pemerintah Kab. Enrekang memberikan penghargaan berupa piagam dan buku rekening tabungan beasiswa kepada 70 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) pada upacara peringatan Hari Ibu, 24 Desember 2025 di Halaman Kantor Bupati Enrekang. PLT. Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Lukman Badi mengatakan masing-masing orang mendapat beasiswa sebesar Rp. 1.500.000. ”  Pemberian Beasiswa ini adalah yang kali […]

  • Kodim 1419/Enrekang Gelar Upacara Bendera Bentuk Nilai-Nilai Kebangsaan Dan Kedisiplinan.

    Kodim 1419/Enrekang Gelar Upacara Bendera Bentuk Nilai-Nilai Kebangsaan Dan Kedisiplinan.

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 24
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Kodim 1419/Enrekang melaksanakan upacara bendera rutin pada hari Senin, 06 April 2026, bertempat di Lapangan Upacara Makodim 1419/Enrekang, Jln. Pahlawan No.12, Lingkungan Talaga, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. Upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib, diikuti oleh seluruh personel militer dan PNS Kodim 1419/Enrekang sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan serta meningkatkan […]

  • Pastikan Malam Tahun Baru 2026 Aman, Kapolres Enrekang Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan

    Pastikan Malam Tahun Baru 2026 Aman, Kapolres Enrekang Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 98
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Menyambut Malam pergantian tahun 2025, sore ini Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, SH, S.IK, MH pimpin Apel Kesiapan pengamanan Malam Tahun Baru 2026 di Halaman Apel Polres Enrekang, Rabu (31/12/2025). Apel ini dilaksanakan dalam rangka pengecekan kesiapan personel sehingga pengamanan pergantian tahun di wilayah Kabupaten Enrekang dapat terselenggara secara optimal dengan harapan […]

  • Kasat Lantas Polres Enrekang Pimpin Rakor Forum Keselamatan Lalu Lintas, Dorong Langkah Terpadu Tekan Angka Kecelakaan

    Kasat Lantas Polres Enrekang Pimpin Rakor Forum Keselamatan Lalu Lintas, Dorong Langkah Terpadu Tekan Angka Kecelakaan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 80
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID–Satuan Lalu Lintas Polres Enrekang terus menunjukkan peran strategisnya dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Enrekang. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Forum Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang digelar di Aula Wira Pratama Polres Enrekang, Rabu pagi (14/01/2026) Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Enrekang AKP […]

expand_less