Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tragedi Maut di Wisma Grand Dua Pitue: Perselisihan Layanan Seksual Berujung Pembunuhan Sadis

Tragedi Maut di Wisma Grand Dua Pitue: Perselisihan Layanan Seksual Berujung Pembunuhan Sadis

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 426
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) diguncang kabar mengerikan pada Jumat malam, 5 September 2025. Seorang perempuan berinisial MKP (34), warga asal Makassar, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar nomor 1 Wisma Grand Dua Pitue, Jalan Poros Pare, Kelurahan Salomallori, Kecamatan Dua Pitue.

Kejadian sekitar pukul 21.00 WITA itu sontak menghebohkan warga setempat. Polisi yang tiba di lokasi segera memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Barang Bukti Mengungkap Jejak Pelaku

Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, dalam konferensi pers pada Jumat (12/9/2025), memastikan bahwa kasus ini murni tindak pidana pembunuhan.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan di TKP, antara lain:

  • Jaket yang dikenakan pelaku,
  • Dompet berisi potongan kertas menyerupai uang,
  • Sarung senjata tajam,
  • Sandal,
  • Serta kondom yang sebagian diduga telah digunakan.

Selain itu, penyidik juga menemukan perhiasan berupa gelang haji, cincin, dan jam tangan milik korban yang sempat dibawa kabur pelaku.

Pelaku Berusaha Hilangkan Jejak

Hasil penyelidikan intensif, termasuk analisis CCTV dan keterangan saksi, mengarah pada seorang pria berinisial YN (31), warga Kabupaten Wajo. Polisi kemudian melacak keberadaannya hingga ke sebuah rumah sawah terpencil di Desa Ujung Kessi, Kecamatan Tanasitolo.

Untuk menghindari pelacakan, tersangka YN berusaha menghilangkan jejak dengan memangkas rambut, membongkar motornya, bahkan mengubur badik yang dipakai menghabisi korban. Namun, usaha itu sia-sia setelah tim gabungan Resmob Polres Sidrap memburu dan mengepung lokasi persembunyiannya.

Kronologi Mencekam di Balik Pintu Kamar

Dari hasil pemeriksaan, terungkap kronologi mengejutkan. Pelaku dan korban sebelumnya berkenalan melalui aplikasi MiChat, yang kerap digunakan untuk menawarkan jasa pertemanan hingga berujung transaksi seksual.

YN memesan layanan seksual dengan tarif Rp600 ribu per jam. Setelah melakukan hubungan badan, korban meminta agar pelaku melunasi pembayaran sebelum melanjutkan sesi berikutnya. Permintaan itu memicu adu mulut.

Pertengkaran kian panas hingga akhirnya pelaku menghunus badik dan menikam leher korban. Tidak berhenti di situ, pelaku juga mengiris leher korban ke kiri dan kanan hingga memutus saluran tenggorokan.

Teriakan Korban Didengar Suami Sah

Ironisnya, peristiwa nahas itu disaksikan oleh Ad, yang merupakan suami sah korban. Ad mengaku mendengar teriakan dari dalam kamar dan berusaha membuka pintu. Saat pintu berhasil didobrak, korban sudah tergeletak bersimbah darah, sementara pelaku melarikan diri.

Peristiwa ini sontak menambah luka bagi keluarga, karena korban ternyata masih memiliki hubungan rumah tangga resmi.

Akhir Pelarian: Menyerahkan Diri

Setelah empat hari dalam pelarian, YN akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian pada Selasa (9/9/2025). Polisi menduga, tekanan mental akibat pengejaran dan publikasi luas membuat pelaku tidak tahan hidup dalam pelarian.

Ancaman Hukuman Berat

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun atau bahkan seumur hidup. Polisi menilai motif pembunuhan berakar dari kekecewaan pelaku akibat perselisihan pembayaran layanan seksual.

Kapolres Sidrap menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. “Tidak ada ruang bagi pelaku tindak kejahatan di Sidrap. Proses hukum akan ditegakkan secara maksimal,” tegas AKBP Fantry.

Sidrap Dikejutkan, Publik Diminta Waspada

Kasus tragis ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat terkait risiko penyalahgunaan aplikasi pertemanan. Selain itu, aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang asing, baik secara langsung maupun melalui aplikasi digital.

Tragedi di Wisma Grand Dua Pitue kini menjadi salah satu kasus pembunuhan paling menghebohkan di Sidrap tahun 2025, meninggalkan duka mendalam sekaligus pesan kewaspadaan bagi warga. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Totalitas Tanpa Batas, Bupati Syaharuddin Alrif Pimpin Nobar Dukung Syaqira di D’Academy 7 Indosiar

    Totalitas Tanpa Batas, Bupati Syaharuddin Alrif Pimpin Nobar Dukung Syaqira di D’Academy 7 Indosiar

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 369
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) H. Syaharuddin Alrif kembali menunjukkan dukungan totalnya kepada salah satu putri daerah terbaik, Andi Syaqira, yang kini melaju hingga 8 besar ajang D’Academy 7 Indosiar. Dukungan tersebut bukan sekadar kata semangat, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata penuh kebersamaan dan rasa bangga bagi masyarakat Sidrap. Pada Selasa malam (11/11/2025), […]

  • Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Gerak Cepat Pantau Karhutla Di Kawasan Hutan Lindung Buttu Kalori

    Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Gerak Cepat Pantau Karhutla Di Kawasan Hutan Lindung Buttu Kalori

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 40
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-– Babinsa Koramil 1419-02/Enrekang Sertu Salehuddin bersama Bhabinkamtibmas bergerak cepat mendatangi lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Buttu Kalori, Dusun Tirowali, Desa Ranga, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Selasa (29/09/2026). Setibanya di lokasi, personel melakukan pemantauan terhadap titik api yang berada pada koordinat -3.569217, 119.814707. Berdasarkan hasil pemantauan, api […]

  • Tanpa Papan Proyek, Pekerjaan Talud di Batu Lappa Sidrap Dipertanyakan

    Tanpa Papan Proyek, Pekerjaan Talud di Batu Lappa Sidrap Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Tanpa Papan Proyek, Pekerjaan Talud di Batu Lappa Sidrap Dipertanyakan Kabarkita.co.id.Sidrap. — Pekerjaan pembangunan talud yang berlokasi di Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi sorotan. Pasalnya, proyek tersebut disebut dikerjakan tanpa dilengkapi papan informasi proyek yang terpajang di lokasi. Informasi tersebut diperoleh awak media dari salah seorang warga yang mempertanyakan […]

  • Kapolres Enrekang Gelar Coffee Morning Bersama PJU, Ini Yang Dibahas.

    Kapolres Enrekang Gelar Coffee Morning Bersama PJU, Ini Yang Dibahas.

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 476
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Dalam suasana santai namun penuh makna, Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menggelar coffee morning bersama jajaran Pejabat Utama Polres Enrekang, bertempat di ruang Loby Mapolres, Senin (9/06/2025). Kegiatan yang berlangsung di ruang lobi Mapolres Enrekang ini menjadi momen koordinasi strategis guna memantapkan persiapan menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 pada 1 Juli […]

  • Rutan Balikpapan Tanamkan Nilai Moral pada Warga Binaan Perempuan Lewat Pendekatan Keagamaan

    Rutan Balikpapan Tanamkan Nilai Moral pada Warga Binaan Perempuan Lewat Pendekatan Keagamaan

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 327
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, KBK — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembinaan menyeluruh bagi warga binaan. Salah satu program andalan yang rutin digelar adalah pengajian keagamaan di Blok Hunian Perempuan, yang kembali dilaksanakan pada Rabu (16/07/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian, khususnya untuk membentuk karakter religius, memperdalam keimanan, serta […]

  • Hadmi Hernisari, Jurusan Agroteknologi, Mahasiswa KKN -T Unhas Gel 115 Terapkan Biopori, Solusi Resapan Air dan Pengelolaan Sampah Organik di Kelurahan galung maloang

    Hadmi Hernisari, Jurusan Agroteknologi, Mahasiswa KKN -T Unhas Gel 115 Terapkan Biopori, Solusi Resapan Air dan Pengelolaan Sampah Organik di Kelurahan galung maloang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Parepare.— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 melaksanakan program kerja bertajuk Pemanfaatan Lubang Biopori sebagai Media Resapan Air dan Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Kompos di Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare. Program ini digagas oleh Hadmi Hernisari, mahasiswa Jurusan Agroteknologi, di bawah bimbingan Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) Ir. Evi […]

expand_less