Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Mafia Tanah Kuasai Eks HGU Margaressa, Warga Sidrap Ultimatum DPRD”

“Mafia Tanah Kuasai Eks HGU Margaressa, Warga Sidrap Ultimatum DPRD”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
  • visibility 364
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Dugaan praktik mafia tanah mencuat setelah warga Kelurahan Mojong dan Tellumae, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, menemukan adanya transaksi jual beli ilegal di atas lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT. Margaressa—lahan yang seharusnya berstatus tanah negara.

Tanah negara tersebut dikabarkan telah beralih tangan secara ilegal kepada pihak-pihak tertentu, bahkan sudah terbit sertifikat atas nama perseorangan. Tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Sidrap, H. Abd Rahman, membenarkan temuan itu.

“Ini jelas akal-akalan. Negara tidak pernah mengalihkan tanah itu untuk diperjualbelikan. Namun, oknum tertentu melakukan transaksi dan bahkan menerbitkan sertifikat. Ini harus diusut tuntas,” tegas Abd Rahman.


Forum Warga Bergerak: “Ada Mafia Tanah di Sidrap”

Keresahan ini mendorong terbentuknya Forum Masyarakat Bendoro Bersatu Peduli Tanah Negara (FMB2PTN). Koordinator forum, Abdul Razak, menyebut bahwa lahan tersebut pernah dibahas dalam pertemuan resmi antara Pemkab Sidrap dan PT. Margaressa pada periode 2015–2020. Saat itu, perusahaan menyatakan siap melepaskan sebagian lahan HGU seluas 207 hektare, di mana 88 hektare dijanjikan untuk dikelola produktif oleh masyarakat.

Namun, hingga pertengahan 2025, janji itu tak terealisasi. Justru muncul dugaan kuat bahwa tanah negara tersebut kini dikuasai dan dijual oleh oknum tertentu kepada pihak ketiga tanpa prosedur hukum yang sah.

Di lapangan, warga menemukan aktivitas pembangunan dan penguasaan fisik oleh pihak yang tidak memiliki dasar kepemilikan legal.


Aset Publik Hilang: Arena Motocross Raib

Selain soal jual-beli ilegal, FMB2PTN juga menyoroti hilangnya Arena Motocross yang dulunya dibangun menggunakan dana APBD Sidrap.

“Ini bukan sekadar sengketa tanah. Ini soal perampasan aset negara secara sistematis. Ada indikasi permainan terstruktur yang melibatkan lebih dari satu aktor,” ujar Abdul Razak.


Ultimatum 14 Hari untuk DPRD dan Pemkab Sidrap

Sebagai bentuk keseriusan, FMB2PTN melayangkan ultimatum selama 14 hari (7×24 jam) kepada DPRD dan Pemkab Sidrap untuk:

  1. Menyatakan sikap resmi terkait status tanah eks HGU PT. Margaressa.
  2. Menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama warga.
  3. Menghentikan seluruh aktivitas jual beli ilegal di atas lahan negara.
  4. Mengembalikan hak-hak masyarakat sesuai kesepakatan sebelumnya.
  5. Mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya aset Arena Motocross.

Jika tidak ada respons hingga batas waktu yang ditentukan, warga menyatakan siap mengambil langkah konstitusional, termasuk:

  • Menggelar aksi demonstrasi besar-besaran,
  • Melibatkan media nasional dan lembaga pengawas independen,
  • Melaporkan kasus ini ke KPK, Ombudsman RI, dan Komnas HAM.

Desakan Reforma Agraria yang Berkeadilan

Abdul Razak menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk melaksanakan reforma agraria sejati.

“Tanah adalah sumber kehidupan. Jika negara membiarkan hak rakyat dirampas, berarti negara sedang mencederai konstitusinya sendiri,” tegasnya.

FMB2PTN menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mengawal persoalan ini. Mereka meminta pemerintah tidak hanya memberi jawaban administratif, tetapi menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat agar kepercayaan publik tidak runtuh. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rotasi Jabatan, Diskominfo Enrekang Hadir dengan Semangat dan Visi Baru.

    Rotasi Jabatan, Diskominfo Enrekang Hadir dengan Semangat dan Visi Baru.

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 262
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Enrekang kini memiliki wajah baru setelah Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga, melakukan pergeseran pejabat struktural yang tertuang dalam Keputusan Bupati Enrekang Nomor 406/KEP/VIII/2025 tentang Perpindahan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Keputusan Bupati Enrekang Nomor 407/KEP/VIII/2025 tentang Pengangkatan dan Perpindahan Pejabat Administrator Lingkup Pemerintah Kabupaten Enrekang. Dalam […]

  • Dugaan Mark Up Proyek Fisik Pinrang, ITCW Bakal Lapor Ke Polda

    Dugaan Mark Up Proyek Fisik Pinrang, ITCW Bakal Lapor Ke Polda

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PINRANG, KABARKITA – Mafia proyek fisik mulai menjadi sorotan yang dikerjakan di Kabupaten Pinrang. Indonesia Timur Coruption Watch atau ITCW yang sejak awal pengerjaan hingga selesai dikerjakan melakukan pengumpulan data. Koordinator ITCW, Jasmir L. Lainting menuturkan sejak awal pihaknya sebagai bagian dari masyarakat melakukan kontro sosial. “Alhamdullillah sejumlah ruas jalan mendapat perhatian besar tahun ini […]

  • Bantahan Resmi Polres Enrekang Terkait Isu Gagalnya Ops Antik Lipu 2025

    Bantahan Resmi Polres Enrekang Terkait Isu Gagalnya Ops Antik Lipu 2025

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 510
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID-Beredarnya unggahan di salah satu platform media sosial yang menyebut Polres Enrekang gagal total dalam Operasi Antik Lipu 2025 menuai sorotan dan dinilai keliru. Faktanya, Sat Resnarkoba Polres Enrekang justru menjadi salah satu yang tercepat dalam pengungkapan Target Operasi (TO) di hari pertama pelaksanaan Operasi Antik Lipu yang dimulai pada 10 Juni 2025. […]

  • Pastikan Kondusifitas, Kapolres Sidrap Terjun Langsung Pantau Pelaksanaan Ibadah Natal 2025

    Pastikan Kondusifitas, Kapolres Sidrap Terjun Langsung Pantau Pelaksanaan Ibadah Natal 2025

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Dalam rangka memastikan pelaksanaan Ibadah Natal Tahun 2025 berjalan aman, tertib, dan kondusif, Kapolres Sidenreng Rappang AKBP Fantry Taherong, S.I.K. melaksanakan pengecekan langsung terhadap personel pengamanan serta lokasi pelaksanaan ibadah Natal di sejumlah rumah ibadah di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (25/12/2025) siang. Pengecekan dilakukan pada beberapa rumah ibadah yang menjadi […]

  • Enrekang mendapat perhatian penuh untuk sekolah rakyat.

    Enrekang mendapat perhatian penuh untuk sekolah rakyat.

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 257
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga mengatakan Kab. Enrekang mendapat perhatian dari Kementrian Sosial terkait Pendirian Sekolah Rakyat. ” Kita berbangga dapat perhatian dan dukungan. Dari ratusan kabupaten dan kota di Indonesia, Enrekang salah satu dari delapan kabupaten yang dipanggil langsung bertemu dan membicarakan program sekolah rakyat,” kata Yusuf Ritangnga. Sementara itu, Menteri Sosial […]

  • Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Uterus
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

expand_less