Anggaran Rp75 Juta, Talud dan Penimbunan Jalan Tani Addewatang Desa Taccimpo Sidrap Dipertanyakan
- account_circle Uterus
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pembangunan talud dan penimbunan Jalan Tani Addewatang, Desa Taccimpo, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap)., Kamis, 20 Agustus 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP — Pembangunan talud dan penimbunan Jalan Tani Addewatang, Desa Taccimpo, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi sorotan.
Pasalnya, kondisi pekerjaan di lapangan dinilai menimbulkan sejumlah pertanyaan terkait kualitas dan pelaksanaannya.
Pantauan media pada Kamis, 20 Agustus 2026, menunjukkan pekerjaan pondasi talud di lokasi tersebut tidak terlihat dilakukan dengan penggalian tanah terlebih dahulu.
Talud tampak disusun langsung di atas permukaan tanah persawahan di pinggir Jalan Tani Addewatang.
Tak hanya itu, pada sejumlah bagian talud terlihat permukaan yang masih kasar.
Beberapa titik diduga belum diplester pada bagian atasnya, sementara batu masih tampak dan terdapat bagian yang terlihat sudah mengalami pengelupasan.
Padahal, pekerjaan talud tersebut disebut memiliki anggaran sekitar Rp58 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 dan pengerjaannya belum lama selesai.
Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan serta dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Sorotan juga mengarah pada pekerjaan penimbunan jalan yang memiliki anggaran sekitar Rp17 juta. Dari pantauan di lokasi, material timbunan berupa bebatuan tampak belum tersebar secara merata.
Timbunan terlihat lebih terkonsentrasi di bagian tengah badan jalan, sementara sisi jalan hingga mendekati talud belum tertimbun secara merata.
Material bebatuan tersebut diduga berasal dari material sungai yang disebut-sebut berkaitan dengan aktivitas tambang galian C.
Jika ditotal, anggaran pekerjaan talud dan penimbunan Jalan Tani Addewatang mencapai sekitar Rp75 juta.
Dengan nilai anggaran tersebut, masyarakat tentunya berharap pekerjaan yang dilakukan dapat memberikan hasil maksimal, terutama karena jalan tani tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas warga dan akses menuju kawasan persawahan.
Kondisi pekerjaan di lapangan diharapkan menjadi perhatian pemerintah desa dan pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis serta penggunaan anggaran yang telah ditetapkan.
Hingga berita ini dinaikkan, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Desa Taccimpo terkait teknis pekerjaan, spesifikasi pembangunan maupun kondisi talud dan penimbunan Jalan Tani Addewatang tersebut.
Media tetap memberikan ruang kepada Pemerintah Desa Taccimpo dan pihak pelaksana untuk memberikan klarifikasi terkait pekerjaan yang menjadi sorotan tersebut. (Tim)
- Penulis: Uterus

Saat ini belum ada komentar