Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Mafia Tanah Kuasai Eks HGU Margaressa, Warga Sidrap Ultimatum DPRD”

“Mafia Tanah Kuasai Eks HGU Margaressa, Warga Sidrap Ultimatum DPRD”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
  • visibility 432
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Dugaan praktik mafia tanah mencuat setelah warga Kelurahan Mojong dan Tellumae, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, menemukan adanya transaksi jual beli ilegal di atas lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT. Margaressa—lahan yang seharusnya berstatus tanah negara.

Tanah negara tersebut dikabarkan telah beralih tangan secara ilegal kepada pihak-pihak tertentu, bahkan sudah terbit sertifikat atas nama perseorangan. Tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Sidrap, H. Abd Rahman, membenarkan temuan itu.

“Ini jelas akal-akalan. Negara tidak pernah mengalihkan tanah itu untuk diperjualbelikan. Namun, oknum tertentu melakukan transaksi dan bahkan menerbitkan sertifikat. Ini harus diusut tuntas,” tegas Abd Rahman.


Forum Warga Bergerak: “Ada Mafia Tanah di Sidrap”

Keresahan ini mendorong terbentuknya Forum Masyarakat Bendoro Bersatu Peduli Tanah Negara (FMB2PTN). Koordinator forum, Abdul Razak, menyebut bahwa lahan tersebut pernah dibahas dalam pertemuan resmi antara Pemkab Sidrap dan PT. Margaressa pada periode 2015–2020. Saat itu, perusahaan menyatakan siap melepaskan sebagian lahan HGU seluas 207 hektare, di mana 88 hektare dijanjikan untuk dikelola produktif oleh masyarakat.

Namun, hingga pertengahan 2025, janji itu tak terealisasi. Justru muncul dugaan kuat bahwa tanah negara tersebut kini dikuasai dan dijual oleh oknum tertentu kepada pihak ketiga tanpa prosedur hukum yang sah.

Di lapangan, warga menemukan aktivitas pembangunan dan penguasaan fisik oleh pihak yang tidak memiliki dasar kepemilikan legal.


Aset Publik Hilang: Arena Motocross Raib

Selain soal jual-beli ilegal, FMB2PTN juga menyoroti hilangnya Arena Motocross yang dulunya dibangun menggunakan dana APBD Sidrap.

“Ini bukan sekadar sengketa tanah. Ini soal perampasan aset negara secara sistematis. Ada indikasi permainan terstruktur yang melibatkan lebih dari satu aktor,” ujar Abdul Razak.


Ultimatum 14 Hari untuk DPRD dan Pemkab Sidrap

Sebagai bentuk keseriusan, FMB2PTN melayangkan ultimatum selama 14 hari (7×24 jam) kepada DPRD dan Pemkab Sidrap untuk:

  1. Menyatakan sikap resmi terkait status tanah eks HGU PT. Margaressa.
  2. Menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama warga.
  3. Menghentikan seluruh aktivitas jual beli ilegal di atas lahan negara.
  4. Mengembalikan hak-hak masyarakat sesuai kesepakatan sebelumnya.
  5. Mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya aset Arena Motocross.

Jika tidak ada respons hingga batas waktu yang ditentukan, warga menyatakan siap mengambil langkah konstitusional, termasuk:

  • Menggelar aksi demonstrasi besar-besaran,
  • Melibatkan media nasional dan lembaga pengawas independen,
  • Melaporkan kasus ini ke KPK, Ombudsman RI, dan Komnas HAM.

Desakan Reforma Agraria yang Berkeadilan

Abdul Razak menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk melaksanakan reforma agraria sejati.

“Tanah adalah sumber kehidupan. Jika negara membiarkan hak rakyat dirampas, berarti negara sedang mencederai konstitusinya sendiri,” tegasnya.

FMB2PTN menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mengawal persoalan ini. Mereka meminta pemerintah tidak hanya memberi jawaban administratif, tetapi menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat agar kepercayaan publik tidak runtuh. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salut! Sosok Aiptu Yudi Jadi Inspirasi Pengabdian Tanpa Pamrih di Pinrang

    Salut! Sosok Aiptu Yudi Jadi Inspirasi Pengabdian Tanpa Pamrih di Pinrang

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PINRANG,KBK – Di tengah hiruk pikuk lalu lintas dan padatnya aktivitas kendaraan di jalanan Kabupaten Pinrang, sosok Aiptu Yudi menjadi pemandangan yang begitu akrab di mata masyarakat. Dengan seragam yang kerap basah oleh keringat di bawah terik matahari maupun guyuran hujan, ia tetap berdiri tegap di persimpangan jalan, menjalankan tugasnya mengatur arus kendaraan demi terciptanya […]

  • Sat Lantas Polres Enrekang Melaksanakan Giat Patroli Blue Light Di Wilayah Kota Enrekang

    Sat Lantas Polres Enrekang Melaksanakan Giat Patroli Blue Light Di Wilayah Kota Enrekang

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 50
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Dalam upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), personel Satlantas Polres Enrekang melaksanakan patroli malam hari di wilayah hukum Pos Lantas Enrekang. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 19 Agustus 2026, mulai pukul 21.00 WITA hingga selesai. Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan patroli malam sekaligus menghidupkan senter pengatur lalu lintas pada […]

  • Bupati Sidrap Sambut Silaturahmi Syakira Lovers, Dukung Penuh Syakira di DA7

    Bupati Sidrap Sambut Silaturahmi Syakira Lovers, Dukung Penuh Syakira di DA7

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 1.470
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Malam penuh kehangatan menyelimuti Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Sabtu (16/8/2025), ketika Koordinator Syakira Lovers, H. Ilham Junaedy, bersilaturahmi dengan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif. Pertemuan ini membawa kabar gembira: putri kebanggaan Sidrap, Andi Syakira, resmi melaju ke babak TOP 22 Dangdut Academy (DA7) Indosiar. H. Ilham Junaedy atau akrab disapa Kakak IJ […]

  • Gerakan Anti Mager Siap Digelar, Nurkanaah Tekankan Sinergi Unsur Pendidikan di Sidrap

    Gerakan Anti Mager Siap Digelar, Nurkanaah Tekankan Sinergi Unsur Pendidikan di Sidrap

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SIDRAP — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, memimpin rapat koordinasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta, se-Kabupaten Sidrap. Pertemuan tersebut berlangsung di Aula SMAN 2 Sidrap, Pangkajene, Kecamatan Maritengae, Kamis (11/6/2026). Rapat dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Sidrap Sirajuddin, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah […]

  • Polres Enrekang bersama Pemkab Enrekang melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Kec. Anggeraja

    Polres Enrekang bersama Pemkab Enrekang melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Kec. Anggeraja

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 324
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID- Secara simbolis, jagung ditanam antara lain oleh Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, Plh. Sekda Enrekang Suparman P, Ketua Pengadilan Negeri Enrekang, Fausiah, dan unsur Forkopimda lainnya. Rabu(9/7/2025) Plh Sekda Enrekang Suparman P, mengatakan penanaman jagung serentak ini adalah upaya kolaboratif dalam meningkatkan produktivitas lahan dan ikut mewujudkan swasembada pangan tahun 2025. ” […]

  • Ikhtiar Hadapi Kekeringan, Kodim 1404/Pinrang Gelar Shalat Istisqa

    Ikhtiar Hadapi Kekeringan, Kodim 1404/Pinrang Gelar Shalat Istisqa

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID-Sebagai bentuk ikhtiar dan doa dalam menghadapi kondisi kekeringan serta memohon turunnya hujan, Kodim 1404/Pinrang melaksanakan Shalat Istisqa bersama personel TNI dan masyarakat, Senin (31/08/2026). Pelaksanaan Shalat Istisqa berlangsung dengan khidmat. Para peserta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar diberikan rahmat berupa turunnya hujan, sehingga dapat membantu mengatasi dampak kekeringan yang dirasakan masyarakat, khususnya […]

expand_less